Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
season 2 Aksara cemburu



Di hari bahagia Sean dan Melissa ini juga menjadi ajang berkumpul nya teman dan sanak saudara.


" Gue gak nyangka lo datang juga! " Ujar Fira mamanya Jofa. Memeluk seorang wanita cantik seumurannya


" Kalian jadi netap di Indonesia? " Tanya Sinta mamanya Rakha.


" Iya, opanya kevin minta suami gue buat ngurusin perusahaan yang ada disini! " Jawab wanita cantik tersebut.


."jadi kita bisa ngumpul kaya dulu lagi dong Nya! " Kata Fira.


Wanita tersebut adalah Anya Brata, sahabat nya Queen yang dulu pindah ke London setelah lulus SMA dan menetap disana.


" Makin bongsor lo Gab" Ujar Mahen menyapa teman lama nya Gabriel suaminya Anya .


"Jelas dong berkat servis dan perawatan dari gue" Sahut Anya.


" Hahahaa, kasi kita tips dong biar laki kita sama kaya laki lo yakan Fir! " Kata Sinta.


.pasalnya sekarang tubuhnya Gabriel rada gemuk dengan perut buncitnya, namun tak menghilang ke tampan dan gagahnya.


" Sering-sering di masakin " Jawab Anya.


" Si*l gue gak bisa masak njirrr! " Kesal Fira.


" Terus selama ini Mahen makan apa? " Tanya Anya.


" Ya pembantu lah Nya, kalo gak tuh si Mahen yang masak buat dia " Sahut Sinta terkekeh.


" Kau terlalu memanjakan dia Hen" Ujar Anya geleng-geleng tak habis pikir.


" Aku Terima dia apa adanya " Jawab Mahen merangkul Fira.


" Halah , bahasamu cok! " Ucap Gabriel.


" Eh, Anak-anak pada kemana nih? Tanya Sinta, menengok kiri dan kanan mencari para anak-anak.


" Anak lo mana Nya? , lama banget gue gak pernah liat" Kata Fira.


"Mungkin keliling cari sodaranya " Jawab Anya.


" Si kevin sekolahin di JIS aja , biar ngumpul sama sodaranya " Kata Mahen.


JIS singkatan dari Jakarta Internasional school.


" Gampang itu" Kata Gabriel.


Pukul 06: 16 pagi


Kring....


Kringg...


Kringg...


Bunyi alarm yang sangat nyaring nyatanya sangat cukup untuk membangunkan Queen dar tidur nyenyak nya.


" Hoaammmm" Queen menguap bangkit dari tidurnya menggerakkan badannya sampai terdengar bunyi kretek-kretek, anggap saja seperti itu.


Selepas itu Queen langsung menuju kamar mandi , setelah 30 menit kemudian Queen pun menyelesaikan acara mandinya. Setelah memakai seragam Queen pun duduk di meja riasnya di depan cermin memoles sedikit make up natural.


" Perfect " Ucapnya sambil memutar tubuhnya di depan cermin.


Tok


Tok


" Ade" Panggil Sagara mengetuk pintu kamar Queen.


" Iya bang tunggu sebentar" kata Queen.


Queen pun meriah tas sekolah nya yang berisi buku pelajaran hari ini dan bergegas membuka pintu kamar.


" Cantiknya Ade siapa ini" Puji Sagara.


" Ade ipul! " Jawab Queen asal.


" Siapa ipul? " Heran Sagara.


" Ya Ade bang gara lah " Ucap Queen terkekeh.


" Becanda mulu" Kata Sagara, mengacak-acak rambut Queen dengan tangan nya.


" Abang! , nanti rusak " Kata Queen cemberut.


" Ululuhhhh, sini abang sayang" Kata Sagara menggendong Queen ala koala. Queen yang di angkat pun diam saja, karena sudah terbiasa. Hingga mereka keluar dari lift dan menuju meja makan.


" Nanti , bentar lagi sampai " Kata Sagara.


" Queen kenapa Gar? " Tanya Aksa khawatir.


" Gak kenapa - napa " Jawab Sagara meletakkan Queen duduk di samping kursi Aksa.


" Biasa nak Aksa Queen sedang dalam mode manja " Sahut Cakra.


" Mana ada! " Bantah Queen. Setelah itu mereka makan bersama tanpa ada suara sedikit pun.


" Ade udah selesai " Kata Queen.


