
Nana dan Sandra sudah sampai di rumah pukul 17:47. Dan ternyata Arga serta cakra sudah ada juga di rumah.
" Ka cak udah pulang? " Tanya Nana yang baru s masuk ke dalam.
" Iya sayang baru nyampe" Jawab cakra.
" Coba sini ngumpul " Ajak Sandra.
" Ada apa bun? " Tanya Arga pada istri.
" Cakra panggil adikmu " Suruh Sandra.
" Iya bunda " Jawab cakra.
Tak lama Sean pun turun dengan cakra.
" Ada apa bunda? " Tanya Sean.
" Bunda beli sesuatu " Kata Sandra mengeluarkan kue cubit dan meletakkan nya di piring.
" Bi ini bagiin ke yang lainnya ya" Suruh Sandra pada 30 kue cubit lain untuk di bagikan pada para pegawainya.
" Terimakasih nyonya" Kata bibi.
" Iya bi" Jawab Sandra.
Sandra pun membawa 2 piring kue cubit ke rumah tamu. Dan meletakkan di atas meja.
" Itu kue apa bunda" Tanya Sean.
"Cobalah" Suruh Sandra.
Mereka semua mencoba kecuali Sandra dan Nana karna mereka sudah puas memakannya sewaktu di mall tadi.
" Ini enak bunda. Walaupun sudah hampir dingin tapi rasanya tetap enak" Kata cakra.
" Iya bun ini lembut , dan empuk " Jelas Sean.
" Kue apa ini bun? " Tanya Arga.
" Ini kue cubit, bunda juga baru tau saat Nana beli jajanan di mall tadi " Jelas Sandra.
Mereka pun memakan 2 piring kue hanya bertiga dan semua nya makan sampai habis, bahkan Sean dan cakra sempat berebut kue cubit terakhir.
" Sayang kamu siap-siap ya pakai gaun yang kita beli tadi sama dandan yang cantik" Suruh Sandra.
" Memang ada acara apa bunda? " Tanya Nana.
" Aku mau ngajak kamu makan malam sayang" Sahut cakra.
" Kalau gitu Nana bilang dulu sama ayah Dion " Ujar Nana.
" Gak perlu, ayah udah kabarin Dion tadi" Sahut Arga.
" Oh bagus deh yah" Kata Nana manggut manggut. Setelah itu Nana pamit masuk ke kamar tamu.
Setelah mandi Nana mengganti pakaian dengan gaun yang di belikan Sandra tadi, Nana segera memakai dan dan berdandan se natural mungkin namun terlihat sangat elegan dan cantik. Saat berbelanja tadi tak lupa Sandra juga membeli kan beberapa alat make up sehingga bisa Nana pakai sekarang.
Setelah selesai bersiap Nana pun keluar dari kamarnya menghampiri lelaki yang di cintainya ternyata juga sudah siap dan menunggu nya di sofa ruang tahu.
" Ya ampun sayang kamu cantik banget " Puji Sandra yang juga sudah berpakaian rapi begitu pula dengan suaminya serta anak bungsunya.
" Heh tuh iler jangan lupa di sapu " Ejek Sean pada cakra yang terpesona pada Nana.
" Gak ada tuh " Bantah cakra.
" Bunda sama yang lainnya juga mau pergi? " Tanya Nana karna melihat mereka yang sudah berpakaian rapi.
"Iya sayang kami juga mau pergi ada acara " Jawab Sandra.
Cakra pun berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri Nana.
" Ayo sayang kita berangkat " Ajak cakra mengandeng Nana keluar Mansion dan masuk kedalam mobilnya.
" Cakra pergi dulu bun yah" Pamit cakra.Cakra pun melajukan mobilnya.
" Kita mau kemana sih ka? " Heran Nana.
" Nanti kamu juga tau sayang" Jawab cakra.
" Ka cak gak seru main rahasia " Ujar Nana cemberut, cakra pun tersenyum melihat Nana ngambek sambil memanyunkan bibirnya.
" Bibir nya mengoda jadi pengen cium" Goda cakra.
" Ih ka cak. Mesummmm" Kata Nana.
Mobil mereka pun akhirnya berhenti di sebuah restoran mewah.
" Ayo turun sayang " Ajak cakra. Nana pun dan masuk kedalam restoran dengan mengandeng tangan cakra.
Setelah mereka masuk eksistensi pengunjung restoran teralihkan pada mereka yang sangat serasi yang cewek begitu cantik dan elegan sedangkan yang cowok gagah dan tampan, sungguh Couple goals. Pikir para pengunjung.
