
" Tuan apa tidak sebaiknya kita langsung menegur Jacob Smith ? Jika di biarkan Nyonya Muda bisa dalam bahaya . Predator itu tidak bisa kita remehkan " tanya Damian , saat ini mereka sedang ada dalam mobil yang sama karena Damian sendiri yang menjadi supir untuk Sean pagi ini .
" Dan berharap semua orang tahu akan hubungan kami sebenarnya ? Terlalu banyak musuh Alexander di luar sana , resikonya malah akan bertambah besar jika khalayak tahu Lana Evelyn sudah menjadi istriku . Lagipula kau pasti tahu apa yang harus kau lakukan pada pria tua itu ! " sahut Sean sambil melihat berita berita dunia dalam gawainya .
Dia sedang membaca berita tentang istri pertamanya yang sedang tour ke seluruh negeri Eropa . Wanita itu masih menjadi model utama dari agensi yang membesarkan namanya . Dan tentu saja Sean menggelontorkan dana yang tidak bisa dibilang sedikit untuk tetap membuatnya seperti itu .
Kejadian tempo hari tentang obat lucknut yang tercampur di jusnya membuktikan jika wanita itu sudah mulai ingin kembali lagi padanya , dan ia tidak mau nyawa Darrell kembali dalam bahaya . Mau tak mau ia harus kembali membuat Tiffany tidak lagi berada di sekitar putranya .
Media Eropa sudah mencium adanya ketidakberesan hubungan wanita itu dengan mantan manajernya . Tanpa campur tangannya wanita itu pasti akan hancur dengan sendirinya . Jika ditanya kenapa harus butuh waktu bertahun tahun menghancurkannya maka jawabannya adalah karena saat ini dunia sudah begitu pintar .
Sean mau kehancuran yang di alami Tiffany adalah sebuah proses , bukan instant . ltupun bukan atas campur tangannya . Dunia akan tahu kebusukan Tiffany bukan karena strateginya , tapi karena memang sudah saatnya semua terbuka .
" Bagaimana dengan Hans ??! Satu perintah dari Tuan maka dengan senang hati akan saya selesaikan " kata Damian yang kemudian langsung terdiam karena merasa mata elang di belakangnya sedang menatapnya sangat tajam .
" Sebentar lagi kau akan bisa melihat mereka hancur bersama sama walau tanpa campur tangan kita ! Hans tidak akan tinggal diam ketika tahu Tiffany ingin kembali padaku , cepat atau lambat mereka akan segera membuat kesalahan yang bisa membuat kejatuhan "
" Saya hanya khawatir jika Tuan Muda dijadikan .... "
" Perhatikan saja jalannya dan tutup mulutmu !! Kita bisa terlambat jika kau terus bicara omong kosong ! " hardik Sean tidak suka jika Damian mulai berbicara tentang putranya . Darrell adalah putranya , dan selamanya akan tetap menjadi seperti itu .
" Nanti siang ada pertemuan dengan Nyonya Davina dan putrinya bernama Ranaa , kali ini mereka berdalih untuk mengadakan kerjasama baru . Wanita itu mengklaim jika dirinya bisa meloloskan tender di mega proyek keluarga Adipraja yang ada di negara ini . Dia mengatakan jika kita akan bisa menjadi satu satunya penyuplai bahan "
" Pantang menyerah rupanya , kau pikir Adipraja akan mau memelihara tikus pengerat sepertinya ?? Tuan Prabu Endaru Adipraja sangat selektif dalam memilih orang orang yang terjun langsung ke proyeknya . Kau saja yang datang , dan buat dia berhenti mengangguku apapun caranya !! "
Damian hanya mengangguk dan kemudian kembali fokus pada jalanan . Tugas itu adalah tugas yang lama ia nantikan karena pada dasarnya ia sudah sangat risih dengan kedatangan Davina tiap hari ke kantornya .
*
" lni tas yang aku janjikan kemarin , sekarang aku harap kau bisa tepati janjimu untuk menjagaku ! Pokoknya jangan biarkan para pria mendekat apalagi dosen pengganti itu . Aku hanya mau fokus untuk mengejar ketertinggalan "
" Kau tidak bercanda kan ? lni serius kau beriksn padaku ?? Aku hanya bercanda kemarin , tanpa inipun aku akan selalu membantumu . Aku berjanji akan menjauhkan pria pria genit yang mengganggumu ! "
Lana geleng geleng kepala melihat Cath yang sangat antusias melihat tas yang ia berikan . Lana tidak masalah jika harus kehilangan satu tasnya daripada menjadi tumbal kemarahan suaminya .
" Hai gadis gadis cantik ! Kalian akan ke kelas ? Bolehkah aku berjalan bersama kalian !? "
Lana langsung memutar bola matanya malas ketika dosen pengganti idola baru kampus sudah berjalan di sisinya . Sesuai dugaannya jika dosen itu adalah pria mata keranjang yang akan memanfaatkan gadis gadis yang mengejarnya .
" Cath aku akan ke toilet sebentar , tunggu saja aku di kelas " ujar Lana akhirnya agar terhindar dari percakapan membosankan dengan dosen bernama Jakob itu .
" Ok ... Aku tunggu di sana !! " jawab Cath senang , jika Lana pergi maka ini adalah kesempatannya untuk bicara berdua dengan dosen idolanya . Tapi harapannya sirna ketika pria disampingnya malah pergi dari sisinya dengan alasan kembali ke kantor karena ada buku panduan yang tertinggal disana .
Jakob menyeringai ketika melihat Lana benar benar berjalan ke arah toilet . Pria itu berpikir bisa sedikit bermain main dengan gadis cantik incarannya di tempat yang lumayan sepi itu .
" Mau pergi kemana kau kucing manis ... " lirih Jacob mempercepat langkahnya karena tidak sabar masuk ke dalam toilet wanita yang baru saja di masuki Lana . Tapi kemudian ....
" Akkkhhhhh ..... kurang ajar !!! "
Seorang pria bertubuh besar dengan mengenakan seragam cleaning service menabrak tubuhnya hingga ia terjerembab di lantai .
" Maaf ... Tapi anda yang kurang hati hati melangkah , saya sedang membersihkan area ini ! Dan sepertinya anda salah jalan Tuan karena ini adalah ayah menuju toilet khusus wanita . Toilet pria ada di sisi kanan anda Tuan " kata petugas itu menunjuk arah dimana toilet pria yang tak jauh dari tempat itu .
" Aku tahu , kau pikir aku buta hahh !! " teriak Jacob kesal karena rencananya gagal total hanya oleh karena petugas kebersihan .
" Jadi saya mohon untuk tidak melanggar aturannya .... " lanjut petugas itu yang kemudian melanjutkan kembali tugasnya dengan sibuk mengepel lantai .
Jacob terpaksa pergi , tapi dalam hatinya berjanji jika lain kali dia tak boleh gagal mendekati gadis istimewa bernama Lana Evelyn itu .