Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
bertemu mantan



Sudah tiga bulanan Nana menikah dengan Cakra, keduanya semakin hari semakin harmonis saja. Sinta maid yang baru pun. Masih bekerja di mansion, walaupun sesekali di tampak seperti menggoda Cakra namun masih belum melewati batas Nana bisa Terima. Belum waktu nya untuk bermain pikir Nana.


Hari Nana, Cakra , Sinta , Fira, dan Mahen berada di bandara mereka semua ingin berangkat ke London menghadiri pernikahan Anya dan Gabriel di sana.


Mereka menggunakan pesawat jet pribadi milik Cakra.


Sehingga perjalanan mereka tak berlangsung terlalu lama.


" Aje gile!!, laki Naya punya pesawat pribadi " Ujar Sinta. Membuka percakapan setelah turun dari pesawat ya mereka sudah sampai.


" Lo juga mau ? " Tanya Fira. Sinta pun mengangguk mengiyakan.


" Makanya cari laki kaya" Ujar Fira dengan tawa mengejek.


" Cih gue lagi nyari yang pas di hati" Kata Sinta.


" Bilang aja belum laku " Ejek mahen. Sinta pun memutar bola matanya jengah dengan dua laki bini yang belum kawin itu.


" Udah ayo kita ke hotel dulu " Ajak Nana.


Mereka semua pun menaiki mobil yang sudah di sediakan.


Mereka tiba di London pukul 17:30 atau jam setelah enam sore.


Besok adalah hari pernikahan Anya dan Gabriel.


Anya tak tahu menahu para sahabat datang, rencana Nana dan yang lain nya baru besok akan mengunjungi Anya membuat suprise dengan ke datangan mereka.


Mereka semua sudah berada di kamar hotel masing-masing, Nana sekamar dengan Cakra ya tentu karna sepasang pasutri.


Sinta dan Fira satu kamar, sedangkan Mahen sendiri.


Mukanya Mahen ingin sekamar dengan Fira tapi Fira menolak tegas karena dia merasa tak enak dengan Sinta yang di kamar sendiri, lagi pula mereka belum menikah, pikir Fira.


Pukul 4 pagi mereka semua sudah bangun dan berkumpul di kamar Nana.


Bersiap dengan Nana yang sudah menyiapkan MUA untuk mendadani meraka.


" Haaaaaahhhhh" Teriak Sinta yang sudah selesai di make up dan sekarang sedang bercermin.


" Kenapa!!! " Ujar Nana dan Fira berbarengan.


" Cantik banget gue njing" Jawab Sinta.


" Lu kesel gak Nay? " Tanya Fira.


" Lumayan " Jawab Nana.


" Sin lo emang cantik tapi tet*k lo. Masih minus coba lo gedein tuh pasti biar ada saya tariknya sama cowok " Saran Fira.


Hahahahhahahahaha" Tawa Fira dan Nana kompak.


" Heh sia**n , orang ini masih gede juga " Kata Sinta.


"Hahahahahaa" Nana dan Fira kembali tertawa.


Setelah semua nya selesai di make up mereka pun langsung berpakaian. Mereka kompak memakai Dresscode berwarna peach.


Nana , Fira dan Sinta pun keluar dari kamar hotel disana sana sudah Mahen dan Cakra menunggu mereka berdua kompak memakai tuxedo berwarna silver. Nampak serasi dengan dress para cewek.


" Aduh istri ku cantik sekali " Puji Cakra.


" Iya ayang Fira juga Cantik banget " Kata Mahen,


" Cih, cuma gue gak ada yang muji " Sebal. Sinta.


" Atutuuu, bestie aku ini cantik nya" Ujar Fira.


" Gue maunya cowok yang muji " Kata Sinta.


" Hahahahahahahahha " Tawa mereka kompak.


"Ayo kita ke kamar nya Anya, kayanya dia masih di make up deh" Ajak Nana.


" Let's go " Ujar Sinta semangat.


Nana dkk pun menuju kamar Anya. Begitu pula dengan dua lelaki mengikuti mereka dari belakang.


Ceklek.


Sinta membuka pintu kamar Anya.


Benar apa kata Nana Anya masih di make up.


" Anya!! " Teriak Sinta.


Sontak membuat para penghuni kamar menatap ke arah mereka yang masih di depan pintu.


" Hehe sorry " Ujar Sinta.


" Wahhhhhh, kalian semua datang" Ujar Anya dengan senang.


" Tentu dong " Jawab Fira.


" Thanks banget sumpah gue seneng banget kita bisa ngumpul lagi" Kata Anya.


