Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
BBQn



"Saya tetap menolaknya "Kata Aksa tak mau basa-basi.


" Gus keterlaluan " Kata Mei malu, lalu menyeret langkah pergi dari sana.


Pppfftt.


Queen menutup mulutnya menahan tawa supaya tak kelepasan.


" Sudah puas sayang, keluar lah." Kata Aksa dia tau Queen sedari tadi mengamatinya.


" Hahhahaha" Tawa Queen pecah , saat keluar dari balik dinding.


" Laris manis ya Gus Aksa " Kata Queen di sela tawa.


" Kamu pikir aku lagi jualan yank" Ucap Aksa.


" Enggak sih, siapa sih yang bisa menolak pesonanya Gus Aksa " Ujar Queen berjalan berdampingan dengan Aksa.


"Termasuk kamu kan! " Timpal Aksa.


"Iya deh Gus Aksa yang tampan" Kata Queen dengan nada mengejek.


Puas berkeliling mereka kembali dan bersiap pamit, untuk kembali ke jakarta.


" Kami pamit Ummah, abah, bang Iqsa" Ucap Aksa. Mengalami mereka semuanya di susul dengan Queen ikut mengalami mereka juga.


" Kalian hati-hati ya" Kata Ummah Fatimah.


" Sampai kabarin kita " Ucap Gus Iqsa.


" Ngeh Ummah, abang" Jawab Aksa dengan sopan.


Tengah hari mereka sampai di mansion Cakra.


" Yuhuuuu Queen pulang!! " Teriak Queen masuk ke dalam mansion, di ikuti Aksa di samping nya.


" Kok sepi ya? " Tanya Queen.


" Kan ini masih jam sekolah sayang" Sahut Aksa.


" Oh, astaga, kau lupa, " Kata Queen menepuk jidatnya.


" Hei jangan di tepuk, nanti kening kamu sakit sayang" Ujar Aksa mengelus kening Queen.


" Duduk dulu ya , aku bikinin kamu minum" Kata Queen menyuruh Aksa duduk di sofa sambil menunggunya membuat kan minuman.


Sambil menunggu Queen Aksa memainkan ponselnya. Queen datang membawa 2 gelas minuman saja, Karena cemilan nya sudah tersedia di atas meja.


" Sayang gimana kalo nanti malam kita barbeque an" Ujar Queen.


" Boleh tuh, aku ajak inti Alaska gimana? " Ujar Aksa menanyakannya pada Queen.


" Boleh makin banyak kan makin rame " Ujar Queen, duduk di samping Aksa.


" Sekalian Indah sama Maira yank " Kata Queen lagi


Sama seperti Aksa Queen juga memberi kabar pada inti Azzurra Rose untuk ngumpul di mansion buat pesta barbeque .


Squad Azzurra Rose


" Jangan lupa pulang sekolah ke mansion kita barbeque an " Pesan Queen di grup dengan emoticon mata mengedip sebelah.


Ting


Ting


Ting...


Sagara, Kenzo, Rakha, Kevin dan Jofa. Langsung membuka ponsel mereka setelah mendapat kan notifikasi khusus. Yang mereka kira ada masalah urgent, ternyata Queen mengajak mereka semua untuk kumpul barbeque an.


Queen berjalan ke dapur menghampiri ketua pelayan.


" Bi bahan buat barbeque an ada gak? " Tanya Queen .


" Ada non, kebetulan bibi tadi baru belanja bahan makanan" Jawab bibi.


" Nanti sore tolong siapin bahan buat barbeque an di belakang ya bi" Ujar Queen.


"Baik non" Jawab bibi.


Pulang sekolah mereka semua langsung tancap gas menuju mansion Cakra.


Para inti Alaska yang belum tau mengikuti inti Azzurra Rose dari belakang. Tak lama rombongan inti pun sampai.


" Yuhuuuu Queen kami datang!!! " Teriak Rakha.


" Masuk guys anggap aja rumah sendiri " Ajak Sagara pada inti Alaska yang belum pernah ke mansion Cakra.


" Bokap lo mana Gar? " Tanya Bian oada Sagara.


" Paling masih di kantor " Jawab Sagara.


" Hai semua nya" sapa Queen yang menunggu mereka sedari tadi.


" Lama banget lo libur, kita kita jadi pada kangen " Kata Maira.


" Kalo gue sih kangen sama makanan yang ada di kantin" Jawab Queen.


" Lo mah, makan mulu" Ujar Indah.


