
"Marvel?" Queen dan Kevin nampak terkejut melihat keberadaan Marvel di sana.
"Kalian mau apa ke sini?" Tanya Marvel.
"Emh, kami..." Queen nampak ragu untuk menjawabanya.
"Kami ingin memeriksakan kandungan Queen saat ini." Jawab Marvel.
"Apa?" Marvel terkejut mendengarnya. "Maksudmu Queen sedang hamil?" Tanya Marvel.
Kevin mengangguk mengiyakan.
"Oh astaga..." Marvel menggelengkan kepalanya lalu menatap pada perut Queen yang terlihat masih rata. "Selamat." Ucap Marvel sambil mengulurkan tangannya pada Queen.
Queen menyambut uluran tangan Marvel. "Terima kasih, Marvel." Ucapnya sambil tersenyum.
Marvel turut tersenyum membalas senyuman Queen. Pandangan Marvel pun kembali beralih pada Kevin. "Aku tidak menyangka jika kau akan menyusul jejak Daniel memiliki anak dua." Kelakar Marvel.
"Tentu saja. Lalu bagaimana denganmu, kapan kau akan menyusul jejak kami?" Tanya Kevin dengan sedikit mencibir.
"Ck." Lidah Marvel berdecak mendengar ucapan Kevin yang terdengar mencibirnya. "Kau tunggu saja. Sebentar lagi aku akan menyusul jejakmu dan Daniel.
"Maksudmu? Kau sudah berhasil melamar wanita itu?" Tanya Kevin.
Marvel pun mengangguk dengan bangganya.
"Jangan bilang jika kau baru saja menemui calon mertuamu di sini?" Selidik Kevin.
"Tentu saja. Lalu apa lagi tujuanku datang ke sini jika bukan untuk menemui calon mertuaku." Jawab Marvel.
"Baguslah jika kau sudah bergerak secepat itu. Aku harap usahamu akan segera membuahkan hasil yang maksimal." Ucap Kevin serius.
Marvel mengangguk mengiyakannya. Setelah percakapan singkat mereka selesai, Kevin dan Queen pun melangkah masuk ke dalam rumah sakit sedangkan Marvel melanjutkan niatnya untuk kembali ke perusahaannya.
*
Keesokan harinya, dikediaman kedua orang tua Marvel nampak sudah ramai dengan kedatangan Mama Hasna dan Mami Eve. Pagi itu Mama Belinda memang meminta bantuan pada Mama Hasna dan Mami Eve untuk membantunya mempersiapkan acara penyambutan calon menantunya nanti malam.
"Wah, aku tidak menyangka jika Marvel akan segera menikah." Ucap Mami Eve pada Mama Belinda setelah Mama Belinda mempersilahkan mereka duduk di sofa yang ada di ruangan tamu rumahnya.
Mama Belinda tersenyum mendengarnya. "Aku juga tidak menyangka akhirnya sebentar lagi akan memiliki seorang menantu." Jawab Mama Belinda.
"Aku pikir sejak dulu Marvel tidak pernah serius dengan seorang wanita tapi ternyata sekarang ia berhasil mematahkan asumsiku itu." Ucap Mama Hasna. Bukan tanpa alasan Mama Hasna mengatakan itu karena sejak dulu Marvel selalu malas jika dipertanyakan tentang seorang wanita yang akan menjadi calon istrinya.
Mama Belinda tertawa mendengarnya. "Ya. Aku juga sempat berpemikiran yang sama denganmu. Dan sekarang aku merasa senang sekali karena akhirnya putra sematawayangku akan menikah juga." Ucap Mama Belinda merasa bangga.
"Oh ya, dimana cucu-cucu kalian? Kenapa kalian tidak membawanya?" Tanya Mama Belinda.
"Bagaimana kami ingin membawa mereka. Yang ada nanti kami bukan membantumu justru menjaga cucu-cucu kami di sini." Jawab Mami Eve.
"Agh, sayang sekali. Padahal aku sudah merindukan cucu-cucu kalian yang sangat menggemaskan itu." Ucap Mama Belinda.
"Lain kali kami akan mengajak mereka bermain di sini. Untuk sekarang lebih baik kita fokus mempersiapkan acara penyambutan kedatangan calon menantumu untuk nanti malam." Jawab Mama Hasna.
"Baiklah, kalau begitu ayo kita mulai mempersiapkan bahan-bahan untuk memasak nanti." Ajak Mami Evi yang diangguki Mama Belinda dan Mama Hasna.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.