" Selamat ya, sebentar lagi jadi bini orang lo" Ucap Nana.


" Iya thank Nay.. Jauh datang ke sini" Kata Anya.


" Udah kaya sama siapa aja lo, sans" Sahut sinta.


" Nona " Panggil salah satu MUA.


" Sorry gue tinggal lanjut make up" Kata Anya.


" Kalian duluan aja ke gedung, sambil makan-makan dulu" Kata Anya.


" Lo paham banget gue udah lapar" Ujar Sinta cengengesan.


" Dasar otak makanan " Ejek Mahen.


" Dari pada lo otak. ************" Balas Sinta.


" Heh mulut " Kata Nana. Menatap Sinta.


" Sorry gue di ajarin sama Mahen tadi" Kata Sinta.


" Fitnah " Bantah Mahen.


" Ayang.... " Adu Mahen.


" Udah ayang, ayo kita ke gedung dulu "ajak Fira menggandeng Mahen. Begitu pula Nana menggandeng Cakra.


" Gini nih resiko jomblo di tengah pasangan ".gumam Sinta.


Mereka pun sampai di Gedung yang masih berada di dalam hotel yang sudah di hias semewah mungkin.


" Ayo kita cari makan" Ajak Sinta menggandeng Fira dan Nana.


" Aku ke sana dulu yank" Kata Nana.


"Iya sayang kami nunggu disini" Ujar Cakra.


Dengan semangat Sinta menarik Nana dan Fira menuju hidangan yang sudah di sediakan untuk para tamu.


Nana pun juga mengambil salah satu dessert yang menarik perhatian nya. Saat dia ingin mengambil dessert ternyata berbarengan dengan sorang pria yang juga ingin mengambil nya. Sehingga tangan mereka bersentuhan.


" Sorry " Ucap mereka berbarengan.


Nana pun mengangkat kepala untuk melihat sang pria karena merasa familiar dengan suaranya.


" Natan? " Kata Nana.


" Naya" Kata Natan.


" Hai apa kabar" Sapa Natan.


" Baik, lo juga di sini? " Tanya Nana.


" Iya gue juga di undang Gabriel" Kata Natan.


" Eh iya kalian kan sahabat ya" Ujar Nana.


" Iya btw selamat gue dengar lo udah menikah " Ucap Natan.


" Thank, iya baru tiga bulan " Jawab Nana.


" Lo sendiri gimana ? " Tanya Nana.


" Gue masih cari yang pas " Lirih Natan.


Jujur saja hati nya masih terpaut pada Nana.


" Mommy sama daddy sehat kan? " Tanya Nana.


" Iya sehat semua" Jawab Natan.


" Hai Natan " Sapa Sinta yang menghampiri Nana ternyata di situ juga ada Natan.


" Iya sin" Jawab Natan.


" Hai Fira" Sapa Natan.


" Oh hai" Sahut Fira.


" Ayang ko lama" Ujar Mahen mendatangi Fira.


" Mana ada lama" Ucap Fira.


Sebenarnya mereka kesana karena melihat Natan. Cakra pun langsung mengajak Mahen mendatangi para cewek.


" Sayang " Panggil Cakra dengan lembut dan langsung merangkul pinggang Nana.


" Ya yank" Ujar Nana.


"Eh kenalin , Cakra putra pratama Suami gue" Ujar Nana langsung memperkenalkan Cakra pada Natan. Dan Cakra pun langsung mengulurkan tangannya.


"Lo pasti bahagia ya nay sama dia keliatan banget dari muka lo bahwa dia bisa bikin lo lebih bahagia" Batin Natan


" Gue tau, gue Nataniel Zen " Ucap Natan.


" Eh si Damian, sama Jay gak datang ? " Tanya Mahen.


" Ada " Jawab Natan sambil mengedarkan pandangnya mencari kedua temannya.


" Tuh, lagi godaan cewek" Tunjuk Natan setelah menemukan keduanya.


" Tau aja mereka cewek bening " Kata Mahen.


" Mahennnn!! " Ujar Fira dengan mata tajam.


" Tapi tak sebening kamu sayang" Ujar Mahen membujuk Fira. Karena tak mau Fira merajuk.


" Hahahaha " Tawa mereka menertawakan Mahen.


Kedua pengantin pun akhirnya memasuki gedung berjalan di altar berdampingan. Menandakan acara pernikahan sudah dimulai MC pun mulai melakukan tugasnya.


Dengan senyum lebar dari Anya dan Cakra setelah acara sudah hampir selesai kini tinggal bagian menyalami para tamu undangan.