
Queen dan Melissa asik mengobrol dengan senangnya, hingga tiba-tiba seorang wanita datang dari samping membawa segelas air dan..
BYURRR.....
" Arghh!" Teriak Melissa tak sengaja karena terkejut.
" Aunty" Ujar Queen. Ikut kaget dengan apa yang terjadi barusan sangat mendadak, hingga Melissa basah.
" Aunty gak papa " Kata Melissa
Queen menatap nyalang ke arah sang pelaku yng menyiram Melissa.
" Berani nya kau menyiram aunty ku! " Geram Queen sambil membantu Melissa melap pakaian nya yang sudah basah.
" Udah aunty gak papa " Tahan Melissa saat Queen ingin marah ke wanita tersebut.
" Kamu masa lupa sih sama tante aku Shela ! " Jawabnya dengan senyuman.
" Gue gak kenal! Sama ja** ng modelan lo! " Kasar Queen dengan menunjuknya.
" Aku calon istrinya Sean" Ujar Shela dengan angkuh.
Queen tersenyum sinis ke arah Shela yang terlihat sangat percaya diri, dengan bangga nya mengaku bahwa dia adalah calon istri Sean.
" Mimpi lo tante girang! " Kata Queen.
" Aku serius! " Ujar Shela.
" Bangun anying mimpi mu ketinggian! " Suruh Queen.
Queen memeluk lengan Melissa.
" Ini yang calon istri nya uncle Sean, jadi jangan halu lo! " Bentak Queen.
" Dia ini perebut calon suami orang jangan percaya kamu, dia ini penipu Queen sayang, jangan sampai keluarga kalian termakan jebakannya, dia hanya mau harta kalian! " Tegas Shela menunjuk Melissa.
Plak
Queen menapak tangan Shela yang menunjuk ke arah Melissa.
" Udah ade tenang" Ucap Melissa. Mengusap punggung Queen.
" Gak bisa aunty dia udah berani hina aunty " Kata Queen.
" Sok polos aslinya bejat! Dia dan keluarga nya paling juga mau nguasain harta kalian" Sindir Shela.
Plakkkkk.
" Kamu boleh hina aku, tapi jangan keluarga ku, kaya gak pernah di didik orang tua kamu? " Geram Melissa.
" Liat Queen, keluar kan sifat aslinya si miskin ini! " Ujar Shela. Memelaskan mukanya
" Ya si miskin ini juga masih punya Attitude! " Balas Melissa.
Queen tersenyum senang ternyata calon istri uncle Sean tidak selemah itu.
" Gue tuntut lo! Berani banget nampar gue" Ujar Shela memandang benci ke arah Melissa.
" Udah aunty tenang aja " Kata Queen.
Shelani Andira adalah anak salah satu dari kolega bisnis di perusahaan Sean, Shela pun sering bertemu dengan Sean karena dia sering ikut ayahnya jika ada keperluan di perusahaan Sean. Bahkan dia juga sering ikut andil menggantikan ayahnya di perusahaan. Shela memang pintar dan terlahir di keluarga kaya, namun sayang dia memiliki nol attitude.
Menurutnya yang paling utama ialah cantik, dan punya tubuh yang molek sehingga menjadi incaran para lelaki hidung belang. Tak jarang di juga rela tidur dengan rekan bisnis ayahnya hanya demi terjalin nya kerja sama saja. Hingga akhirnya dia bertemu Sean . Dia sangat tertarik dengan Sean, jika saja itu lelaki lain pasti saja selalu memandang nya dengan tatapan penuh nafsu, sedangkan Sean malah sebaliknya jangan kan tertarik menatap Shela pun Sean enggan. Shela selalu berusaha merayu Sean, agar Sean jatuh ke pelukan nya , namun sampai sekarang usaha masih belum membuahkan hasil. Bahkan dia sudah terobsesi dengan Sean.
Hingga Shela mendengar desas desus kalau Sean sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita. Dia pun sempat tak percaya dan membantah semua itu, sampai akhirnya hari ini dia bertemu Queen keponakan tersayangnya Sean, dan mendengar sendiri Queen menyebutkan hubungan Sean dengan gadis bernama Melissa tersebut.
Brukkkk...
Karena sudah geram Shela mendorong Melissa dengan keras sampai Melissa jatuh dan dahi sempat terbentur meja , dan sedikit robek. Darah pun mulai merembes di dahi Melissa.
" Aunty! " Panik Queen.
" Aunty gak papa" Lirih lemah Melissa.
BUGHhh.
Queen marah dan menghantam Shela dengan gelas yang ada di meja.
