
Saat ini Cakra berada di kantornya, bergelut dengan beberapa laporan yang perlu tanda tangannya.
" Ini semua gara-gara Tio cuti aku jadi sangat sibuk" Ujar Cakra.
Flashback on.
" Bos saya besok izin ya cuti 1 hari! " Ujar Tio.
" Tumben minta cuti? " Tanya Cakra. Menatap heran Tio.
" Anu bos, saya mau kencan" Jawab Tio , agak malu-malu.
"Aku turut senang akhirnya kau bisa memiliki pasangan juga, sempat ku kira kau belok" Kata Cakra, sedikit tertawa.
" Saya masih normal bos, sangat normal malahan" Tak Terima dengan perkataan Cakra.
" Iya iya baiklah saya izinkan " Ujar Cakra.
" Makasih bosque " Ucap Tio dengan senang. Akhirnya besok dia bisa pergi kencan juga sama kekasih barunya.
Flashback end.
Tok..
Tok...
" Permisi tuan" Ucapnya.
" Masuk" Perintah Cakra. Masuklah seorang wanita yang menjabat sebagai sekretaris Cakra, bernama Vivian dia sudah 8 tahun jadi sekertaris Cakra. Pekerjaan dan sikap yang bagus hingga Cakra mempertahankannya sampai sekarang. Tidak seperti sekertaris nya terdahulu yang mirip seperti ja**ng mencari mangsa.
" Ada apa? "Tanya Cakra tanpa mengalihkan tatapan dari berkas di hadapannya.
." Pukul 1 jam lagi tuan ada jadwal rapat dengan bu Kayla dari Ar entertainment di restoran Raise" Lapor Vivian.
" Baiklah, persiapkan saja" kata Cakra.
" Baik tuan, saya permisi " Ujar Vivian.
30 menit berlalu Cakra bersiap pergi menuju restoran Raise sendiri tanpa Vivian sekertaris nya. Walaupun Cakra datang tepat waktu, tapi wanita yang menjadi rekannya datang lebih dulu. Kayla Panduwinata wanita itu berumur 35 tahun tersenyum senang menyambut kedatangan Cakra.
" Mari tuan Cakra " Kata Kayla mempersilahkan Cakra duduk.
"Terimakasih " Ucap Cakra.
" Bagaimana kalau kita makan dulu , sebelum membahas pekerjaan " Saran Kayla. Tepat sekali sekarang pukul 1 siang jamnya untuk makan siang.
" Boleh" Kata Cakra. Cakra pun memesan pasta tanpa minuman untuk menghargai Kayla,karena di atas meja sudah tersedia jus jeruk yang tadi lebih dulu di pesan oleh Kayla.
Kayla pun memesan stik wahyu, eh maksud nya stik wagyu A5.
" Mari makan" Ucap Kayla.
Cakra pun mengangguk lalu memakan pastanya dengan lahap. Hingga suapan terakhir dan meminum jus jeruk sebagai penutup.
Kayla yang melihat Cakra meminum jus jeruk nya sampai tandas tersenyum tipis. Kerena jus jeruk nya sudah ia campurkan dengan obat tidur.
Piring-piring dan gelas bekas makan mereka sudah di ambil oleh pelayan restoran.
" Kita lanjutkan pembahasan...." Kata Cakra.
Cakra merasa mengantuk sekali.
" Mata ku kenapa berat sekali, rasanya sangat ngantuk " Batin Cakra.
"Obatnya sudah bekerja" Batin Kayla tersenyum senang.
Tanpa Kayla sadari Cakra sempat melihat senyum dari Kayla.
" Wanita sia*an berani sekali menjebak ku" Batin Cakra. Lalu segera Cakra berdiri membawa tasnya.
" Saya permisi " Ucap Cakra. Dia harus cepat pergi dari restoran tersebut, sebelum kesadaran hilang sepenuhnya. Dengan langkah sedikit berlari Cakra keluar menuju parkiran.
" Tuan... Kita belum selesai " Panggil Kayla terkejut dengan sikap Cakra yang tiba-tiba pergi begitu saja. Di kejar pun tak sempat Cakra sudah menghilang, entah kemana Cakra larinya.
" Apa dia menyadari nya" Kata Kayla bicara sendiri.
