Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
season 2 Hampir



" Siapa gadis itu? " Batin Anin menatap Queen.


" Maaf tolong minggir gue mau duduk samping Aksa ! " Surunya dengan suara yang sedikit keras Anin pada Queen.


Azzura rose menatap Anin tak suka, begitu pula inti Alaska, bahkan para murid yang ada di kantin ikut mendengar ucapan Anin.


' cari masalah tuh mubar'


' berani banget dia ngusir princes nya azzura rose'


Bisik-bisik penghuni kantin terdengar sampai ke telinga Anin, tapi tetap saja Anin lebih memilih menulikan telingannga menurutnya tak penting.


" Siapa lo nyuruh gue minggir? " Ucap Queen.


" Aku Anin teman dekatnya Aska " Jawab Anin.


" Emang iya Aks? " Tanya Queen.


"Enggak! " Jawab Aksa, tanpa beban.


" Lo ko gitu Aksa " Ucap Anin dengan nada merajuk.


"Udah nin sini aja ngumpul sama kita " Ajak Ino.


" Tapi gue maunya samping Aksa " Tolak Anin.


"Lo mau duduk di sini kan? " Tanya Queen.


" Iya " Jawab Anin di sertai anggukan.


" Ya udah " Kata Queen berdiri dari duduknya. Sambil mengkode azzura rose, dan Aksa untuk ikut pindah setelah Anin duduk.


" Thanks " Ucap Anin dengan senang, dia duduk di tengah-tengah Aksa dan Sagara.


" Hai gu...


" Cabut! " Satu kata keluar dari mulut Sagara memotong ucapan Anin , membuat azzura rose dan Aksa langsung pindah tempat duduk ke meja sebelah yang ada Queen.


" Hahaha " Tawa inti Alaska.


" Kepedean sih " Kata Indah yang duduk di samping ayang nya .


"Awas lo cewe sia* an " Batin Anin.


" Lo ko pindah? " Tanya Maira yang datang membawa pesanan mereka di bantu mba kantin


" Makasih mba " Ucap Maira


" Sama-sama non" Jawab mba kantin, setelah mengantarkan pesanan Queen dan Sagara mba kantin pun kembali ke tempat nya.


" Jadi kenapa tumben pindah tempat? " Tanya Maira lagi.


," Tuh! " Queen menunjuk Anin yang tengah duduk sendiri di meja biasa nya azzura rose ngumpul.


," Sape tuh cewek? " Tanya Maira.


" Ceweknya Aksa " Jawab Queen.


" Enggak, mana ada! " Bantah Aksa dengan lantang. Menatap kesal ke arah Queen


" Hahha becanda gue, jangan ngambek dong kek anak gadis aja" Queen menggoda Aksa.


"Sok iye lo" Kata rakha.


Queen ingin mengambil sambal namun sambal ha lebih dulu di pindahkan Sagara juah dari Queen.


" Ih abang, Queen kan pengen pakai sambal" Rengek Queen.


" No" Tolak Sagara.


" Dikit aja ya, ya ya" Bujuk Queen dengan mata berbinar.


" Gak mempan" Ujar Sagara.


" Aku gak like sama abang" Kesal. Queen.


Pluk.


Kenzo meletakan sedikit sambal mangkok bakso Queen.


Cup


Queen mencium pipi Kenzo, membuat Sagara menatap iri.


" Sayang abang ken" Kata Queen.


Ken menaik turunkan alisnya mengejek Sagara.


." Cih" Decak kesal Sagara .


" Jofa juga mau cium ka Queen " Pinta Jofa.


" Ke sini" Ujar Queen.


Cup Queen mencium pipi kiri Jofa.


" Jofa juga dapat " Bangga Jofa dengan muka liciknya.


"Buat gue mana ? " Tanya Rakha.


" Lo mah sama bang Gara gak di ajak, hahahha" Tawa Queen senang.


" Murahan " Ucap Anin mengatai Queen


" Bilang aja iri! " Ucap Maira dengan keras.


" Gue iri , gak level " Kata Anin.


" Ngerasa lo padahal gue tadi ngomong sendiri " Kata Maira membolak balik tangannya, tanpa melihat ke arah Anin


" Awas aja lo cewek murahan" Gumam Anin.


" Uuuueee, kenyang" Queen bersendawa lalu mengelus perut nya.


" Jorok banget sih jadi cewek" Kata Anin di meja sebelah.


,Rakha dan Jofa menahan tawanya tentunya meraka tahu gaya makan Queen, sedangkan Sagara dan Kenzo hanya geleng-geleng kepala .


" Lo gak anggunly banget " Kata Rakha.


" Imut " Batin Aksara.


" Idih " Rakha hanya memanyunkan bibirnya.


