
Kringggg... Bell istirahat.
" Baiklah anak-anak kita lanjut kan lagi besok , selamat istirahat' ucap bi Mita mengakhiri pelajaran.
" Kantin kuy" Ajak Maira dengan suara keras.
" Lu Mai toanya di kurangin napa " Sahut Ino.
" Protes mulu hidup lu! Mulut gue, pita suara gue, ngurusin mulu " Ujar Maira kesal.
" Yee elah selow Mai" Kata Ino lagi.
" Kantin" Ucap Sagara. Menggandeng Raisya.
Suasana kantin yang awal nya sepi kini jadi ramai dengan kedatangan geng Alaska dan Azzura rose.
" Aaaaa kenzo ganteng banget "
" Kevin jodoh gue"
" Bian liat gue "
" Ya Allah massa depanku".
Begitu teriakan histeris para penghuni kantin.
" Pesan Bi! " Suruh Rangga.
" Kok gue sih, Ino nih" Tunjuk Bian.
" Kok gue Bryan noh" Tunjuk Bian.
Bryan yang malas berdebat dengan teman pun langsung berdiri memesan makanan.
" Bareng" Ujar Kevin.
Setelah selesai makan mereka menuju rooftop untuk bersantai.
" Hari ini jadi Paketu ke panti? " Tanya Bian.
" Ngapain ke panti? " Ujar Rakha.
"Biasa mau nyumbang" Sahut Ino.
" Gue ikut yah" Kata Maira.
" Ofa juga mau ikut " Ujar Jofa.
" Semua aja " Kata Sagara.
Setelah pulang Sekolah mereka langsung menuju panti asuhan harapan kita
" Kita mampir dulu " Ajak Queen berhenti di salah satu pusat perbelanjaan.
Mereka kompak membeli berbagai macam mainan, baju anak-anak, serta bahan pokok makanan.
" Semua udah lengkap makanan udah baju sama mainan juga " Kata Raisya. Setelah itu mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju panti.
30 menit kemudian mereka sampai.
" Assalamu'alaikum " Ucap mereka kompak.
" Waalaikumsalam, masaAllah selamat batang" Ujar ibu panti menyambut mereka.
" Kami datang bu" Ujar Ino riang.
"Anak-anak lihat siapa yang datang" Panggil ibu panti.
" Biar kami yang mendatangi mereka bu" Ujar Aksa.
"Baiklah kalian masuk saja mereka pasti sedang berkumpul ditaman belakang ayo ibu antar" Ujar ibu panti.
Sejurus kemudian mereka sudah berjalan di antar ibu panti, meraka yang belum pernah ke panti curi- curi pandang, bangunan ini cukup luas memiliki kebun dan juga taman kecil, ada aura kehangatan yang terpancar di dalamnya.
Mereka sampai di taman, ibu panti pun kembali mengumumkan kedatangan mereka. Hingga anak-anak mulai berkumpul di depan.
" Wah kaka tampan datang lagi " Ujar salah seorang anak.
" Mereka juga membawa kakak cantik," Katanya.
" Kakak ada main lo dan cemilann ada yang mau? " Ujar Queen berbicara sedikit keras.
" Mau" Ucap mereka kompak.
"Ambil kemarin dan Berbaris yang rapi ya" Kata Raisya.
Sementara Indah dan Maira juga membagi baju baru untuk anak-anak .
Sedangkan para lelaki kembali ke mobil, untuk mengambil bahan pokok untuk mereka bawa ke dalam panti.
" Ini bu sedikit dari kami " Ujar Sagara menyerahkan nya.
" Ya Allah repot-repot" Ujar ibu panti tak enak.
" Gak repot kok bu, dan ini ada sedikit lagi" Kata Aksa menyerahkan amplop coklat pada ibu panti.
" Apalagi ini? " Kata ibu panti
" Sedikit bu buat jajan anak-anak , di terima ya bu" Kata Aksa.
" Apanya yang sedikit ini buat bayar spp mereka juga cukup" Kata bu panti.
Geng Alaska memang sering memberikan santunan di panti tersebut, hingga mereka tak pernah sama sekali kekurangan.
" Kita pamit ke taman ya bu mau liat anak-anak " Ujar Aksa.
" Silakan " Ucap Ibu panti.
" Telima Kasih ya kakak-kakak cantik" Kata orang bocah laki-laki umur 3 tahunan.
" Ya ampun kamu lucu banget, siapa nama kamu sayang? " Tanya Queen.
" Nama aku kalel ka " Jawabnya.
