Queenara

Queenara
Alasan ada di sini



"Bisakah kita bertemu siang ini?" Gumam Queen membaca pesan di ponselnya. Queen pun membuka foto profil sang pemilik pesan yang sudah ia ketahui siapakah orangnya. Siapa lagi jika bukan Kevin mantan suaminya.


"Bagaimana ini, apa aku harus menolaknya? Tapi aku sudah berjanji untuk bertemu kembali dengannya." Queen menghela nafas panjang. Tak lama ia pun mengetikkan pesan balasan untuk Kevin yang berisi persetujuan atas ajakan Kevin.


"Lebih baik aku pergi sekarang saja sebelum Papa kembali ke perusahaan." Ucap Queen lalu segera bangkit dari duduknya.


Lima belas menit berlalu, Queen pun telah sampai di salah satu resto yang menjadi tempat pertemuannya dengan Kevin. "Dimana dia?" Gumam Queen sambil menatap sekitar mencari keberadaan Kevin. Tak lama seorang pelayan pun datang menghampirinya dan memberitahu keberadaan Kevin saat ini.


"Ruangan VIP?" Gumam Queen sebelum masuk ke dalam ruangan yang ditunjuk oleh pelayan. Tangan Queen pun dengan ragu membuka hendle pintu dan saat pintu terbuka betapa terkejutnya Queen melihat sosok yang berada di dalam ruangan bukan hanya Kevin melainkan ada Daniel, Marvel dan Dio di sana.


"Selamat datang Queenara." Sapa Dio dan Marvel bersamaan sedangkan Daniel dan Kevin memilih tersenyum tipis menyambut kedatangan Queen.


Kenapa mereka ada di sini? Tanya Queen dalam hati sambil melangkah masuk ke dalam ruangan. Queen tersenyum kaku menatap Kevin, Daniel, Dio dan Marvel yang kini ada di depannya. Ia merasa gugup dan sedikit canggung bertemu dengan teman-teman, mantan tunangan dan mantan suaminya itu.


"Kalian ada di sini?" Tanya Queen.


Marvel dan Dio mengangguk. "Ya. Kami ada di sini karena kami ingin makan bersamamu." Ucap Dio.


"Oh... senang bertemu kalian kembali." Queen mengulurkan tangannya pada Dio untuk berjabat tangan lalu bergantian dengan Marvel, Kevin dan Daniel.


"Silakan duduk dulu." Ajak Kevin.


Queen mengangguk dan mendaratkan bokongnya di kursi kosong yang berhadapan dengan Kevin. Suasana canggung pun mulai menyelimuti Queen saat pandangan Kevin, Dio dan Marvel kini terpusat kepadanya. Sementara Daniel menatap ke arah lain seolah enggan menatapnya. Bukannya merasa tidak suka dengan Queen, hanya saja Daniel tidak ingin berlama-lama menatap wanita lain selain istri dan anaknya.


Seorang pelayan yang baru saja masuk ke dalam ruangan menyelamatkan Queen dari suasana canggung. "Apa kalian sudah memesan makanan?" Tanya Queen.


"Kami sudah memesan makanan. Pesanlah untuk dirimu." Ucap Kevin.


Queen menganggukkan kepalanya lalu melihat buku menu dan menyebutkan pesanannya. Setelah pelayan keluar dari dalam ruangan, Queen kembali dihadapkan dengan tatapan tiga pria di depannya saat ini.


"Queenara..." ucap Marvel dengan tatapan serius.


"Emh, ya?" Ucap Queen.


"Jangan terlalu canggung begitu, kita ini masih teman-temanmu dan bukan hantu." Kelakar Dio. Marvel pun tertawa setelah mendengar ucapan Dio yang seketika melunturkan raut serius di wajahnya.


"Begitu dong. Kalau tersenyum tulus begini kau terlihat lebih manis." Kelakar Dio. Ucapannya pun berhasil membuat Kevin menatapnya dengan tajam. "Agh, maaf, sepertinya aku sudah salah berbicara." Ucap Dio kemudian sambil menatap takut pada Kevin.


Marvel menahan senyumannya melihat Kevin secara terang-terangan menunjukkan rasa cemburunya. Sementara Daniel menggelengkan kepalanya melihat sikap teman-temannya yang tidak pernah berubah jika bertemu dengan Queen.


"Ehem." Deheman Daniel pun membuat perhatian mereka teralihkan kepadanya. "Queen, setelah makan siang ini selesai bisakah kau meluangkan waktumu sebentar untuk berbicara dengan kami?" Tanya Daniel penuh maksud.


Queen seketika menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Tidak ada lagi tatapan penuh cinta yang Queen berikan pada Daniel seperti saat mereka masih bersama dulu. Dan itu semua tak luput dari penglihatan Kevin yang membuatnya dapat menghela nafas lega.


Marvel dan Dio pun turut menghela nafas lega melihat respon Queen yang mau berbicara dengan mereka. Tak lama seorang pelayan pun datang menghidangkan makanan untuk mereka.


"Silahkan makan dulu." Ucap Kevin setelah semua makanan terhidang di atas meja.


"Baiklah, ayo makan, perutku sudah sangat lapar." Cetus Dio yang diangguki mereka sebagai jawaban.


*


Setelah selesai menghabiskan makan siang mereka masing-masing, Daniel pun berdehem untuk memulai percakapan di antara mereka.


"Queen..." ucap Kevin membuka pembicaraan di antara mereka.


Queen mengangkat kepalanya yang tertunduk lalu menatap pada Kevin. "Ada apa? Apa ada hal yang ingin kau sampaikan?" Tanya Queen sambil menatap Kevin dengan tatapan penuh tanya.


Kevin menganggukkan kepalanya. "Terlalu banyak hal yang ingin aku bicarakan kepadamu, Queen." Ucap Kevin.


Queen tertegun. Pandangannya kini terpusat pada Kevin seolah tiada satu pun orang di sana selain mereka.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.