Queenara

Queenara
Bertemu Daddy



"Hua... Daddy..." Boy mulai merengek karena mengetahui Daddynya akan pergi meninggalkannya. Melihat cucunya yang tidak ingin dipisahkan dari Kevin membuat Mama Lita segera memberi pengertian pada Boy jika Kevin harus kembali bekerja di perusahaannya.


"Daddy berjanji akan menemuimu lagi, Boy." Ucap Kevin sambil mengusap kepala putranya dengan sayang. Dengan berat hati Kevin pun berpamitan untuk kembali ke perusahaannya diikuti Marvel dan Dio yang juga ikut berpamitan kepada Papa Adam dan Mama Lita.


"Daddy..." Boy memberontak di dalam gendongan Mama Lita sambil memanggil-manggil nama Kevin.


"Tenanglah, Boy... Daddy pasti akan menemuimu kembali esok hari." Ucap Mama Lita berusaha menenangkan Boy.


Papa Adam yang berada di sebelah Mama Lita pun hanya diam menatap lurus ke depan sambil berpikir tentang apa yang ia lihat saat ini. Hati kecilnya kini sudah mulai terketuk melihat ketulusan Kevin pada cucunya dan sikap sopan Kevin padanya meski ia sudah melayangkan tatapan tidak sukanya secara terang-terangan pada Kevin.


Apa aku terlalu egois jika bersikeras menentang hubungan Kevin dan Queen? Tanya Papa Adam dalam hati yang kini mulai meragu.


***


"Mommy... Mommy dah pulang!" Boy nampak melompat-lompat melihat Queen yang baru saja masuk ke dalam rumah.


Queen mempercepat langkahnya menghampiri putranya yang nampak girang melihat kepulangannya. Rasa lelah yang ia rasakan seakan sirna begitu saja melihat senyuman di wajah tampan putranya.


"Apa kau sangat senang melihat Mom sudah pulang, hem?" Queen memberikan ciuman bertubi-tubi di kening dan kedua pipi putranya.


"Ehe..." Boy tertawa-tawa merasa geli karena ciuman yang Queen berikan.


Queen mengangkat tubuh Boy dan mendudukkannya di atas sofa. Setelahnya ia pun duduk di sofa yang bersebelahan dengan Boy.


"Mommy dengar Boy tadi diajak Kakek dan Nenek bermain di tempat bermain. Apa itu benar, hem?" Tanya Queen pada Boy.


"Iya, Mommy!" jawab Boy bersemangat. "Boy jumpa Daddy!" Adunya pada Queen.


Queen menatap Boy dengan wajah bingung. "Boy bertemu Daddy di tempat bermain?" Tanya Queen mengulang ucapan putranya.


"Ya Mommy. Jumpa Daddy, Tak Zel, Zico!" Ucapnya menyebutkan nama siapa saja yang ia temui.


Queen terdiam seraya berpikir. Bagaimana bisa putranya itu bertemu dengan Kevin di luar di saat jam kerja. Namun ia dapat mempercayai ucapan Boy setelah Boy menyebutkan nama-nama anak Daniel dan Naina.


"Tak Zel, Ziko, ajak Boy main!" Adunya lagi dengan riang seolah menggambarkan pertemuan mereka tadi sangat menyenangkan.


"Siapa lagi yang Boy temuai selain Daddy, Kak Zel dam Ziko?" Tanya Queen sambil menatap Boy intens.


"Itu..." Boy nampak sulit untuk mengatakan dua nama yang ingin ia ucapkan.


"Ya, Om Dio, Mapel!" Jawabnya dengan cadel.


"Apa mereka bertugas menjaga kedua anak Daniel hari ini?" Gumam Queen menebak-nebak. "Ternyata benar jika tadi Boy bertemu dengan Kevin." Lanjutnya lagi.


"Queen... kau sudah pulang?" Suara lembut dari Mama Lita yang sedang menuruni tangga mengalihkan perhatian Queen.


"Mamah..." Queen tersenyum menyambut kedatangan Mamanya.


Mama Lita membalas senyuman Queen lalu mendaratkan bokongnya di sofa single yang berhadapan dengan Queen dan Boy.


"Mamah, apa benar jika tadi Boy bertemu dengan Kevin dan teman-temannya saat berada di tempat bermain?" Tanya Queen memastikan ucapan Boy.


Mama Lita mengangguk sebagai jawaban. "Kami tidak sengaja bertemu di tempat bermain tadi." Ucap Mama Lita lalu menjelaskan pertemuan mereka bersama Kevin dan apa saja yang dilakukan Kevin dan Boy di area bermain.


Queen tersenyum mendengar Kevin yang terlihat begitu menyayangi Boy. Dan bukan hanya pada Bou, Kevin juga begitu menyayangi Zeline dan Ziko yang sudah ia anggap sebagai keponakan kandungnya sendiri.


"Sejak dari dalam kandungan Kevin sudah sangat menyayangi Boy, Mah." Cerita Queen pada Mama Lita. Queen pun turut menceritakan bagaimana perhatian Kevin padanya saat mengandung Boy dulu.


Mendengar ucapan Queen membuat Mama Lita melebarkan senyumannya karena firasatnya selama ini benar jika Kevin adalah pria baik yang dapat ia percaya menjaga dan menyayangi putrinya dengan baik.


"Kevin adalah sosok yang sangat penyayang pada anak kecil." Ucap Queen memuji mantan suaminya itu.


Mama Lita menatap Queen dengan tersenyum penuh arti melihat wajah Queen yang mulai merona menceritakan segala kebaikan Kevin. "Queen... kau terlihat begitu bahagia menceritakan segala kebaikan Kevin. Apa saat ini kau sudah menyadari jika kau sudah mencintai Kevin?" Tanya Mama Lita dengan tersenyum.


Queen tersenyum lalu menundukkan pandangannya merasa malu karena telah berekspresi berlebihan menceritakan tentang Kevin pada Mama Lita.


"Tidak perlu dijawab karena Mama sudah mengetahui jawabannya." Ucap Mama Lita.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.