Beautiful Monster

Beautiful Monster
Ep2



"gue harus dapetin tuh cewe mau gak mau dia harus jadi pasangan gua!"Batin Andra


......dalam balapan tadi ternyata yang menang adalah Riko karena Andra tidak menanggapinya dengan serius.......


"napa sih lu? dari pagi lu itu kek beda??"Tanya Riko menelisir Andra yang kini sedang fokus menatap langit-langit basscamp.


"Andra budeg!"


"hoiii"Jawab Andra, kaget setengah jiwa.


"lu daritadi melongo terus sihhh! Dari tadi gua ngoceh melulu ogeb, lu dengerin gak!" Kesal Riko.


"maap Rik...pikiran gue lagi kemana-mana nih sekarang"Jawab Andra. Mengacak-acak rambutnya asal.


"napa sih lu kek lagi frustasi banget, muka lo sampe keliatan kecot gtuh kek kakek mariono?"


"banget Rik! Coba lo bayangin neh yaaa, kata bokap gua, gua harus ngalahin Martin anak pak Bagus"


"busett otak lo gak bakal nyampe Dra kalo gtuh,HAHAHA!!!!"


Gelak tawa Riko.


"gak gtu juga menyon, gua tuh pinter, lo nya aja yang gaktau"Jawab Andra PD lalu meneloyor kepala Riko.


"iyadeh pantes aja lo tadi pagi keperpus"


"nah makanya....."


"btw Rik lo kenal perempuan yang rambut warna crem gak, kek anak bule gtuh, cantik batt dia ,Rik??"Lanjut Andra.


"siapa emang??"Riko mengingat-ingat semua muka mantannya.


"lo gak kenal?"


"siapa sih yang Riko gak kenal, lo taukan Dra, hampir setengah sekolah udah gue deketin"Jawab Riko dengan santai tanpa rasa salah.


"yh itu sihh lo gak kenal..?"Tanya Andra heran


"keknya gaada tuh cewe yg rambut crem setau gua si Dra. Emang siapasihhh?"


"orang gue ketemu dia di beberapa titik Rik, terakhir gua ketemu dihalte"


"ohhhhh!!! pantes aja lo tinggalin gua Dra, ternyata ada yang lo taksir sekarang yaaa"Riko mengungkit-ungkit kejadian tadi.


"gak tuh"Ucap Andra pura-pura menyembunyikan.


"udah lo jujur aja sama gua, gua malah seneng, baru kali ini seorang Andra Mardeo jatuh cinta, setelah sekian banyak cewe yang ditolak, bahkan babyLolita cewe term*ntok lo tolak.. "jelas Riko panjang lebar.


"gua gak suka cewe kek gtu,Riii"jawabnya singkat


"yodah emang siapa yg lo lagi taksir sekarang...?"


"ada nah makanya gua nanya lo ogeb, lo kan cowo playboy seantero"


"lah lo gak sadar yee bahwa lo juga cowo terdingin seantero??"


"b*cot akh, udah gua pulang aja"


...****************...


"Sore bund"Sapa Andra melihat bundanya yang kini tengah memakai gaun chantik.


"sore sayang"


"mau kemana bund?"


"bunda mau dinner sama ayah diluar"


"Andra gak diajak nih"Ucap Andra pura-pura manja aslinya mah males banget.


"gusah, Andra disini aja, bunda dinner sama ayah itu mau ketemu sama teman perusahaan ayah, bunda tau Andra pasti gak bakal betah nanti"


"oghey bunda, semoga lancar"Ucap Andra lalu memberi jempol.


*Andra nyelonong pergi kekamar tingkat dua.


...----------------...


keesokan harinya...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah pamit kepada ortunya, Andra menuju garasi dan menyalakan motor besar kesayangannya dan GAS POL!! Andra berangkat kesekolah.


Saat tiba di sekolah ,Andra langsung meluncur keperpustakaan, dengan niat Andra ingin mematuhi apa kata ayahnya yg ingin mengalahkan Martin dan Andra juga ingin bertemu dengan sosok perempuan yang kemarin ia temui.


...dan benar saja perempuan itu datang lagi keperpustakaan, kali ini Andra tak mendekatinya namun mengamati perempuan itu....