" Oh kalel " Ujar Queen.
" Bukan kelel tapi kalel " Ujar nya cadel.
" Iya kalel kan " Kata Queen.
" Maksudnya karel ka " Ujar salah seorang anak yang lebih dewasa
" Oh hehehe, karel ya ? " Tanya Queen.
" Iya kalel " Ujar karel.
" Lucunya " Gemas Queen mengunyel ngunyel pipi karel .
" Ka Raisya bikin bayi dong biar Queen punya ponakan yang lucu" Celetuk Queen pada Raisya.
" Sabar ya masih proses" Bukan Raisya yang menyahutnya melainkan Sagara yang datang dengan para lelaki.
" Kamu mau bayi sayang ayo kita bikin" Ajak Aksa.
" Yeeee, si Paketu" Kata Ino.
" Nikah dulu" Queen menyentil dahi Aksa.
" Ya udah nikah sekarang " Kata Aksa di luar nurul eh maksud nya di luar nalar.
" Ngomong nya gampang banget Paketu " Sahut Bian.
" Emang" Ujar Aksa dengan muka tengil nya.
" Kok gue kesel ya liat muka tengilnya bos" Kata Bryan.
" Sama padahal jarang-jarang lo bos begitu " Timpal Rangga.
" Maklum ada pawang nya " Kata Ino.
Puas bermain di panti mereka pun pamit pulang pukul 17;37 sampai di rumah. Tapi baru saja Sagara masuk kedalam rumah ponselnyanynag berad di saku bergetar dengan nada yng berbeda langsung di angkat nya.
" Halo om Rian " Kata Sagara mengangkat panggilan . Yang menelpon Sagara adalah Rian, bawahannya nana sewaktu di Black Devil. Kini meskipun Nana sudah berpulang Rian masih setia, bahkan kini dia menjadi orang kepercayaan nya si kembar mengurus usaha casino mereka yang ada di London.
" Kami akan segera kesana " Ujar Sagara mematik sambung telponnya.
" Ada apa bang? " Tanya Queen.
" Ada masalah om Rian minta kita kesana " Jelas Sagara.
" Kabari yang lain kita berangkat pukul 10 nanti malam." Ujar Sagara lagi.
Queen pun mengotak atik ponselnya, memberi kabar pada Rakha Kevin, kenzo dan juga Jofa.
" Kamu mau kemana? " Tanya Raisya pada Sagara setelah mereka masuk kamar.
" Aku izin ke London , bersama Queen dan inti Azzura rose " Ujar Sagara.
" Lama gak? " Tanya Raisya.
" Paling lama seminggu " Ujar Sagara memeluk istri nya
Sudah jam 22:34 setengah jam perjalanan mereka menuju tempat helikopter yang akan mereka gunakan, Malam ini juga mereka berangkat, menggunakan heli.
" Abang titip Raisya dad" Kata Sagara, Sagara sangat ingin membawa Raisya, tapi jika masalah belum selesai itu masih belum aman untuk Raisya yang cuma gadis biasa.
." Tenang aja ada daddy, atau kalau bosen nanti daddy ajak Raisya ke rumah oma" Ujar Cakra.
" Kamu hati-hati " Ucap Raisya.
" Iya sayang "
Cup Sagara mencium kening Raisya.
" Lo udah siapin apartemen buat kita tinggali? " Tanya kenzo saat ini mereka sudah berada di dalam helikopter.
" Sudah om Rian udah nyiapin semuanya.
" Enggak ke mansion uncle Cakra? " Tanya Rakha.
" Terlalu jauh" Ujar Sagara.
Di sisi lain Aksa merebahkan dirinya di kasur, mengecek notifikasi pada aplikasi watsapp nya, namun nihil. Tidak pesan dari Queen.
Tunangan nya tersebut tidak menghubungi nya dari mereka pulang panti tadi sampai sekarang.
Lalu Aksa memutuskan untuk menelpon Queen , bahkan sudah 4 kali namun masih tetap tidak di angkat.
." Apa sudah tidur? " Ucap Aksa memejamkan kmatanya perlahan dia pun tertidur.
Perjalanan yang harus memakai waktu 17 jam kini hanya 13 jam saja karena mereka menggunakan helikopter.
Pukul 11 siang waktu Indonesia helikopter merwka mendarat diatas gedung apartemen yang memiliki akses helikopter.
Dan segera turun menuju unit apartment yang sudah di siapkan.
" Lo udah ngasih tau Aksa? " Tanya Sagara.
" Udah Queen kirim pesan " Jawab Queen.
" Gawat!