
Tahun 1236, 8 April.
Perkemahan Utama Tentara Gabungan Utara Kerajaan Rowling, Dataran Selatan Lembah Vietra.
Pagi Hari.
Sebuah tenda yang sangat besar berwarna merah dengan kesan yang sangat glamor berdiri di tengah-tengah perkemahan tentara gabungan.
Dijaga oleh seorang prajurit di setiap sudut tenda dengan dua orang yang menjaga pintu masuknya, seorang pemuda yang terlihat agak gemuk yang memegang sebuah cerutu di tangan kirinya sedang berjalan secara bolak-balik seolah sedang kebingungan memikirkan sesuatu.
Pemuda itupun menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya untuk menghadap meja yang berada di tengah ruangan. Bermaksud untuk menenangkan diri, dia menghisap cerutunya dan berkata, "Fuah!" sembari mengeluarkan banyak asap yang berwarna keputihan dari mulutnya.
Tetap saja, itu tidak membawa ketenangan kepada hati pemuda tersebut yang sejak beberapa hari lalu sangat gelisah.
Cih, aku harus merebut Benteng Veldaz jika aku ingin mengembalikan nama baikku!
Para prajurit yang berjaga hanya menatap pemuda tersebut dengan tatapan mencemooh.
Ya, sosok tersebut merupakan Frontier Count Dupent saat ini, Lavreigh von Dupent, Jenderal Utama Tentara Gabungan Bangsawan Utara Kerajaan Rowling.
Bagi House of Dupent yang telah dipercaya perihal kekuatan militernya oleh kerajaan dan bangsawan utara selama puluhan tahun, selalu menjadi Jenderal Utama yang memegang kendali penuh atas tentara gabungan para bangsawan utara saat berperang dengan Kerajaan Natrehn.
Dikarenakan kegagalannya dalam perang pertamanya meskipun telah mempelajari puluhan kemenangan yang pendahunya lakukan, Lavreigh menerima banyak hujatan dan dipandang sebelah mata oleh banyak bangsawan dan bahkan oleh ksatrianya sendiri.
Tentu saja, itu karena yang menyebabkan situasi ini adalah dirinya sendiri.
Mengabaikan saran dari ksatria dan para bangsawan lain, Lavreigh merasa pendapatnya adalah hal yang paling benar dan memaksa semua bangsawan untuk mengikuti strateginya.
Para bangsawan juga tidak dapat menolak perintah Lavreigh dikarenakan pengaruh House of Dupent yang telah membawa mereka menuju kemenangan beruntun selama puluhan tahun berperang dengan Kerajaan Natrehn.
Bak nasi telah menjadi bubur, akibat Lavreigh yang terlalu dimanja oleh Count sebelumnya, ia pun tumbuh sebagai pribadi dimana ia memandang remeh orang lain, apalagi yang memiliki kasta lebih rendah darinya.
Seorang perwira dengan armor full plate memasuki tenda Lavreigh dan memberi hormat. Dengan nada tegas, perwira tersebut berkata, "Lapor! Pasukan Pendahulu Margrave Rueter telah tiba!"
Secercah harapan muncul di dalam hati Lavreigh. Seolah tidak sabar, ia berteriak, "Cepat panggil kemari!"
Namun, ia merasa sedikit aneh dengan kejadian ini.
Bukankah aku mengirimkan permintaan bantuan untuk Tentara Reguler Kerajaan Rowling?
Dan juga, meskipun Ares menjadi bangsawan yang sedang naik daun, mengapa kerajaan mengirimnya yang notabene memiliki wilayah di ujung barat kerajaan?
Aku tidak mengerti.
Tetap saja, ayo manfaatkan semua yang bisa kumanfaatkan.
Beberapa saat menunggu sembari menghisap cerutunya, seorang perwira yang melaporkan padanya kembali memasuki ruangan bersama dengan seorang pria berusia sekitar 50 tahun yang terlihat kekar di belakangnya.
Ketika ia telah mendekati Lavreigh, ia memberi hormat dan berkata dengan nada tegas, "Lapor! Kami telah membawa Komandan Pasukan Pendahulu Margrave Rueter, Don Krego!"
Don melangkah maju dan memberi hormat kepada Lavreigh sembari tersenyum, ia pun berkata, "Selamat pagi, Count."
Ketika Don mengulurkan tangannya kepadanya untuk bersalaman, Lavreigh menepis tangannya dan berkata dengan kesal, "Cih, apa maumu, Sialan?!"
