Trapped By The Devil

Trapped By The Devil
21



" Saya adalah pengganti Nanny Zen Nyonya .... " akhirnya Lana menjawab pertanyaan Tiffany , dari gaya dan cara wanita didepannya berpakaian dia yakin jika wanita cantik di depannya adalah istri pertama Sean Jayde yang kabarnya adalah super model terkenal .


Sedang Tiffany sedang memperhatikan gadis cantik didepannya dari ujung kaki sampai pada ujung kepalanya . Sempurna ... hanya itu yang bisa ia katakan ! Bagaimana bisa Sean atau Damian bisa mencari pengasuh sesempurna ini untuk putranya .


Tidak , ia tak boleh membiarkan gadis ini menjadi pengasuh putranya karena hal itu bisa saja mengancam ketentraman rumah tangganya . Tiffany tidak akan membiarkan ada wanita sempurna lainnya di rumah yang ia tinggali bersama keluarganya . Dia tak ingin posisinya terancam oleh seorang pelayan rendahan .


" Tapi aku tidak membutuhkan tenagamu disini , aku sudah mempunyai kandidat lain sebagai pengasuh Darrell ! Dan tentu saja bukan dirimu . Dari awal melihatmu saja sudah terlihat jika kau sama sekali tidak punya pengalaman mengasuh anak ! " cibir Tiffany terpaksa berbohong , mungkin nanti ia bisa secepatnya mencari pengasuh lain dari sebuah agen yang menyediakan jasa untuk mengasuh anak .


" Lana sudah menjadi pengasuhku ... dan aku suka dia ! Hanya dia yang akan mengasuhku , lagipula dia adalah ... " ucapan Darrell terhenti ketika melihat isyarat Lana yang meletakkan jati telunjuknya di atas hidungnya seakan meminta agar dia diam.


Lana lega karena Darrell ternyata mengerti apa keinginannya . Dia tidak ingin Darrell mengungkap identitasnya sebagai istri kedua karena hanya Sean lah yang seharusnya berkewajiban membicarakan itu pada istri pertamanya .


" Dia adalah apa sayang !? Bicaralah .. Tak ada yang perlu kau takutkan di rumahmu sendiri " tanya Tiffany saat putranya tidak jadi meneruskan kata katanya . Dia sempat melihat jika mata Darrell sempat menatap wanita yang berdiri di belakangnya . Pasti wanita bernama Lana itu sudah mempengaruhi Darrell agar tunduk di bawah kuasanya .


" Lagipula aku cukup besar untuk tahu mana yang baik ataupun mana yang tidak baik untuk diriku sendiri Mom ! Aku bisa melihat tulus tidaknya seseorang ketika menjagaku , atau mereka bisa memanfaatkan aku hanya demi kepentingan pribadinya "


" Baik jika begitu ... Aku ijinkan kau mengasuh Darrell . Sekarang pergilah ke belakang dan cari Nanny Zen ! Mintalah seragam pelayan , dan tugasmu seperti maid lainnya di sini yaitu membersihkan rumah ini . Dan tugas pertamamu sebelum kembali menemui putraku adalah bersihkan semua yang ada di lantai dasar ini tanpa terkecuali , aku ingin melihat kualitas dirimu untuk profesi barumu ini ! "


" No Mom !!!! Jika dia kelelahan maka Lana tidak bisa mengasuhku dengan baik ! Kami sudah berencana berjalan jalan hari ini , aku ingin membeli buku baru untuk koleksi perpustakaan pribadiku . Ya kan Lana !? " sahut Darrell yang tahu Tiffany ingin membuat Lana tidak betah ada di rumah ini . Bukan bermaksud menentang tapi anak itu tidak mau ibunya terlalu mengatur hidupnya .


" Ya dan aku tidak akan pernah mendapatkan buku yang aku mau karena terlalu sibuk berlari menghindari pencari berita atau menolak fans fans Mommy yang ingin berfoto bersama "


Lana mengacungkan dua jempolnya dengan senyum yang di buat semanis mungkin atas semua pembelaan Darrell padanya , toh super model itu tak akan melihatnya karena posisi istri pertama Sean itu membelakangi dirinya . Walau sanggup melakukan apa yang Tiffany minta tapi kondisi badannya sedang tidak begitu fit setelah apa yang sudah suaminya lakukan padanya .


Tiffany hanya menghela nafasnya , ia harus membuat rencana lebih matang agar bisa segera mengusir gadis cantik di belakangnya keluar dari rumahnya . Tanpa berkata apapun dia keluar dari kamar putranya bermaksud pergi membersihkan diri . Hari ini dia ingin mempersiapkan dirinya hanya untuk sang suami . Mungkin saja Sean semalam mengurungkan niatnya untuk datang ke resort karena masalah pekerjaan . Tapi perhatiannya kemudian teralih saat mendengar ponselnya berdering , seseorang sedang melakukan panggilan padanya .


" Halo ?? Ckk tapi aku tidak bisa ikut latihan dulu ... Bukankah sudah aku minta cuti beberapa hari untuk melihat putraku !? "


" Kembali atau cari agensi lain yang bisa membayarnu setinggi diriku !! Dan karirmu aku pastikan akan berantakan .... " tanggap seseorang di seberang sana .


Akhirnya Tiffany memutuskan kembali mengurus pekerjaannya hari ini juga , ia hanya berpikir setelah semua selesai maka ia bisa pulang Alexander dan menjadi Nyonya Alexander seutuhnya .


Dan sementara Lana sudah mendorong kursi Darrell untuk sarapan , sarapan kali ini masih Nanny Zen yang membuatnya . Dan wanita itu memberikan arahan arahan tentang bagaimana keseharian Tuan Muda mereka . Hingga tak terasa hari sudah menjelang malam . Lana berendam air hangat karena lelah seharian mengurus Darrell dan belajar cara mengasuh yang baik pada Nanny Zen . Selesai berendam.dsn membersihkan diri wanita cantik itu keluar dari kamarnya hanya dengan bathrobe nya .


Tapi langkahnya spontan berhenti melihat penampakan menakutkan yang sedang memandangnya dengan nanar .


" Siapkan handuk bersihnya.... " tubuh Lana bergeser kesamping saat pria itu dengan tenang melenggang ke dalam kamar mandinya .