
" Aku peringatkan , jangan pernah memperlihatkan atau memberikan foto foto yang aku kirimkan pada orang lain siapapun itu ! Kita akan menggunakannya di saat yang tepat , kita akan buat seolah olah apa yang ada di dalam foto itu bukan rekayasa "
Tiffany tampak masih mendengarkan suara Hans di ponselnya . Walau sudah bertengkar hebat dengan suaminya tapi ia memilih tetap bertahan di mansion . Super model itu tak akan mau terlihat kalah oleh pelayan baru yang merupakan pengasuh putranya .
Hans sedang membuat rencana yang ia pun belum tahu kemana arahnya , tapi dari foto foto yang ia dapat tampaknya kali ini ayah kandung dari putranya itu mempunyai rencana yang lumayan bagus .
Setidaknya ia bisa membuktikan jika pengasuh sialan itu memang sangat murahan , mampu menggoda orang yang menjadi tangan kanan majikannya . Dan keberuntungan ada di pihaknya karena memang sudah lama ia ingin menyingkirkan Damian . Pria itu tak pernah menyukainya dari awal dia datang ke mansion ini .
" Jadi kapan kita akan menggunakannya ? Jangan sampai surat cerai datang padaku dan kau baru akan menjalankan rencana itu !! Kita harus cepat bertindak , karena jika tidak maka kita akan kehilangan tambang uang kita . Aku tidak siap menjadi miskin !! "
" Ckk tunggu saja , semua yang terbukti buru tidak akan mendapat hasil maksimal . Kapan kau kembali ke sini ?? Bukankah kau bilang kau ada pagelaran busana minggu depan !? " tanya Hans karena setahunya Tiff tak pernah melewatkan satu pun kontrak kerjanya . Wanita itu gila uang dan ketenaran !
" Chris pasti bahagia karena akhirnya bisa menggantikan posisiku dengan model lain yang norak itu ! Mereka boleh lebih muda ... Tetapi aku lebih cantik dan punya kharisma yang tak akan pernah pudar sampai kapan pun ... "
" Ya ... ya .... Aku berjanji posisi kita akan aman , asal kau tidak bertindak semaumu "
Tiff menutup sambungan telpon ketika sudah merasa cukup bicara . Bosan berada di kamar ia memutuskan untuk pergi ke rumah sakit walau sebenarnya malas bertemu dengan pelayan menyebalkan itu .
Tapi sampai di bawah tiba tiba saja Tiff ingin tahu tentang siapa pengasuh putranya . Dism diam ia masuk ke kamar pelayan yang kebetulan tidak terkunci . Yang ia tuju pertamd adalah lemari baju karena menurutnya baju adalah sebuah identitas . Semakin bagus dan mahal maka dipastikan wanita itu akan semakin berkelas .
Dan matanya memicing ketika membuka lemari besar yang ada di kamar itu . Deretan baju yang tergantung hanya seperti baju biasa , tapi sungguh semua yang ada disana adalah benda branded yang cukup mempunyai harga tinggi . Bukan hanya baju , sepatu dan tas pun adalah barang barang luar negeri ! Tidak mungkin pelayan biasa akan mampu mempunyai semua ini .
" Lana Evelyn Jensen .... Jensen ? Sepertinya aku pernah mendengar nama keluarga itu . Tapi tidak mungkin ! Tidak mungkin putri seorang pengusaha mau menjadi pelayan di tempat ini "
Beruntung semua hal yang berkaitan dengan pernikahan Lana dan Sean disimpan rapat oleh Sean sendiri .
*
Sementara Lana sudah berada diruang dokter obgyn yang ada di rumah sakit yang sama di mana Darrell di rawat . Setelah melewati sesi pemeriksaan dan sesi tanya jawab yang sangat detil kini tiba saatnya dokter menjelaskan keadaannya .
" Nyonya Lana dari serangkaian pemeriksaan tadi maka saya ucapkan selamat , Tuhan memberi satu kehidupan di dalam rahim Nyonya ! Dan usia kandungan Nyonya sekarang baru menginjak dua minggu . Saya tahu usia pernikahan anda baru berumur sepuluh hari tapi kami menghitungnya dari tanggal terakhir seharusnya anda mendapatkan periode "
Lana tak memberikan respon pada kata kata yang baru saja dia dengar . Ada rasa bahagia bercampur takut dalam hatinya . Lana masih bingung dengan keadaan yang terjadi pada dirinya saat ini .
" Saya tahu hal ini sedikit membuat anda terkejut tapi saya harap anda lebih bisa menjaga diri setelah tahu tentang kehamilan ini . Dan setiap bulannya saya harap anda rutin memeriksakan diri agar tahu kondisi kesehatan janin dan ibunya ... "
Setelah selesai ia segera keluar dari ruangan dokter dan betapa terkejutnya ia ketika Damian sudah ada di depan pintu ruangan dokter obgyn yang ia datangi . Pria itu menatapnya penuh arti , tapi Lana pura pura tak melihatnya karena ia sedang tidak ingin berbicara saat ini .
Tanpa mereka sadari jika dari kejauhan seseorang sedang mengambil gambar gambar mereka . Dan gambar gambar yang di hasilkan menggambarkan jika mereka berdua sedang berdiri berhadapan di depan ruang dokter kandungan . Gambar dengan enggel yang menyiratkan jika mereka keluar dari ruang dokter kandungan bersama sama .
" Nice picture .... "