Pyarrrrrr......Bunyi pecahan gelas
" Arghhhh" Rintih Shela kesakitan kepala yang di pukul Queen dengan gelas kaca. Queen tak perduli toh wanita ja**ng ini juga yang mulai pikir Queen.
BRUKKK
Melissa jatuh pingsan mungkin akibat dari benturan tadi.
" Gue bakal aduin ini semua sama uncle Sean, liat aja konsekuensi yang bakal lo Terima. ! " Tekan Queen menatap nyalang Shela.
1 pengawal keluar di perintah kan Queen untuk menggendong Melissa dan membawanya ke rumah sakit. Meninggal kan Shela juga sama terluka di kepala.
" Hiksssss, maafin ade aunty gak bisa jaga aunty " Isak Queen di mobil.
Tuttt...
Tut.... Queen menelpon Sean.
" Halo de" Jawab Sean mengangkat telponnya.
" Uncle, hikssss maafin Queen " Tangis Queen.
." Hei kenapa ade nangis? " Tanya Sean.
," Aunty lisa uncle " Kata Queen.
" Kenapa dengan Melissa? " Tanya Sean sedikit khawatir.
" Aunty terluka uncle, sekarang Queen menuju rumah sakit Umum medika" Jawab Queen.
" Apa!! Uncle kesana sekarang " Kata Sean.
Tut.. Langsung memutuskan telpon nya sepihak.
Dan tak lama mobil Queen sampai di rs Melissa Langsung di bawa masuk ke UGD untuk ditangani. Bertepatan juga Sean sampai disana.
" Mana gimana ke adaan Melissa? " Tanya Sean pada Queen dengan raut paniknya.
" Masih di tangani dokter uncle " Jawab Queen.
" Gimana kejadian nya? " Tanya Sean.
Queen pun menjelaskan dan menceritakan semuanya yang tadi terjadi di food court tanpa ketinggalan satu kata pun.
Sean merasa geram tangannya pun mengepal.
"Maafin ade ya uncle, hiksss" Ujar Queen sedikit terisak.
" Ade gak salah" Ucap. Sean memeluk sang ponakan.
" Biar uncle yang balas " Kata Sean.
Sean mengeluarkan telpon genggamnya dan menelpon Farel asisten nya.
" Batalkan semua kerja sama dengan Dwitama grup" Tegas Sean. Setelah itu menutup telponnya menghampiri dokter yang sudah keluar dari UGD.
" Gimana keadaan nya dok? " Tanya Sean.
" Pasien baik sudah sadar,luka pun cuma luka ringan dan sudah bisa pulang" Jawab dokter.
" Terimakasih dok" Ucap Sean, kemudian masuk ke dalam UGD.
" Sayang" Panggil Sean.
" Kau gak papa" Jawab Melissa dengan senyumnya.
" Aunty mana yang sakit? " Tanya Queen.
" Gak ada ade" Jawab Melissa.
Di perusahaan Dwitama grup mengalami kepanikan akibat beberapa investor yang tiba-tiba menarik semua dana mereka.
"Apa yang terjadi kenapa semua investor menarik dana mereka? " Tanya Tama sang pemilik ayah ya Shela.
." Ini karena tuan Sean pratama menarik dana nya dari perusahaan kita tuan" Jawab asisten nya.
" Jika seperti ini perusahaan kita akan mengalami kebangkrutan " Jelasnya.
"Bagaimana bisa " Ujar Tama.
Sang asisten pun menjelaskan karena putrinya tuan Tama lah yang membuat masalah berani menyakiti calon istrinya Sean.
.dengan perasaan marah besar Tama pulang kerumah menghampiri Shela yang baru saja di obati dokter.
Plakkkkk tamparan keras di dapatkan Shela.
"Apa yang kamu lakukan mas? " Ujar ibunya Shela.
" Dia berani sekali menyakiti claon istrinya tuan Sean " Jawab Tama.
" Yang akan jadi istrinya Sean itu cuma aku ayahhh!!! " Histeris nya.
" Cukup!!! , berhenti mengganggu tuan Sean dan berkat ulahmu sekarang kita bangkrut " Jelas Tama.
" A-apa bangkrut? " Syok ibunya Shela.
" Ya tuan Sean menarik semua dana, hingga semua investor mengikutinya juga, ini semua karena anak manja mu itu" Geram Tama.
" Maafin Shela ya mah" Ujar Shela merasa bersalah.
" Terlambat " Kata Tama. Dan akhirnya Dwitama grup benar-benar bangkrut entah bagaimana nasib Shela dan keluarga.