Cakra pun membawa Nana sampai di rooftop restaurant tersebut. Sudah ada meja yang di Samping nya di hiasi beberapa bunga yang sangat cantik.
Cakra menarik sebuah kursi agar mempermudahkan Nana untuk duduk.
" Silahkan tuan putri" Kata cakra.
" Makasih pangeran ku" Balas Nana dengan senyum semanis mungkin.
" Ada acara apa sih ka ? " Heran Nana
" Nana emang gak salah pilih calon suami " Puji Nana.
"Silahkan tuan, nona " Kata pelayan yang mengantar makanan.
" Terimakasih " Ujar Nana tersenyum ramah.
" Sama-sama selamat menikmati " Ujar nya, setelah itu pergi.
Makanan pun di mulai dari Appetizer jelly buah setelah hidangan pembuka kini mereka di sajikan hidangan utama tenderloin steak dan yang terakhir makan penutup dengan dessert berbagai makan pai. Dna ice cream.
" Nana kenyang banget " Ujar Nana mengelus perutnya. Cakra pun tersenyum melihat tingkah Nana yang sangat menggemaskan menurut nya.
" Mau tambah sayang? " Tanya cakra.
" Enggak, cukup cukup" Tolak Nana.
" Sayang aku mau bicara serius " Ujar cakra.
" Apa ka? " Tanya Nana.
" Nana sayang gak sama kaka? " Tanya cakra.
"Sayang" Jawab Nana
"Cinta gak? " Tanya cakra lagi.
" Cinta dong"sahut Nana.
Cakra tersenyum sumringah mendengar jawaban Nana. Cakra pun mengambil sesuatu di dalam kantong jasnya lalu berlutut di samping Nana.
" Will you marry me ? " Kata cakra sambil membuka kotak berisi cincin di dalamnya.
Nana terkejut sampai menutup mulutnya tak percaya, tak terasa bulir bening menetes di pipi nya.
" I will " Ucap Nana mengangguk. Cakra pun langsung memasang cincin di jari Manis sebelah kanan karna jari yang sebelah kiri sudah terpasang cincin saat cakra mengikatnya dulu.
Selepas memakaikan cincinnya di jari Nana, cakra pun langsung memeluk senang Nana. Begitu pula Nana.
"Terimakasih sayang" Bisik cakra di telinga Nana.
Duarrrrr...
duarrrrr....
Tembakan kembang apa turut meramaikan hari bahagia mereka.
Prok prok prok.. Terdengar suara tepuk tangan.
Keluarlah kedua orang tua cakra , Sean, Dion, dazian dan istri, Jonathan, serta para sahabat Nana tak lain Sinta , fira dan mahen yang sebelumnya di beri kabar oleh Dion.
" Kalian? " Heran Nana melihat mereka semua.
" Selamat sayang"kata Sandra memeluk Nana dengan senang, begitu pula Arga.
" Anak ayah sudah besar, sudah mau jadi istri orang" Kata Dion memeluk Nana terharu.
" Selamat bestie!!!! " Teriak fira memeluk Nana
" Hampir sold out hehe" Kata Sinta.
" Selamat Naya" Ucap Anya lewat video call di temani Gabriel di sampingnya.
" Terimakasih semuanya" Kata Nana, yang tak pernah lepas dari senyum nya.
"Kalian kapan? " Tanya Nana pada Anya dan Gabriel.
" Hehehe entar kami nyusul, mungkin fira mau lebih dulu " Kata Anya.
" Benar fir? " Tanya Nana.
" Tanya sama mahen" Kata fira melirik mahen.
" Hayo Mahen! " Ejek Sinta.
" Secepat nya aku lamar kamu ayang" Ujar Mahen. Setelah mendengar perkataan Mahen fira langsung blushing.
" Ciaaaa dia malu " Ejek Sinta.
" Aku serius ayang" Kata Mahen lagi.
" Sudah aku jadi malu" Ucap fira menutup muka nya dengan kedua tangannya yang membuat Nana dan yang lainnya tertawa.
"Aduh gemes nya ayang aku jadi pengen cepat kawin" Batin Mahen.
" Selamat ka akhirnya lo modal juga lamaran nya. Gak kaya kemarin " Ujar Sean.
" Thanks " Jawab cakra, memeluk sang adik.
Beberapa pelayan pun datang membawa makan.
" Ayo makan dulu semua nya" Suruh Sandra.
" Let's go " Kata Sinta.
" Urusan makan saja no satu dia" Ujar Nana.
"Hehehe" Tawa Sinta.
Mereka semua pun menikmati malam dengan senang. Sesekali di selingi dengan beberapa obrolan.