" Jangan salah makan juga bisa membuat kita bahagia lo" Kata Queen. Menarik mereka masuk ke dalam lift.


" Eh, kita mau kemana? " Tanya Maira.


" Kamar gue, ganti baju kalian massa kita mau barbequean pakai seragam" Ujar Queen.


" Iya betul juga" Kata Indah.


Setelah masuk kamar Queen mengajak merek ke walk in closed.


" Pilih itu semua masih baru" Kata Queen. Menyuruh Maira dan Indah.


Setelah berganti pakai mereka di bawa Queen menuju halaman belakang.


"Wah ternyata udah di siapin" Kata Ino.


Aksa mulai memanggang daging dan juga sosis, Queen mendekati Aksa.


" Aku bantuin ya yank" Tawar Queen, Aksa tersenyum dan mengangguk mengiyakan.


" Mending kita mabar yu guys, selagi nunggu paketu manggang daging" Kata Bian.


"Lo emang anak buah yang tak tau diri" Ujar Rangga.


Bian melirik Rangga yang tengah berdua dengan indah duduk di kursi bawah pohon mangga.


" Ye elah udah mojok aja lo" Kata Bian tak habis pikir.


" Dede Maira mending sini mojok sama abang" Kata Ino menggoda Maira


" Ogah mending gue nyamperin Sagara dan yang lain" Kata Maira, bisa gila dia di goda terus sama buaya cap rinso.


" Udah mateng sayang bantu aku ambilin piring" Kata Aksa tangannya mengangkat daging dan sosis yang baru matang lalu menaruhnya ke dalam piring.


" Makan sayang " Ucap Aksa, Queen membuka mulut nya menerima suapan daging dari Aksa. Tanpa meniupnya dulu. Alhasil dia pun kepanasan.


" Awww , panas" Ringis Queen.


" Maaf sayang aku lupa" Ujar Aksa langsung meniup daging di tangan nya baru dia menyuapkannya pada Queen. Dan Queen membuka mulutnya tanpa canggung.


"Enak banget yank, nanti sering-sering masakin buat aku" Cicit Queen.


" Tentu, tunggu kamu jadi istri ku nanti sayang " Ujar Aksa membuat Queen memerah seperti kepiting rebus.


Kevin yang Sedang duduk di atas tikar dengan yang lain pun berdiri menghampiri Aksa dan Queen yang asik memanggang.


" Duduk dulu sa ajak Queen biar Queen yang gantian memanggang" Kata Kevin.


" Bang kev memang terbaik " Puji Queen.


Sedangkan Bryan dan Rakha dan Bian sedang berdebat tentang game yang mereka mainkan.


," Jangan sliding, gue bilang jangan di sliding " Geram Bian.


"Ya kalau gak di sliding kalah nanti gue " Jawab Rakha.


," Pakai suap - suapan segala" Kesal Jofa laa Queen dan Aksa.


" Aduh bayinya Queen sini. Ka. Queen suapi " Kata Queen pada Jofa yang terlihat kesal.


"Bang Gara sama. bang ken coba juga. " Kata Queen. Menyuapi mereka satu- satu.


" Aku juga mau yank" Ujar Aksa dengan cemberut, mereka yang melihat wajah Aksa seketika ingin muntah di buatnya. Wajahnya yang biasanya dingin tanpa ekspresi kini malah cemberut seperti bayi yang tengah merajuk.


" Aaaa" Ucap Queen menyuapi Aksa. Dan Aksa. Menerima nya dengan senang hati.


Kevin dayang menghampiri mereka yang tengah berkumpul duduk di tiker yang lumayan luas untuk menampung mereka.


"Udah mateng semua" Ucap Kevin menaruh daging dan sosis di depan mereka.


" Wih, Kevin emang chef yang handal puji" Ino.


" Yaiyalah emang elo kerjaan cuma di duduk aja sambil makan" Kata Maira


," Gak ngaca mba! " Cibir Ino balik.


" Udah makan- makan gak usah ribut " Lerai Sagara.


Mereka semua langsung memakan dangin dan sosis yang baru saja di panggang oleh Kevin. Mengobrol dengan asik dan di bumbui perdebatan Ino dan Maira.


" Gak usah terlalu dekat sama pasangan, entar mereka keganggu " Ujsr Ino mulai lagi pada Maira


" Baygon" Ucap Ino lagi.


"Kalo gue baygon lo nyamuknya, biar gue bikin mati lo! " Tekan Maira. Membuat Ino kalah telak sama kena mental.