
"Apa kau menyukainya, Sayang?" Bisik Kevin di telinga Queen. Kedua tangannya pun mulai melingkar di pinggang ramping Queen.
Queen membalikkan tubuhnya dan tersenyum pada Kevin. "Aku menyukainya, Sayang." Jawab Queen malu-malu.
Kevin tersenyum melihat rona merah yang kembali muncul di kedua pipi Queen. Queen saat ini terlihat seperti pengantin baru yang masih terlihat kaku pada pasangannya.
"Aku senang dengan panggilan itu. Bisakah untuk seterusnya kau tetap memanggilku seperti itu?" Tangan Kevin terangkat mengelus pipi Queen.
"Bisa, Sayang." Jawab Queen sambil tersenyum.
Kevin menatap wajah Queen dengan intens sambil tersenyum. "Terima kasih, Sayang." Ucap Kevin lalu mulai mendekatkan wajahnya pada Queen.
Queen pun sontak memejamkan kedua kelopak matanya saat wajah Kevin semakin dekat dengannya. Hembusan nafas Kevin yang beraroma mint semakin tercium dengan jelas di penciumannya. Seaat kemudia kedua kelopak mata Queen yang tertutup seketika terbuka saat merasakan sesuatu yang kenyal menempel di bibirnya.
Queen menatap tak percaya pada Kevin yang kini tengah menciumnya secara sadar. Ciuman lembut yang perlahan membuat Queen menutup kedua kelopak matanya kembali. Kevin pun turut memejamkan kedua kelopak matanya dan semakin memperdalam ciumannya hingga ciuman lembut itu kian memanas.
Kevin menahan tengkuk Queen saat Queen hendak menjauhkan wajahnya darinya. Ia semakin memperdalam ciumannya dan tangannya mulai bekerja mengusap punggung Queen dengan lembut. Perlahan tangannya pun bergerak menyingkap baju yang Queen kenakan dan menyeliap masuk ke dalamnya. Kevin dapat merakan jika tubuh Queen menegang saat tangannya mengusap kulit punggung Queen dengan lembut.
"Kev..." lirih Queen dengan kedua mata terpejam saat Kevin melepaskan sejenak ciumannya.
Kevin tak menjawab ucapan Queen dan kembali membenamkan bibirnya di bibir manis Queen. Tangannya yang tengah mengusap kulit punggung Queen pun mulai begerak semakin ke depan hingga berhenti di area yang ia sukai. Kevin tanpa ragu memainkannya hingga membuat Queen mengeluarkan suara yang sangat terdengar indah di telinganya.
Cukup lama Kevin memainkan kedua aset milik Queen sambil mencium lembut bibir manis Queen. Kevin pun dengan perlahan menuntun Queen mendekat pada ranjang dan menjatuhkan tubuh Queen dengan perlahan tanpa melepaskan ciuman di antara mereka. Tangannya semakin bekerja dengan cepat bermain di kedua aset milik Queen hingga membuat Queen tak kuasa menahan suara yang terdengar indah di telinga Kevin.
Ia pun tanpa malu membalas ciuman Kevin dengan lebih menuntut hingga membuat Kevin tersenyum dalam ciumannya. "Kau menyukainya, Sayang?" Kevin menghentikan sejenak aktivitasnya dan menatap intens wajah Queen.
Queen tersenyum mendengarnya lalu berusaha menghilangkan rasa malunya dengan menarik tengkuk Kevin dan membenamkan bibirnya di bibir tebal Kevin karena ia belum rela Kevin melepaskan ciuman mereka begitu saja. Kevin tak menyia-nyiakan kesempatan yang Queen berikan dengan semakin memberika sentuhan-sentuhan lembut di tubuh Queen dan menyingkap baju Queen ke atas hingga menampakkan sesuatu yang sudah sangat ingin ia lihat sejak tadi.
"Tubuhmu sangat indah, Queen..." ucap Kevin dengan parau.
Queen tersenyum dan menatap Kevin dengan tatapan penuh permintaan. Kevin tersenyum lembut pada Queen sebelum akhirnya membenamkan bibirnya di salah satu aset Queen yang terlihat begitu menggoda di matanya.
Walau sudah pernah mencoba sebelumnya, namun entah mengapa Kevin merasa lebih nikmat karena bagian menonjol di tubuh Queen terlihat lebih besar dan menantang dari sebelumnya.
Cukup lama Kevin memberikan sentuhan-sentuhan lembut di tubuh Queen yang membuat tubuh Queen menggeliat tak karuan. Setelah merasa Queen sudah semakin terbuai dengan sentuhan yang ia berikan, Kevin pun menatap Queen dengan tatapan penuh permintaan.
"Bolehkah aku melakukannya?" Tanyanya parau.
Queen yang sudah sangat menginginkan sentuhan lebih dari Kevin dan tanpa sadar jika pakaian di tubuhnya sudah hampir terlepas seluruhnya pun dengan cepat mengangguk dan menarik kembali tengkuk Kevin. Mendapat persetujuan dari Queen membuat Kevin dengan cepat membantu Queen melepas pakaian yang masih tersisa di tubuh Queen hingga Kevin dapat melihat dengan sempurna indahnya tubuh wanita yang sangat dicintainya itu.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.