...Andra seperti detektif conan saat ini....


perempuan itu tampak terlihat senang sekali saat memegang buku fiksi, judulnya Andra tidak begitu terlihat karena ketutupan tangannya.


Dengan cepat Andra mengambil buku perpus secara asal dan mencari perempuan itu dimana ia duduk.


^^^*hampir saja Andra mau mimisan.^^^


Niatnya kini semakin yakin tuk memiliki perempuan itu. Tanpa sadar langkah kaki Andra tergerak sendiri menuju bangku sang gadis.


*saat ini Andra telah duduk tepat didepannya, membuat Andra tampak kikuk.


"haiii"sapa Andra dengan senyum kikuk.


perempuan itu tak jawab ia sangat fokus sekali, membuat Andra sedikit kesal.


luckily you are beautiful and you are unique-Batin Andra.


(untung kamu cantik dan kamu unik)


To The Point. Andra menanyakan langsung namanya, untuk mempersingkat waktu.


"gue mau tanya nama lo siapa?"


Seketika perempuan itu melihat kearah Andra. wajahnya terlihat datar, pikirannya masih fokus pada buku yg ia baca namun manik mata coklat terang sedang melihat Andra.


*untung Andra tidak salthing. Ia sedang menahan nafsunya sekuat mungkin, perempuan ini benar-benar 'auranya' sangat menggoda iman Andra.


"Elena"Singkat.


Dengan jawaban singkat itu membuat hati Andra sangat berbunga.


"Gue Andra"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Saat dikelas Andra langsung menemui Riko 'sobat karibnya'. Mumpung hari ini Bu Rere sedang cuti melahirkan.


"Riko"Sapa Andra, melihat Riko sdg memainkan gitar.


"apaan?"


"gua udah tau nama perempuan cantik itu"


"siapa??"


"Elena"


Hah Elena? Who is Elena,boy?"Riko sampai mengingat nama-nama wanita cantik disekolah ini.


"masa lo gak kenal si,Riii?"


"sumpah gua gak kenal, Dra"


...****************...


Saat ini Andra sedang ada dirooftop, ia sedang termenung sendiri, secara logika Andra tidak percaya, masasih gak ada yang kenal Elena? perempuan tercantik menurut Andra dan pastinya kalo Riko lihat pasti ia juga akan klepek-klepek.


Tiba-tiba Andra berQuotes dalam kesunyiannya:


...Elena you are like sunshine in the morning that nourishes my body and also my heart, you are truly the perfect woman I have ever seen....


(Elena kamu seperti mentari di pagi hari yang menyehatkan tubuhku dan juga hatiku, kamu benar-benar wanita sempurna yang pernah kulihat)


...If only I could have you, I would take care of you as I take care of my own body....


(Jika saja aku bisa memilikimu, aku akan menjagamu seperti aku menjaga tubuhku sendiri)


tak terasa bel pulang berbunyi, dengan santai Andra turun dari Rooftop lalu pulang kesyurganya(Rumah istana).


...****************...


...Brught......


Andra melemparkan tubuhnya diatas kasur springbedking yang empuk nan nyaman,apalagi dengan AC bersuhu minim sehingga membuat kamar mewahnya terasa sangat dingin seperti es.


"Elena...hmmpp"


"sebenarnya siapa dia yah? gua kek gak yakin nama dia hanya Elena doang pasti ada panjangannya yakan kek Mardeo ini"


"kulihat manik mata coklatnya terasa sangat sejuk, membuat diriku sulit tuk melupakannya"


"bagaimana dengan keadaannya sekarang yahhh?"


"besok gua mau cari tau tentang siapa elena itu"


"tapi mulai darimana cobaaa??"


*Andra sedari tadi mengoceh namun pikirannya terus berjalan sampai kepalanya terasa pening. Perasaan Andra seperti ada yang mengganjal sejak Riko berbicara tadi, entah kenapa ia ingin mengenal jauh lebih dalam tentang Elena.


Semoga saja ada titik terang.


"ah gua tauuu*!"Tiba-tiba ide berlian Andra muncul.


"saatnya..."