
Beberapa jam sebelumnya ....
Cath sedikit kaget ketika setelah selesai mengajar di kelas Jakob tampak memberikan isyarat dengan matanya seolah agar ia tetap tinggal di kelas . Dan dia terpaksa meminta teman temannya untuk meninggalkannya , dan beruntung mereka mengerti jika kencan sesaat beberapa waktu lalu sepertinya akan berlanjut menjadi kencan yang lebih serius .
" Ada apa ?! " tanya Cath sedikit salah tingkah karena tatapan dosen itu seperti sedang menelisik dirinya .
" Ada perubahan acara sayang , besok adalah hari anniversary pernikahan salah satu teman yang ikut dalam touring motor yang sudah direncanakan . Kami memajukan acaranya dengan berangkat siang ini juga ke resort agar besok malam kami bisa mempersiapkan acara untuk mereka . Jika tidak bisa maka aku tidak bisa memaksa , tapi jika kau ikut maka hari ini aku akan menjemputmu ! "
" Tentu saja aku ikut !! Pasti akan menyenangkan membuat perayaan untuk temanmu itu . Ehhmmm ... tapi jangan jemput aku di rumah , kita bertemu di kafe depan kampus saja bagaimana !? " kata Cath yang tak mungkin membiarkan salah satu orang tuanya mengetahui jika ia sedang berkencan dengan pria yang jauh lebih dewasa darinya .
" Tidak apa apa sayang ... Aku paham ! Istriku sedang ada di Maldives bersama teman temannya jadi jangan khawatir soal dia " kata Jakob dengan hati bersorak senang , rencananya untuk mendapatkan Lana akan segera terwujud .
" See you ... " Cath melambaikan tangannya ketika Jakob keluar dari ruangan , dan dia sendiri segera pulang untuk persiapan . Dia harus tampil sempurna agar dosen idolanya itu akan jatuh dalam pesonanya .
Setelah sampai dirumah Cath segera menyiapkan semuanya , sengaja ia hanya membawa sebuah lingerie saja karena berpikir bisa membeli baju ganti di area resort . Tak lama setelah sampai di kafe mereka segera berangkat dengan iring iringan motor cukup banyak .
" Kau semakin tampan dengan jaket kulit dan jeans yang kau kenakan ! "
" Terimakasih sayang , kau juga sangat cantik ... seperti biasanya !!! " sahut Jakob mencium satu tangan Cath yang sudah duduk di jok motornya .
Menjelang malam mereka baru tiba di area resort yang mereka tuju . Karena sudah lelah maka masing masing pasangan segera menuju kamar agar bisa beristirahat .
" Kau keberatan jika aku hanya menyewa satu unit untuk kita berdua ? Kau bisa tidur di kamar dan aku bisa tidur di sofa depan , maaf aku tidak mungkin ke unit sebelah karena semua berisi pasangan seperti kita juga "
" Tidak apa apa ... " jawab Cath sambil mengagumi unit resort yang menjadi tempat menginapnya malam ini . Ukurannya memang tidak terlalu besar . Hanya ada ruang menonton televisi yang sekaligus digunakan untuk ruang tamu , dapur mini dan satu kamar tidur dengan ranjang king size dengan kamar mandi di dalam . Tapi semua yang terpampang dimatanya terasa sangat mewah , penataan warna dan furniture yang tidak berlebihan membuat suasana terasa sangat elegan .
" Mandilah dulu , tenang saja aku akan disini sambil menonton televisi " ujar Jacob meraih tas ransel kecil yang di bawa Cath dan diletakkan di atas meja . Pria itu mulai membuka jaket yang dikenakan wanita di depannya dan mengendus leher jenjang itu .
Cath diam terlampau menikmati hembusan nafas hanya yang menyapu leher dan area dada atasnya . Jacob memang sudah sangat ahli menyentuh titik titik terlemahnya . Bahkan ia diam ketika pria itu sudah melepas satu demi satu kemeja crop motif kotak yang dipakainya .
" Do the same ... Kau juga boleh membuka apapun yang menempel di tubuhku . Kita buat skornya sama "
Setelah membuat pasangannya polos sempurna mereka akhirnya segera masuk ke dalam kamar menuju kamar mandi . Suara jeritan dan d*sahan Catherine bisa menggambarkan betapa Jacob mampu membuat wanita muda itu terbang ke nirwana .
Belum puas setelah dari kamar mandi mereka memindah permainan di atas ranjang , hingga kemudian berhenti karena sang wanita mengeluh lapar . Setelah menuntaskan permainan terakhirnya Jakob merebahkan dirinya di samping Cath yang sudah terlihat tak berdaya . Jakob benar benar membuat dirinya bertekuk lutut dalam buaian permainan panasnya .
" Kau lapar sayang ? Sebentar aku pesan lewat layanan kamar , tapi untuk mengganjal perut aku bisa mengambil sebuah apel dan minuman dingin untukmu "
Ketika berada di dapur terlihat pria itu menaburkan bubuk putih di dalam minuman dingin yang di bawanya untuk Cath .
" lni akan membuatmu tidur sangat nyenyak sayang .... dan aku yakin dia akan datang sebentar lagi " gumamnya dengan seringaian licik , karena setelah memberi minuman yang sudah di beri obat tidur dia akan menggunakan ponsel Cath untuk bisa memaksa Lana datang ke tempatnya . Dan Jakob yakin Lana akan melakukan segalanya untuk sahabatnya itu .
*
Sementara itu orang orang suruhan Hans yang melihat wanita yang mereka awasi keluar dari rumah sakit tanpa penjagaan segera melapor lewat sambungan telepon .
" Halo Tuan Hans , kami melihat pengasuh itu keluar dari rumah sakit bersama supirnya . Apa perlu kami ikuti dan selidiki !? Tapi sepertinya akan memakan banyak waktu dan tenaga , maaf tapi kami hanya di bayar untuk dua hari ini .... "
" Tidak usah bertele tele aku akan bayar kalian tiga kali lipat tapi jika kalian bisa menyingkirkan wanita itu . Semua bukti yang bisa menyingkirkannya sudah aku kantongi , jika aku habisi dia maka dengan mudah Damian juga akan tersingkir . Tidak ada yang akan menyangkal kebenaran foto foto itu . Dan Sean Jayde Alexander akan lemah tanpa di dukung tangan kanan sialan itu " ujar Hans .
Dia hanya ingin posisi putranya amsn di keluarga Alexander . Jika orang orang seperti Damian ia singkirkan berarti memperkecil kemungkinan Sean untuk tahu kebenarannya . Bahwa Darrell adalah putra hasil perselingkuhannya dengan Nyonya Alexander .