Trapped By The Devil

Trapped By The Devil
67



" Perut anda masih terasa nyeri Nyonya !? "


Kimmy , dokter yang merupakan kenalan dari Damian terlihat masih merawat Lana yang masih terbaring lemah di ranjang rumah sakit . Bahu kirinya terlihat dibebat perban elastis yang berguna untuk meminimalisir pergerakan bahu ataupun punggungnya .


Ya , tulang belikat Lana retak akibat pukulan cukup keras dari suaminya . Dan untuk sementara tim dokter yang menanganinya hanya bisa memberikan pertolongan pertama mengingat kandungan wanita itu tidak sedang dalam kondisi baik baik saja .


Beruntung tim dokter yang menangani Lana sangat sigap hingga janin yang masih sangat muda di dalam rahimnya bisa dipertahankan . Dan untuk dua bulan ke depan pergerakan Lana benar benar di batasi .


Sesuai dengan permintaan Damian keberadaan Lana saat ini ditutup rapat , tak ada info apapun yang akan diketahui orang luar kecuali tim dokter ataupun Damian sendiri . Dan kebetulan Kimmy adalah pemilik rumah sakit di mana Lana dirawat .


Bukan tanpa sebab jika Damian untuk sementara ' menyembunyikan ' Lana karena menurutnya mungkin saja masih ada seseorang yang ingin mencelakai istri kedua dari seorang Sean Jayde itu .


" Sudah jauh lebih baik Dokter Kim , hanya saja bahu saya masih sangat nyeri jika di gerakkan sedikit saja ! " jawab Lana yang sampai sekarang masih tidak percaya jika ia dan janinnya selamat dari hantaman guci yang sangat keras dari suaminya .


" Boleh saya tanya sesuatu ?! " lanjut Lana


" Tentu saja ... "


" Pagi ini bolehkah saya pergi sebentar ke suatu tempat ? Ada hal yang harus saya lakukan .... " Lana ingat jika pagi ini Darrell akan melaksanakan operasinya , ia ingin ada disana untuk menyemangati anak itu .


" Sayangnya tidak Nyonya ! Untuk beberapa hari kedepan anda harus istirahat total karena satu gerakan berlebihan bisa saja membahayakan nyawa janin anda " jawab Kimmy dengan ramah , ia tahu mungkin saja wanita ya dirawatnya mungkin ingin menyelesaikan masalah yang kemarin terjadi di apartemen Damian .


" Sekarang beristirahatlah Nyonya , lebih banyak beristirahat maka anda akan lebih cepat sembuh "


Walau sedikit kecewa tapi Lana kemudian menganggukkan kepalanya , sebenarnya ia ingin pergi ke rumah sakit hanya untuk menyemangati Darrel . Lana ingin putra sambungnya itu mempunyai semangat yang besar untuk sembuh sebelum operasi di laksanakan .Tapi jika ia berada disana kemungkinan besar ia akan bertemu kembali dengan Sean . Ada janji yang harus ia tempati , ia sudah berjanji untuk tidak akan menampakkan diri pada iblis itu .


Hingga matahari muncul dan menghangatkan pagi Damian terlihat melangkah tergesa menuju ruangan praktek Dokter Kimmy . Pria itu hanya ingin mendengar secara langsung bagaimana kondisi nyonya mudanya .


BRAKKKKK ...


" Kim ... bagaimana keadaannya ?.Apa ada sesuatu yang terjadi tanpa sepengetahuanku !? "


Rentetan pertanyaan itu membuat dokter cantik bernama Kim itu tersenyum . Sangat terlihat jika pria didepannya sedang sangat kelelahan , lingkar mata yang menghitam menandakan jika Damian sangat kurang beristirahat . Tapi tetap saja masih bisa mengkhawatirkan orang lain.


Mata dokter itu mengernyit ketika melihat buku buku jari Damian yang memerah , dan ada beberapa noda merah di kemeja putih yang dikenakannya . Wanita itu bangkit dan mendekat pada Damian yang duduk di depannya . Segera ia raih satu tangan pria itu dengan memandang intens keadaannya .


" Kau berkelahi ?? "


" Terpaksa ... aku kehabisan peluru tadi " jawab Damian dengan entengnya . Baru saja ia selesai meluluh lantakkan sebuah kasino karena dengan beraninya sang pemilik melanggar kata katanya .


Sang pemilik kasino yang juga merupakan mucikari kelas kakap berani menculik gadis yang sudah ia klaim berada di bawah penjagaannya . Dengan hanya membawa sepuluh orang terbaiknya pria itu berhasil membawa gadis itu kembali , dan tentu saja menumpas sindikat perdagangan wanita yang sebenarnya memang sudah dari dulu ingin sekali dia ' hilangkan ' karena terlalu mengotori pandangannya .


" Apa kau praktek pagi ini ?! " tanya Damian sambil melihat ke arah ranjang kecil yang ada di belakang Kimmy .


" Tidak , setelah ini aku pulang untuk istirahat ! Aku praktek sore nanti , memang ada apa ? Kau ingin mengantarku pulang !? " tanya Kim keheranan , tidak biasanya monster es itu begitu perhatian dengan menanyakan jam kerjanya .


Tapi matanya terbelalak ketika dengan santainya pria itu berjalan ke arah ranjang dan kemudian tidur di atasnya . Pria itu sudah benar benar tertidur di sana !!


" Cihhh ... dasar monster es !! "