Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
ternyata dia



Nana dkk memasuki kantin yang di penuhi para murid yang kelaparan ,dan Nana juga salah satu di antara mereka. Dia terlebih dahulu memesan makanan baru mencari tempat duduk. Setelah Nana dkk memesan beberapa makanan mereka mencari tempat dan menemukan kursi kosong di pojok seperti biasa. Meraka pun langsung menuju kursi yang kosong.


Tak berselang lama geng Tiger pun muncul dan menghampiri Meraka.


"Gaess Kita gabung ya?" Tanya Gabriel pada Nana dkk .


Nana pun hanya mengangguk, geng Tiger segera mengambil tempat duduk masing-masing, sementara Natan sudah duduk di samping Nana dari tadi tanpa di sadari sahabat sahabat nya itu.


"Sayang....." Panggil Natan ke Nana


"Hem" jawab Nana mode dingin.


Mendengar panggilan Natan ke Nana sontak membuat teman temannya terkejut.


" Anjayyy...... Kalian jadian?" Tanya Jay


" Yes" jawab Natan sambil bergelayut manja di samping Nana membuat teman temannya merasa agak geli dengan sikap Natan yang berubah setelah bersama dengan Nana.


" Gimana gimana, gua gak salah denger nih" kata Fira sambil mengorek telinganya


" Kapan Kalian jadian?"tanya Damian


" Ya kapan kapan " jawab Natan asal Nana pun hanya tersenyum menanggapi ucapan Natan.


"Gimana reaksi Sasa kalo di tau kalian jadian?tanya Anya


" Entah lah!!! Pasti ngamuk tuh anak"jawab Sinta


Nana pun hanya mengangkat bahu nya tanda tidak peduli sambil menikmati bakso yang di pesannya tadi.


" Ay aku mau dong" ucap Natan, Nana pun menyendok kan bakso dan menyuapkannya ke mulut Natan.


" Cih mataku ternoda dengan kemesraan kalian" ucap Gabriel agak kesal dia merasa jadi jomblo ngenes yang melihat totorial bermesraan dengan pacar ya walaupun ada teman temannya juga di samping.


Mungkin efek lama sendiri epribadih.


Sementara orang yang di sindir Gabriel acuh acuh menanggapi ucapan Gabriel sambil sedikit terkekeh.


BRAKKKK


Gebrakan meja membuat geng Tiger beserta Nana dkk terkejut ya Sasa dkk yang datang ternyata pemisah.


"Hey anak babi , udah gua bilang kan jangan Deket Deket baby gua lagi" ucap Sasa marah.


"Ke gatelan dia Sas" kata Maya


" Bener tuh" ucap Liana lagi membenarkan


" Eh kalo ngomong itu di filter dulu ya, btw Nana udah jadian loh sama Natan" ucap Fira sambil tersenyum yang membuat Sasa dan geng pun terkejut bukan main.


"GaK!!! Gak mungkin Natan mau sama di yang ****** murahan itu" marah Sasa


PLAKK...


Suara tamparan keras di pipi Sasa menggema di kantin, jika Kalian pikir pelaku nya adalah Nana kalian salah. Yang menampar Sasa ialah Natan, Natan marah bahkan sangat marah mendengar hinaan Sasa yang mengatakan Nana ****** murahan.


Air mata Sasa pun berjatuhan , iya langsung berlari keluar kantin sambil memegangi pipinya yang perih dan panas akibat tamparan Natan..di ikuti gengnya dari belakang. Dalam hatinya dia tak pernah benci atau pun marah. Dia hanya menyalahkan Nana,Nana dan Nana semua Karna Nana .


" Semua ini gara gara Lo Nana , gua bakal bales ini Nana , Natan cuma punya gua milik gua dan hanya gua yang berhak memiliki dia" batin Sasa.


" Lo keren Nat !!!" Seru Damian sambil mengancungkan dia jempol nya.


" Tentu demi kesayangan gua" jawab Natan.


Sementara Nana hanya tersenyum menanggapi ucapan Meraka.


"Ayang gua emang keren " batin Nana.


" Gitu dong Nat dari dulu tegas sama tuh cewe ular" ucap Jay.


Natan pun mengangguk mengiyakan ucapan Jay


Bell pulang sudah berbunyi , semua murid berhamburan keluar kelas,begitu pun murid di kelas Nana .


"Nay!!!" Panggil Fira.


"Nanti ingat yah!,kerja kelompoknya di rumah gua" ucap Fira lagi.


"Iya " jawab Nana kembali ke mode dingin.


"Gua duluan" ucap Nana


" See u next Time guys " dadah Anya


" Sok Inggris Lo !!! " Ejek Sinta.


Sementara Fira pun tertawa melihat kedua temannya.


Sesampainya Nana di parkiran ternyata sudah ada Natan yang menunggunya di samping mobil.


" Ay ki-" belum selesai Natan bicara ponsel Nana berbunyi.