"Gue mau balik kelas nih " Kata Queen.


"Ikut, udah hampir bell juga" Kata Maira.


"Ayo" Ujar Sagara.


" Udah selesai lo bang ? " Tanya Rakha.


" Udah " Jawab singkat Sagara.


Mereka pun keluar dari kantin kembali ke kelas. Maira , Indah dan Queen berjalan lebih dulu sementara azzura rose dan inti Alaska di belakang meraka sudah seperti bodyguard.


' Hai. Queen' sapa para murid yang berpapasan dengan mereka.


"Iya hai" Balas Queen dengan ramah.


Letak kelas 11 IPA 1 ada di lantai 2 bersebrangan dengan kelas Kenzo dan rakha, sedangkan si bontot jofa kelas nya di lantai 1 .


Queen berjalan menaiki tangga menuju lantai 2 .


Brukkk


Akhhhhhhh


Queen hampir terguling ke bawah kalau saja dirinya tidak berpegangan ke sisi tangga.


Bagaimana tidak hampir terguling, Anin dengan sengaja menabrakan dirinya ke Queen saat Queen baru saja manaiki tangga. Hingga dia sedikit oleng dan kaki nya terbentur di tangga.


" Queen ! Ade!" Teriak panik mereka terlebih azzura rose dan Aksa.


" Awwwww, sakit" Rintih Queen.


" Sorry gue gak sengaja habisnya lo Ngalangin jalan" Ujar Anin.


Tulang kering Queen sangat sakit, dan bisa di pastikan nanti akan lebam.


" Lo sengaja bang**t" Umpat Queen, emosi Queen benar-benar tidak bisa di bendung lagi untuk saat ini.


." Mana yang sakit de? " Khawatir Sagara.


" Kaki bang" Jawab Queen.


Queen bangun di papah Sagara dan Maira.


Queen berdiri di depan Anin berkacak pinggang. " Lo punya masalah apa sama gue, kenal juga enggak !! " Bentak Queen.


" Pengen gelut ayo, gak perlu main belakang " Kata Queen menyingsing lengan bajunya. Ingin berkelahi ala wanita, padahal dia bisa saja langsung menghajar Anin dengan mudahnya.


" Bringas banget sih, kaya gak punya attitude! !" Teriak Anin mengundang perhatian semua murid yang masih ada di luar kelas.


" Banyak omong lu" Queen menarik rambut Anin. Memberinya pelajaran.


Aakkhhhhh! Lepasin! " Teriak Anin kesakitan memegang rambutnya yang tiba-tiba di tarik oleh Queen.


" Mampus lu" Kata Rakha.


" Tarik yang keras ka Queen " Ujar Jofa.


"Kaki gue lecet tikus got gara-gara lo" Geram Queen. Terus menarik rambut Anin


" Lepasin..! " Bentak Anin. Queen dengan santai menambah tarikan , hingga kepala Anin tertunduk.


' bhahahhahahaaha'


" Queen di lawan , sumpah gue ngakak bet" Ujar Maira.


"Bener tuh, haha, haha" Sahut Bian.


" Sakit lepasin .... " Rintih Anin.


Queen menyeret Anin menaiki tangga sampai ke lantai 2 .


Brukkk


Queen membanting Anin dengan keras ke lantai.


" Hikss, hiks, sakit " Rintih Anin.


" Ih rambut lo rontok nih" Kata Queen mengibaskan tangannya.


"Ayo Queen kita ke UKS " Ajak Maira.


" Tapi ni kaki sakit" Kata Queen.


" Ye elah tadi aja gak ngerasa apa-apa lo jalan sambil nyeret Anin " Sahut Bryan.


" Baru berasa anying" Kata Queen.


" Aksa bantuin gue " Kata Anin memelas.


" Queen" Kata Aksara. Berlalu tanpa menghiraukan Anin dan menghampiri Queen.


"Dimana yang sakit? " Tanya Aksa


" Kaki gue " Kata Queen memperlihatkan pergelangan kakinya.


" Memar sia**n" Emosi Rakha kesal kaki putih mulus Queen jadi biru biru.


" Gue bakal kasih dia pelajaran" Kata Kenzo. " Jangan bang itu jatah ade" Kata Queen.


"Iya iya," Kata Kenzo.


"Gendong" Ujar Queen merentang tangan nya. " Sini sama abang" Kata Kenzo dan Sagara berbarengan .


" Jadi sama siapa nih? " Tanya Queen.


" Gue? "Ucap Kenzo dan Sagara lagi.


"Aksa gendong gue " Kata Queen.


Aksa pun menundukkan badannya, lalu menggendong Queen di belakang.


" Pasti tremor tuh gus Aksa " Bisik Bian.