Trapped By The Devil

Trapped By The Devil
54



Nina segera kembali ke kamar dan menutup pintu kamar rawat anaknya , nafasnya tersengal karena tadi berlarian sepanjang koridor . Walaupun dulu dia berpamitan secara wajar dengan alasan merawat ibu yang sedang sakit tapi ia rasa setelah kasus kecelakaan itu Damian pasti terus menyelidiki kasusnya .


Beruntung dulu ia adalah maid baru yang ditempatkan untuk membutuhkan area belakang mansion hingga ia hampir tidak pernah bertemu dengan Sean ataupun Damian .


" Ada apa sayang ?? "


Seorang pria dengan postur tinggi kurus , bermata sipit dan berkulit putih datang dengan meletakkan tangannya di atas bahu Nina . Kendrick Lee pria keturunan yang merupakan suami Nina . Walau bukan pengusaha besar yang mempunyai perusahaan raksasa tapi Ken adalah pengusaha santun yang disukai kalangan pebisnis lainnya .


" Tidak , hanya saja berjalan sendirian di koridor rumah sakit membuatku sedikit ketakutan " bohong Nina , tak mungkin ia mengatakan jika satu persatu masa lalunya muncul di hadapannya .


" Mana Deasy ?! " tanya Nina untuk mengalihkan pembicaraan , dia menanyakan sang pengasuh yang tadi masih berjaga di kamar rawat putranya .


" Lin masih berumur tiga tahun , tidak baik jika ia ikut menginap di rumah sakit . Aku yang meminta Deasy membawanya pulang . Kau sudah makan ? Tadi Deasy bilang kau tidak makan apapun dari siang tadi . Aku bawa sup ayam hangat , makanlah dulu ... "


" Tapi ... "


" Atau kau dan putramu akan sama sama terbaring di ranjang itu . Jaga kesehatanmu sendiri sayang , karena putra kita akan cepat sembuh jika kau menunggunya dalam keadaan sehat "


Nina akhirnya menurut , diambilnya sup yang di bawa suaminya . Setelah terlihat selesai dengan supnya sang suami terdengar kembali berbicara .


" Aku dengar putra tunggal Alexander juga dirawat di tempat ini . Jangan menatapku seperti itu sayang , teman baikku adalah salah satu dokter di tempat ini dan kebetulan dia yang menangani Darrell Alexander . Apa salah satu dari masa lalumu yang tadi sempat membuatmu berlarian ??! "


" Honey please .... "


" Sudah berkali kali kita sudah membicarakan hal ini sayang , jika aku bisa menerima masa lalumu maka begitupun seharusnya denganmu "


Ken yang tahu masa lalu kelam istrinya setelah beberapa bulan pernikahannya selalu memberi dukungan pada istrinya . Jika suatu saat Alexander akan menuntut istrinya maka sebagai suami ia akan tetap mendampingi Nina . Tapi dari kabar yang ia dengar Sean Jayde sudah benar benar tidak mau membuka masalah itu lagi . Dan tak ada yang tahu apa alasan di baliknya .


" Tadi siang aku bertemu dengan ayah anak itu , tapi ada seorang gadis muda yang mengaku sebagai ibu dari Darrell Jayde . sedang yang aku tahu Darrell adalah putra dari seorang super model bernama Tiffany . Dia yang memintaku untuk melakukan sesuatu yang sampai saat ini masih sangat aku sesali "


" Suatu saat kita akan bertemu dengan Tuan Sean , ungkapkan semua yang menjadi ganjalan hatimu ! Apapun yang terjadi aku akan berada di sisimu , dan aku yakin pemimpin Alexander itu adalah pria yang sangat bijak . Setidaknya kau tidak di kejar kejar rasa bersalah lagi ... Aku ingin kita hidup dengan tenang sayang "


Nina memeluk erat tubuh pria yang ada di depannya , dia merasa Tuhan sangat mencintainya karena setelah membuat kesalahan besar masih ada pria baik hati yang ternyata mau mencintai dan mendukungnya .


Mungkin suaminya benar , cepat atau lambat ia harus mengungkap semuanya agar hatinya menjadi lebih tenang . Dan siap atau tidak siap dia harus menghadapi konsekwensinya .


*


" Bagus ... kali ini kau sangat pintar Hans !! " seru Tiff yang berada dikamar utama , sejak pertengkarannya sore tadi Sean tidak sekalipun masuk.ke kamar mereka . Dia berpikir mungkin pria itu tidur di ruang kerjanya .


" Tentu saja , aku hanya memastikan jika hanya Darrell yang akan menjadi satu satunya pewaris Alexander !! Dia akan menjadi tambang emas untukku kelak ... "


" Untuk kita ... Aku ibunya ! "


Wanita itu sedang melihat ke layar ponselnya , baru saja Hans mengirimkan gambar gambar yang memperlihatkan kedekatan Lana dan Damian . Hans yang sore tadi mendapat aduan jika Tiffany akan di ceraikan suaminya segera melakukan tindakan .


Tiffany berkata jika Sean ingin bercerai dengannya gara gara seorang pengasuh baru . Dan Hans langsung meminta seseorang untuk mengawasi Lana pada sore itu juga . Dan uang yang ia transfer untuk mata mata itu nyatanya tidak sia sia , malam ini juga orang nya langsung mendapat gambar gambar yang bisa di gunakan Tiffany sebagai amunisi untuk meledakkan keangkuhan Sean .


Tiffany tertawa kecil ketika melihat bagaimana mesranya Damian memeluk Lana di area rumah sakit .Dia yakin jika Sean melihat gambar ini maka wanita yang sudah diklaim menjadi miliknya itu akan segera di depak dari rumah ini . Bukan hanya Lana saja , tapi Damian pun tak akan luput dari amukan suaminya . Akhirnya ia bisa menyingkirkan orang orang yang sangat menggangu hidupnya .