
Setelah berjalan 3 jaman mengikuti pohon yang sudah mereka tandai dengan kain, mereka semua akhirnya keluar dari hutan dengan selamat.
" Huff, akhirnya keluar juga" Ujar Queen langsung duduk di tanah merasa lelah.
" Sama " Sahut Rakha mengikuti Queen duduk di tanah.
" Cadarnya Queen " Kata Aksa memberi kan kembali cadar Queen yang sempat di lepas tadi tadi malam.
" Pasangin" Ujar Queen dengan manja.
,Aksa pun langsung memasang kan cadarnya tanpa menolak. 20 menit kemudian akhirnya mereka sampai di pesantren pukul 10 pagi.
" Daddy" Panggil Queen.
" Ummah, abah " Panggil Aksa.
Membuat mereka yang mendengar nya terkejut.
" Ade! " Ujar Cakra lalu Cakra menghampiri dan memeluk nya.
" Kemana aja daddy khawatir? " Tanya Cakra.
" Maaf dad ade sama Aksa tersesat di hutan" Jawab Queen merasa bersalah.
," Akhirnya kamu pulang ke " Ujar Ummah.
" Nggeh ummah" Ucap Aksa.
" Lo pada pergi gak ngajak-ngajak" Kata Bian pada Azzura rose.
" Kalian pada molor mana sempat " Alasan Rakha.
" Ya tinggal di bangunin kambing" Sahut Ini,
" Ya sudah mending kalian istirahat dulu " Suruh Kiyai Imron.
." Nggeh abah " Jawab Aksa.
Kini Queen teman teman serta para orang tua, sedang makan siang, karena setelah ini mereka memutuskan untuk balik ke Jakarta.
" Masakan ummah memang paling the best " Puji Sinta sambil memakan masakan ummah Fatimah.
" Bisa aja kamu ini sin, ummah juga masak seperti biasa" Ujar ummah Fatimah.
. " Tapi emang enak banget ummah rasanya lapar kami jadi hilang, saat memakan masakan ummah" Ujar Fira.
" Hilang memang karena sudah di isi itu" Ujar Ummah Fatimah.
" Hehehe iya benar ummah" Kata Sinta.
" Habis ini kami balik ke Jakarta ummah" Ucap Cakra.
" Kok cepat sekali" Kata ummah di sela makanya.
" Anak-anak besok Sekolah ummah" Jawab Dazian.
" Aksa juga balik le? " Tanya ummah Fatimah.
" Nggeh ummah" Jawab Aksa.
" Mau di antar Sa? " Tanya Gus Iqsa.
" Gak perlu bang Aksa ikut sama yang lain aja" Kata Aksa.
Setelah makan mereka duduk sebentar sambil mengobrol. Hingga pukul 15;07 mereka semua pamit pulang ke Jakarta.
" Ya sudah kalian hati-hati ya, bawa mobilnya santai aja " Kata ummah.
" Ngeh mah, kalau gitu kami semua pamit dulu" Ujar Aksa.
" Assalamu'alaikum " Ucap mereka kompak. Lalu mencium tangan ummah Fatimah, abah Imron, dan gus Iqsa.
" Walaikumsalam " Jawab Gus Iqsa, abah Imron, ummah Fatimah, dan yang lainnya.
6 buah mobil berjalan bergiringan menuju Jakarta, Aksa satu mobil dengan Queen dan Sagara. Dan Sagara mengantarkan Aksa sampai di depan apartemen nya .
Pagi ini Queen Dan Sagara sudah bersiap pergi ke sekolah, mereka memakai seragam lengkap. Karena hari ini ada upacara.
Mobil Sagara pun sampai, mereka berdua langsung keluar dari Mobil. Di samping mereka sudah ada geng Alaska, serta 3 inti Azzura rose.
" Untung belum telat" Gumam Queen. Berjalan menuju Lapangan dan di ikuti oleh para lelaki di belakang, bahkan gaya mereka sudah seperti bodyguard.
Saat upacara berlangsung Queen berdiri di tengah di samping nya ada para lelaki inti Azzura rose dan inti Alaska. Padahal Queen sudah berdiri di tengah tapi dia masih saja merasa kepanasan, ya karena pagi ini matahari sangat terik. Queen sedikit merasa pusing dan mual.
," Queen lo gak papa? Muka ko pucat banget njirr" Ujar Maira yang berada di sebelah Queen merasa khawatir.