Kring... Kring... Kring...


" Yaya Abang sudah temukan bukti" ucap Alex dengan cepat, ya yang menelpon Nana adalah Alex .


" Nana ke sana sekarang" ucap Nana.


" Nat kamu pulang duluan ya aku ada urusan yang sangat penting sekarang" ucap Nana menyuruh Natan pergi duluan.


"Kemana " cegat Natan sambil menggenggam tangan Nana.


" Penting Nat tolong lepas" ucap Nana berontak bisa saja Nana berlaku kasar ke Natan tapi di urungkan nya Karna dia sangat menyukai kekasihnya itu.


"Gak Nay!!! Pokoknya aku harus ikut" tegas Natan


Nana pun akhirnya m membawa Natan ke markas dengan terpaksa.


Selama di perjalanan mereka hanya melewati jalan dan hutan yang sepi.


"Kita mau kemana nay?" Tanya Natan


" nanti kamu juga tau" jawab Nana.


Tepat di tengah hutan Nana pun menyuruh Natan menghentikan mobilnya di depan sebuah mansion yang teramat mewah terbengkalai dengan pagar yang menjulang tinggi.


Nana pun memasukinya membawa Natan kedalam.


" Queen " sapa para bawahan Nana yang berjaga.


"Hem" jawab Nana dingin.


Mata Natan ke sana kemari menjelajahi setiap sudut yang di penuhi penjaga.


BRAKKKK Nana pun menendang sebuah pintu.


"Abangggg... " Teriak Nana yang membuat Natan yang di samping pun ikut terkejut.


" Apa sih Yaya, kalo Dateng tuh ucap salam ke bukan malam teriak" kesal Alex.


" Dia sama saja seperti Daz selalu menendang pintuku" batin alex


Nana pun mendekat pada Alex yang duduk di kursi yang mana di depan nya terdapat komponen komputer lengkap. Ya lebih tepat nya Alex seorang hacker hebat.


"Mana bang? " Tanya Nana


Alex pun mengotak Arik komputer nya, setelahnya langsung memperlihatkan pada Nana sebuah video cctv yang telah di perbaiki nya .


Di video tersebut terdapat sang mama tercintanya sedang duduk di meja makan, sambil berbincang dengan beberapa pelayan. Tak berselang lama beberapa orang berpakaian hitam memasuki mansion nya langsung membunuh para pelayan berserta mama sarah, setelah semua mati di habisi ada tiga orang lagi yang datang dua orang diantaranya sangat di kenal Nana mendekat ke arah mamanya dengan tersenyum, ya mereka mama Dina dan anaknya Sasa.


Terdengar pembicara mereka,


"Berkat bantuan bawahan papah kamu kita berhasil membunuh Sarah. Dan mama akan mendekati suami nya setelah ini, dan kita akan ambil semua harta ha sayang" ucap Dina


Sasa pun tersenyum senang mendengar ucapan sang mama .


"Yay laki laki ini memiliki tato serigala di tangan " tunjukan Natan paca video yang memperlihatkan seorang laki-laki yang di samping mama Dina. Nana pun terkejut melihat nya ya dia mengetahui siapa laki laki itu. Dia ialah ketua mafia fox Alen. Mafia no 2 musuh ayah angkatnya Nana.


" Sialan !!!! ternyata mereka menyelidiki keluargaku" umpat Nana


"Tunggu Sasa kalian Dina Sasa dan fred Alen kalian akan Merasakan pembalasanku" batin Nana


" Dan mereka juga yang ingin membunuh mu Yaya" kata Alex


"Aku tahu" jawab Nana


Natan yang di samping pun paham, dan dia hanya bertanya


" Kamu mafia sayang?" Tanya Natan dengan lembut.


" Iya ay" jawab Nana


" Aku bakalan bantuin kamu buat bales Meraka apa pun itu" ucap Natan


Nana yang mendengar nya pun mengangguk dan terharu. Entah sekarang dada baru merasa sesak setelah melihat pembunuh mamanya dan benar apa yang di pikirkan nya selama ini. Natan pun memeluk Nana menenangkan kannya


"Bang Daz mana bang?" Tanya Nana setelah merasa lebih tenang di peluk Natan.


" Daz lagi di markas kota A" jawab Alex.


"Ko gak bang daz bilang Nana bang" Rajuk Nana


"Siap siap Lo daz Nana bakalan merajuk lama dengan Lo" senang Alex.


" Terus gimana rencana kedepannya?"tanya Alex


" Nunggu bang Daz pulang bang kita bicara in lagi" jalan Nana menarik Natan keluar ruangan


" Gak nginep aja Ya " tanya Alex lagi.


"Engga abang Nana mau pulang sama Natan , bey " lambai Nana.


Nana dan pun kembali ke mansion Zen, karna kelelahan Nana pun tertidur di mobil selama perjalanan.