Meskipun Lavreigh berhadapan dengan salah satu ksatria utama dari seorang bangsawan besar dan bahkan bertindak sebagai perwakilannya, ia tetap meremehkannya dan mendengus kesal.
"Berapa banyak pasukan yang kau bawa?!" tanya Lavreigh dengan berteriak kesal.
"Margrave Rueter mempercayakan 2.000 prajurit kepada saya sebagai pendahulu, Count," jawab Don yang sedikit muak dengan sikap Lavreigh.
"Mengapa sedikit sekali?! Apakah kalian benar-benar berniat membantu kami?!" tanya Lavreigh kembali dengan nada kesal.
"Dalam dua hari, pasukan utama kami yang berkekuatan 10.000 prajurit akan tiba—" jawab Don.
BRAK!
Karena merasa semakin tersudut dengan jumlah bantuan yang bagi Lavreigh sangat kecil, ia pun menggebrak meja dengan tangannya yang tidak memegang cerutu seolah melampiaskan stresnya.
"Hanya 10.000?! Kalian serius?! Apakah Ares benar-benar tidak peduli jika kami kehilangan Benteng Veldaz?!" tanya Lavreigh yang kesal.
Meskipun sangat muak dengan sikap Lavreigh kepadanya, Don hanya dapat bersabar mengingat seseorang di depannya yang juga merupakan seorang bangsawan dengan pangkat tertinggi di perkemahan ini.
Tetap saja, Don sangat tenang karena ia telah mendapat laporan dari unit pengintai Canaria jika Benteng Veldaz yang berada dalam keadaan kacau.
Saat mengetahuinya, Don hanya dapat terheran-heran bagaimana Tuannya dapat memprediksikan hal seperti itu.
Dengan sedikit penundaan, Don menjawab, "Itu merupakan perintah yang diberikan secara langsung oleh Margrave Rueter kepada kami, Count."
Seolah tidak dapat membendung amarahnya lagi, Lavreigh membuang cerutunya ke kepala Don dan berteriak, "Sialan! Aku tidak mengira Ares benar-benar bodoh!"
Don hanya sedikit menggerakkan kepalanya ke samping seolah menghindarinya dengan gerakan yang minimal. Karena sangat kesal bahwa Lavreigh mengolok-olok Tuannya, Don berkata, "Count, ingatlah bahwa Anda berada dalam keadaan yang sangat terjepit."
"Jangan mengguruiku, Sialan! Jika begitu, serahkan seluruh pasukanmu saat ini juga!" balas Lavreigh dengan berteriak.
Mengetahui bahwa mereka hanya dapat mengumpulkan sekitar 40.000 prajurit, membuat hati Lavreigh sangat panik ketika mendengar bala bantuan yang dikirimkan kepadanya hanya berjumlah 12.000 mengingat Kerajaan Natrehn masih memiliki sekitar 80.000 prajurit.
Tentu saja, tidak ada satupun perwira serta bangsawan utara yang mengetahui apabila Tentara Kerajaan Natrehn sedang mengalami kekacauan besar di Benteng Veldaz yang telah mereka rebut.
Sedikit tidak puas, Don mendengus dan berkata, "Kami tidak akan bergabung dengan pasukan Anda, Count. Jika Anda menginginkan Tanah Vietra, maka Anda yang harus mengikuti segala strategi yang akan kami lakukan."
"Hah?!" teriak Lavreigh yang kesal.
"Itu adalah pesan yang dititipkan kepada saya oleh Tuan yang ditujukan kepada Anda, Count," timpal Don cepat.
"Jangan berkata omong kosong, Sialan! Keluarga Dupent adalah Pemimpin Tentara Gabungan Bangsawan Utara Kerajaan Rowling selama bertahun-tahun!" teriak Lavreigh setelah mendengar perkataan Don yang sangat tidak masuk akal.
Menyerah berbicara dengan Lavreigh, Don pun berkata, "Saya pergi," lalu pergi tanpa memberi hormat kepadanya.
"Sialan! Beri—" teriak Lavreigh saat melihat Don yang telah berada di pintu tenda.
"Tuan berkata, 'Jika Anda benar-benar ingin mengembalikan kehormatan Anda, ikuti saya," sela Don lalu pergi keluar dari tenda dengan acuh tak acuh.
Tuan Muda, saya benar-benar tidak menyangka Count adalah orang seperti itu meskipun Anda telah memberitahu saya sebelumnya.
Aku sedikit menyesal telah bertemu dengannya.
Don hanya dapat menatap langit yang dapat sedikit menenangkan hatinya sembari berjalan menyusuri perkemahan tentara gabungan bangsawan utara.
...----------------...