"Hah, sial*n, pokoknya Cakra harus jadi milikku" Ujar Kayla. Sebenarnya rencana Kayla setelah memasukkan obat tidur dalam minuman Cakra. Berniat membawa Cakra ke hotel dan memfoto diri ya dengan Cakra sehingga dia bisa dengan mudah mendapatkan Cakra walaupun dengan ancaman nantinya. Namun sekarang usaha sia-sia sepertinya Cakra menyadari rencananya.. Siapa sih wanita yang bisa menolak pesona bapak Cakra orang terkaya menempati urutan no 2 ,bahkan di usianya yang hampir 40 tahun tak mengurangi ketampanan nya
Cakra berlari ke parkir mobilnya tanpa sengaja dia menabrak seorang wanita yang baru keluar dari mobil.
Karena Cakra sudah merasa lemah akibat dari minuman tadi dia pun langsung terjatuh.
" Ya ampun maaf" Ucap wanita tersebut, berniat membantu Cakra berdiri. Namun matanya Cakra sudah tak dapat di tahan lagi kepala pun terasa berat. Cakra menggelengkan kepalanya berusaha menahan kantuk yang teramat di sertai rasa panas.
" Hei kau kenapa ? " Tanya perempuan tersebut .
" To-long! " Ucap Cakra sebelum akhirnya dia menutup matanya dengan sempurna.
" Hei bangun.. " Panggil wanita tersebut menepuk-nepuk pipi Cakra.
" Aku harus bawa dia ke RS " Ucapnya, mencari bantuan untuk mengangkat Cakra ke dalam mobilnya
" Mas! " Panggil nya pada seorang yang ada di parkiran mobil tersebut.
" Ada apa mba? " Tanya mas masnya.
" Tolong mas bantu saya angkat dia ke mobil" Ujar wanita tersebut.
" Kenapa bapak ini? " Tanya masnya sambil mengangkat Cakra ke dalam mobil wanita itu.
" Gak tau mas, Tiba-tiba saja pingsan " Jawabnya.
" Makasih ya mas " Ucapnya setelah memasukkan Cakra ke dalam mobil di kursi samping pengemudi dan memasang sabuk pengaman.
"Sama-sama mba " Ucap masnya. Meninggalkan wanita tersebut.
" Aku harus bawa di ke RS " Gumamnya, lalu tancap gas menuju rumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit Cakra langsung di bawa masuk ke UGD di tangani dokter, wanita tersebut masih menunggu nya dan juga mengurus semua administrasi.
Dia duduk di kursi depan ruang UGD menunggu dokter keluar.
Ceklek...
Dokter pun keluar di sertai perawat.
" Gimana keadaan nya dok? " Tanya wanita tersebut pada dokter.
" Sudah baik, beliau seperti habis minum obat tidur dan sedikit obat perangsang, tapi tenang saja kami sudah memberi penawarnya, mungkin sebentar lagi pasien akan sadar " Jelas dokter.
" Syukur lah, terimakasih dok" Ucapnya.
Wanita itu masuk ke dalam ruangan untuk melihat keadaan Cakra dengan tangan kirinya menenteng tas Cakra.
Dia duduk di kursi di samping ranjang sambil memainkan ponselnya.
" Ueeegghh," Leguh Cakra.
" Kau bangun, aku akan memanggilkan dokter " Ucap. Wanita tersebut, berjalan keluar ruangan.
Dokter pun datang dengan seorang perawat.
" Saya periksa dulu ya pak" Ujar dokter tersebut.
" Kondisinya sudah baik, pasien sudah bisa pulang setelah infusnya habis " Kata dokter.
" Terimakasih dokter " Ucap wanita tersebut.
" Sama-sama, kalau begitu kami permisi " Pamit dokter.
" Terimakasih " Ucap. Cakra pada wanita tersebut.
" Sama-sama " Jawab nya sambil tersenyum
" Cantik " Batin Cakra.
"Oh ya ini tas mu" Kata wanita tersebut meletakkan tas Cakra di meja samping.
" Kau sudah tak apakan kalau begitu saya pamit , oh ya semua administrasi sudah Saya bayar semua menggunakan kartu anda maaf saya lancang " Kata wanita tersebut.
" Iya tak apa sekali lagi Terima kasih mba.. " Gantung Cakra.
" Aisyah, panggil saya Aisyah " Ucap wanita cantik tersebut.
" Terimakasih mba Aisyah " Ucap. Cakra tersenyum.
" Sama-sama saya pamit dulu, soalnya ada urusan " Ujar Aisyah tersenyum ramah.