," Gue pusing Mai" Jawab Queen lemah, setelah mengatakan itu Queen langsung ambruk jatuh pingsan. Membuat Maira di sebelah nya pun kaget. Begitu pula Sagara , inti Azzura rose dan inti Alaska.
Sagara ingin Menghampiri Queen untuk membawa nya k Uks, tapi di kalah cepat karena Queen sudah ada dalam gendongan Aksa. Di ikuti Sagara, Kenzo, Jofa. Tanpa takut terkena hukuman karena para guru tau 3 inti Azzura rose itu keponakannya yang punya sekolah. Sedangkan Sagara dan Queen masih menutup identitas mereka.
Sesampainya nya di UKS Aksa langsung merebahkan tubuh Queen di atas brankar dengan Hati-hati. Sagara yang juga ikut masuk ke UKS langsung memanggil dokter yang sedang berjaga.
" Ade bangun jangan bikin abang khawatir " Ujar Kenzo
Seorang dokter wanita datang bersama Sagara, dan langsung memeriksa Queen.
" Asam lambungnya naik, dan dia kelelahan kurang istirahat" Ujar dokter.
" Adik saya gak papa kan dok? " Ujar Sagara khawatir.
" Tidak apa-apa sebentar lagi juga di akan sadar dan langsung berikan obatnya, setelah itu baru dia bisa makan" Jawab dokter tersebut.
" Iya dok kalau begitu terimakasih " Ucap Aksa , dan dokter wanita itu pun pun langsung mengangguk dan pamit.
" Saya permisi " Ucap dokter.
" Ueeghhh" Lebih Queen Sambil membuka matanya. Menekan keningnya dengan tangan karena kepalanya terasa masih pusing.
," Queen lo sadar ? " Tanya Aksa.
" Ade" Panggil Kenzo
," Ka Queen " Kata jofa
" Mana yang sakit Ade, bilang sama abang? Kita ke rumah sakit aja ya " Cecar Sagara merasa khawatir.
," Satu abang, Ade masih pusing " Ujar Queen.
"Maafin abang, abang cuman khawatir" Kata Sagara.
Rakha datang membawa makan yang tadi di belinya,
" Ade minum obat dulu, habis itu baru makan" Kata Kenzo.
" Nih makan dulu" Kata Rakha Menyodorkan bubur dan menyuapi Queen. Queen pun membuka mulutnya menerima suapan dai Rakha.
" Biar gue bantu nyuapi Queen " Ucap Aksa. Tapi baru beberapa sendok Queen sudah menghentikan makamnya.
"Udah Sa gue kenyang" Ujar Queen, Aksa oun mengangguk kemudian memberikan Queen minum.
,"abang ke kelas aja nanti istirahat ke sini lagi " Kata Queen pada Sagara.
" Biar gue yang temenin Queen di sini Gara" Kata Aksa.
" Ya sudah abang paham kok kalian ingin waktu berdua"kata Sagara menggoda Aksa dan Queen.
"Mana ada " Bantah Queen.
" Gue titip Ade gue yang bandel ini ya Sa" Kata Sagara
" Jangan di apa apain ka Queen " Timpal Jofa membuat Aksa terkekeh kecil. Melihat raut Jofa yang mengancam.
"Udah sana masuk" Kata Queen. Sagara , Kenzo, Rakha, dan Jofa pun langsung melenggang pergi menuju kelas mereka masing-masing.
Queen kembali tertidur setelah meminum obat tadi, Dan Aksa duduk di di samping brankar Queen. Menatap wajah cantiknya Queen yang sudah terlelap. Tangan Aksa tanpa sadar membelai rambut Queen. Hingga tangan Aksa menyentuh bibir Queen sehingga Queen merasa terusik.
" Aksa" Kata Queen dengan suara seraknya.
" Sorry, gue ganggu lo" Ucap Aksa pada Queen lembut dan Queen hanya menggeleng.
" Kenapa? "Tanya Aksa pada Queen.
"Queen mau pulang aja di sini bosen" Jawab Queen.
"Ya sudah gue anter" Ucap. Aksara.
Queen mengangguk kecil kemudian turun dari atas brankarnya.
" Biar gue gendong" Ucap. Aksa
" Yakin, emang lo gak kuat gendong gue sampai parkir " Kata Queen.
," Gendong lo keliling dunia lun gue sanggup " Jawab Aksa serius.
, " Alah Gus gombal lo"Kata Queen terkekeh laku naik ke atas punggung Aksa , dan memeluk leher Aksa dari belakang.