" Abang juga" Kata Sagara.


" Kita berangkat sayang" Ajak Aksa .


Sedangkan Sagara berangkat sendiri menggunakan mobilnya.


Di parkiran inti Alaska dan dan 3 Azzura rose dan Maira serta Indah berkumpul di lapangan menunggu kedatangan Queen Aksa dan Sagara.


Brumm


Brummm


2 mobil mewah memasuki area sekolah dan menuju parkiran.


" Woy. Weh! Seperti biasa dedek Queen sangat mempesona " Kata Bian.


" Kaka gue gitu" Bangga Jofa.


Tak lama sebuah mobil sport hitam masuk ke area sekolah dan parkir di samping mobil Sagara. Hal itu jelas membuat orang yang melihat nya menyerit bingung. Setelah mobil itu terparkir keluar lah seorang sosok yang menggemparkan Satu sekolah besar dan mewah itu, teriakan histeris mulai terdengar. Bagaimana tidak sosok tersebut juga memiliki wajah yang tampan rupawan. di tambah jaket hitam, serta kacamata hitamnya.


" Siapa sih? " Tanya Queen karena sosok tersebut membelakangi mereka.


Tepat saat sosok tersebut berbalik arah ke arah Queen dan yang lainnya. Gadis itu langsung membebelakkan matanya,di depan sana seorang pria tinggi dengan tubuh tegap dan wajah datarnya menatap ke arahnya memiringkan tubuhnya tersenyum, tak lupa pula kedua tangannya yang di rentangkan.


Queen tersenyum dan langsung berlari ke arah pria tersebut , tubunya mendarat sempurna di dekapan pria tersebut.


" Kau merindukan ku" Ucapnya lembut.


Teriakan histeris terdengar nyaring dari mereka yang menonton.


"Kenala gak bilang mau kesini? " Seru Queen meregangkan pelukanny pada Kevin. Ya pria itu adalah Kevin Demsi Carlson anak dari Anya dan Gabriel, sahabat Mommy nya si kembar.


" Siapa dia ? " Ujar Aksa menatap cemburu ke arah Kevin. Iya sangat ingin melerai pelukan Queen dan Kevin namun di tahannya karena Queen yang terlihat senang.


" Berani nya dia memeluk kesyangan gue " Kata Aksa kesal dalam hati.


" Kevin Demsi Carlson, sodara kita " Jawab Sagara.



"Abang! " Joda memeluk senang Kevin.


" Lo netap disini? " Tanya Sagara ynag melihat Kevin memakai seragam sekolah mereka. " Iya, padahal gue udah ada dari semalam waktu pernikahan uncle Sean " Kata Kevin.


" Tapi aunty Anya bilang lo gak ikut? " Sahut Rakha.


" Sengaja biar kejutan " Jawab Kevin.


" Welcome to jakarta bro" Ujar Kenzo menyalami Kevin ala lelaki di susul Sagara, dan Rakha. Setelah itu para inti Alaska , Indah dan Maira pun juga ikut berkenalan.


" Udah Sa lo gak perlu cemburu " Kata Sagara pada Aksa. Melihat muka Aksa yang sudah seperti lemper.


" Sayang.... " Panggil Aksa dengan muka cemberut.


" Si paketu kayanya kerasukan demit Bi! " Kata Ino pada Bian.


Para inti Alaska semuanya terkejut sama sikap Aksa yang mendadak sok imut kaya anak kucing minta di kasihani.


" Rukiyah njir" Kata Bryan.


Sedangkan Aksa yang di bicarakan mereka sudah menatap tajam pada para inti gengnya.


" Kenapa sayang" Jawab Queen, mengalihkan tatapan pada Aksa. Menghampiri Aksa dan merangkul lengannya.


Aksa yang tadi sedikit kesal langsung melunak, dengan senyum merekah di bibirnya, dengan sikap Queen. Kevin ynag melihat ade kesayangan nya walaupun buakn ade kandung.


Kevin turut senang Queen sangat di cintai oleh Aksa dan di perlakuan Aksa dengan baik. Dia pun tak perlu khawatir lagi dengan Queen yang sudah memiliki pacar.


" Bucin" Ucap Kevin melihat dia sejoli yang tengah di mabuk asmara.


" Gue rada merinding njir liat kelakuan paketu" Ujar Rangga pada yang lainnya dengan berbisik itu pun di iyakan oleh mereka.