
"Ya. Dia adalah anak Om Kevin dan Aunty Queen." Jawab Kevin lagi.
"Apa? Ini adalah adik bayi? Adik bayi kembaran Ziko?" Tanya Zeline dengan tatapan tak percaya.
Kevin pun menganggukkan kepalanya sebagai jawaban pada Zeline.
"Daddy..." Boy yang merasa posisinya terancam pun merengek pada Kevin.
"Jangan takut... Kakak Zeline tidak akan jahat kepada Boy." Tutur Kevin lembut.
Zeline mendekat pada Kevin lalu memegang kaki Boy. "Hei... kenapa adik bayi terlihat takut kepadaku?" Tanya Zeline dengan wajah bingung.
"Itu karena Zel menatapnya dengan garang." Timpal Marvel yang sudah berada di belakang Kevin bersama Dio.
"Tidak. Zel tidak garang pada adik bayi." Zeline menggeleng-gelengkan kepalanya. "Benar begitu kan, Ziko?" Tanya Zeline pada Ziko yang tidak akan mengerti maksud ucapannya.
Dan benar saja, Ziko kini menatap Zeline dengan wajah bingungnya.
"Ah sudahlah. Lebih baik sekarang Zel, Ziko dan Boy saling berkenalan." Saran Dio.
Mendengar ucapan Dio membuat Zeline dengan cepat mengulurkan tangannya pada Boy yang kini berada di pangkuan Kevin.
"Hai bocil... perkenalkan namaku Zeline. Princes cantiknya Papah Daniel dan Mamah Nai." Ucap Zeline dengan gaya centilnya. Tak lupa sebelah tangannya yang bebas memainkan rambut panjangnya yang tergerai indah.
"Boy..." Kevin dengan lembut mengarahkan tangan Boy pada Zeline. "Perkenalkan namaku adalah Boy." Ucap Kevin memperkenalkan Boy dengan menirukan suara anak kecil.
Zeline tersenyum melihat wajah Boy yang sudah nampak tidak takut kepadanya. Tangannya yang tengah memainkan rambut panjangnya pun beralih mengusap rambut Boy yang membuat Boy tersenyum malu kepadanya.
"Kau ganteng seperti Daddymu." Ucap Zeline yang turut malu-malu menatap Boy.
"Oh astaga..." Marvel dan Dio hampir tersedak ludahnya sendiri melihat sikap centik Zeline yang tidak berubah sejak dulu.
Tak jauh dari mereka berada, Papa Adam dan Mama Lita menatap mereka dengan ekspresi yang berbeda. Jika Mama Lita menatap mereka dengan tersenyum, berbeda dengan Papa Adam yang menatap mereka dengan datar namun berbeda dengan hatinya yang sedikit terketuk melihat perhatian Kevin pada cucunya dan cucu dari rekan bisnisnya.
Papa Adam memilih diam namun tak membantah dalam hati ucapan Mama Lita karena benar adanya. Ia dapat melihat ketulusan dan kasih sayang Kevin pada cucunya termasuk pada cucu rekan kerjanya itu.
Papa Adam dan Mama Lita pun memilih duduk di kursi tunggu sambil memperhatikan Boy, Zeline dan Ziko yang kini nampak sudah akrab bermain bersama dengan diawasi Kevin, Marvel dan Dio di sekitar mereka.
Setelah satu jam bermain bersama, Kevin pun menghampiri Papa Adam dan Mama Lita sambil menggendong Boy.
"Papa... Mama..." ucap Kevin dengan ramah pada Papa Adam dan Mama Lita.
"Apa kau sudah ingin kembali ke perusahaan?" Tanya Mama Lita sambil tersenyum.
Kevin menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. "Satu jam lagi ada pertemuan penting di perusahaan yang harus Kevin hadiri, Mah." Jelas Kevin.
"Hua... Daddy..." Boy mulai merengek karena mengetahui Daddynya akan pergi meninggalkannya. Melihat cucunya yang tidak ingin dipisahkan dari Kevin membuat Mama Lita segera memberi pengertian pada Boy jika Kevin harus kembali bekerja di perusahaannya.
"Daddy berjanji akan menemuimu lagi, Boy." Ucap Kevin sambil mengusap kepala putranya dengan sayang. Dengan berat hati Kevin pun berpamitan untuk kembali ke perusahaannya diikuti Marvel dan Dio yang juga ikut berpamitan kepada Papa Adam dan Mama Lita.
"Daddy..." Boy memberontak di dalam gendongan Mama Lita sambil memanggil-manggil nama Kevin.
"Tenanglah, Boy... Daddy pasti akan menemuimu kembali esok hari." Ucap Mama Lita berusaha menenangkan Boy.
Papa Adam yang berada di sebelah Mama Lita pun hanya diam menatap lurus ke depan sambil berpikir tentang apa yang ia lihat saat ini. Hati kecilnya kini sudah mulai terketuk melihat ketulusan Kevin pada cucunya dan sikap sopan Kevin padanya meski ia sudah melayangkan tatapan tidak sukanya secara terang-terangan pada Kevin.
Apa aku terlalu egois jika bersikeras menentang hubungan Kevin dan Queen? Tanya Papa Adam dalam hati yang kini mulai meragu.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.