
Queen tersenyum mendengarnya. "Kau benar. Mungkin karena terlalu lelah bermain membuat Boy terlelap dengan cepat." Ucap Queen. "Kalau begitu ayo kita masuk." Ajaknya.
Kevin mengangguk lalu berjalan masuk ke dalam rumah. Saat baru saja membuka pintu rumah, Queen dan Kevin sudah dikejutkan melihat keberadaan Papa Adam yang berdiri di depan pintu.
"Kalian baru pulang?" Tanya Papa Adam.
"Kenapa Papa belum tidur?" Tanya Queen tanpa menjawab pertanyaan Papa Adam. Sedangkan Kevin sudah lebih dulu menjawab pertanyaan Papa Adam dengan anggukan kepalanya.
"Papa menunggumu dan Boy pulang." Jawab Papa Adam singkat.
Queen mengangguk paham lalu beralih menatap pada Kevin. "Kev, kemarikan Boy, biar aku saja yang membawanya ke kamar." Ucap Queen.
Kevin menurut dan segera memberikan Boy pada Queen.
"Naiklah ke kamar, Papa ingin berbicara dengan Kevin lebih dulu." Titah Papa Adam pada Queen.
Queen nampak ragu membiarkan Papanya ingin berbicara dengan Kevin. Ia masih saja takut jika Papa Adam berbicara tidak baik dengan ayah dari anaknya itu. Mengerti arti tatapan Queen yang penuh kekhawatiran, Kevin pun tersenyum seolah mengatakan semua akan baik-baik saja.
"Baiklah, Queen pamit naik ke kamar dulu." Ucap Queen yang diangguki Papa Adam dan Kevin sebagai jawaban.
Setelah melihat Queen semakin menjauh dari mereka, Papa Adam pun kembali menatap pada Kevin. "Apa Queen sudah memberitahukanmu tentang hubungan Riri dan Mirza saat ini?" Tanya Papa Adam pada Kevin.
Kevin menggelengkan kepalanya. "Queen tidak mengatakan apapun pada saya, Pa." Jawab Kevin.
Papa Adam pun menceritakan hubungan Mirza dan Riri saat ini serta rencana Mirza yang ingin melamar Riri satu bulan lagi. Kevin yang mendengarkan ucapan Papa Adam cukup terkejut mendengarnya. Ia kira sampai saat ini Mirza masih menaruh perasaan pada istrinya, namun ternyata apa yang ia pikirkan tidak terjadi.
"Papa ingin, sebelum Mirza dan Riri menikah, kau dan Queen sudah menikah." Ucap Papa Adam mengutarakan maksud ucapannya.
Kevin menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. "Saya akan mengusahakan akan menikah dengan Queen sebelum Mirza menikah dengan Riri." Tekad Kevin.
"Papa tunggu usaha darimu." Jawab Papa Adam.
*
Tiga hari tanpa terasa telah berlalu, hari yang dinantikan Kevin dan Queen pun tiba dimana ia akan datang ke rumah kedua orang tua Queen dengan membawa kedua orang tuanya untuk melamar Queen kembali menjadi istrinya. Lima buah mobil nampak beriringan masuk ke dalam perkarangan rumah orang tua Queen yang menjadi pertanda jika Kevin dan keluarga sudah datang ke rumah Queen.
Setelah mobil terparkir di depan rumah, Kevin nampak turun dari dalam mobil diikuti kedua orang tuanya dan teman-temannya. Terlihat di sana Mama Hasna juga datang dengan membawa Farhan dan Fahri bersamanya. Daniel pun terlihat membawa keluarga kecilnya. Dan saat ini ia terlihat tengah menggendong Ziko dan Marvel menggendong Zeline.
Di depan pintu rumah, Papa Adam dan Mama Lita nampak sudah menyambut kedatangan mereka dengan senyuman manis terkembang di wajah mereka. Kevin dan keluarganya berjalan lebih dulu menghampiri Mama Lita dan Papa Adam lalu saling berjabat tangan.
Di belakang Kevin dan keluarganya, Naina, Mama Hasna, Dara dan yang lainnya terlihat membawa bingkisan di tangan mereka masing-masing.
"Ini rumah Anty Queen, Om?" Bisik Zeline di telinga Marvel.
"Ya. Ini rumah kedua orang tua Anty Queen." Jawab Marvel.
Zeline mengangguk-anggukkan kepalanya. Pandangannya pun tertuju pada Farhan dan Fahri yang nampak diam tidak seperti biasanya. "Apa Kak Farhan dan Fahri sedang kesurupan?" Tanya Zeline merasa heran.
"Hust, jangan berbicara sembarangan." Bisik Marvel sambil mengusap gemas kepala Zeline.
"Ayo silahkan masuk dulu." Ucap Papa Adam yang diangguki keluarga Kevin sebagai jawaban. Kevin dan keluarga masuk lebih dulu ke dalam rumah diikuti yang lainnya.
Setelah masuk ke dalam rumah, Naina dan yang lainnya pun dituntun untuk meletakkan bingkisan yang mereka bawa di tengah ruangan. Sedangkan Kevin sudah duduk lebih dulu di tempat yang sudah ditunjuk Papa Adam. Sejak masuk ke dalam rumah, Kevin terus mengedarkan pandangannya mencari sosok wanitanya yang tak kunjung terlihat di pandangannya.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.