Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
Season 2 Tuan R



Begitu pintu penjara di buka Cakra langsung masuk lebih dulu di ikuti Sean di belakang ya, sementara 3 pangeran Azzura rose menunggu di. Luar .


Tanpa aba-aba Cakra langsung menendang wanita yang tengah terikat itu hingga membuat nya terlempar ke belakang di sertai suara patahan tulang terdengar di sana.


Wanita itu langsung meringis kesakitan.


Sean juga tak tinggal diam dia mengambil belati di sakunya dan langsung mengiris tangan wanita tersebut.


Srett.


Sret.


Sayatan Sayatan mengerikan membuat wanita itu berteriak keras.


Sean dan Cakra tak memandang lagi lawan nya walaupun wanita, tapi jika sudah menyakiti kesayangan mereka Cakra dan Sean takkan tinggal diam.


Cakra mengkode Sean untuk berhenti agar wanita tersebut tak kan mati lebih dulu. Lalu Cakra mendekati wanita tersebut dan berjongkok di sisi kiri wanita itu.


" A-a-ampuni sa-ya tuan" Ucapnya lemah, wajahnya pun sudah di penuhi dengan air mata.


Seakan tak mendengar Cakra mengambil belati Sean lalu menusukkannya ke bahu wanita itu. Membuat nya kembali berteriak nyaring.


" Katakan siapa yang menyuruh mu? "Tanya Cakra dengan geram.


Namun wanita itu memilih diam, membuat Cakra semakin geram, dan kembali memperdalam tusukan di bahunya.


" Arghh... Hen-tikan ku-mohon" Rintihnya.


" Katakan siapa yang menyuruh mu! " Ucap Cakra sekali lagi.


" Arghhhh. " Rintihnya. Sean berdiri di samping wanita itu dan menginjak jarinya dengan dengan keras.


" Hen-tikan a-ku akan me-ngatakannya!" Pekiknya wanita itu sudah tak tahan dengan siksaan yang di berikan kedua kakak beradik itu.


Cakra dan Sean pun menghentikan aksi mereka , keduanya menatap wanita itu dengan tatapan mengerikan.


Namun wanita itu tak kunjung membuka suara, hingga Cakra kembali menggores panjang lengan nya.


" Kau lambat sekali ! " Sinis Sean.


" A_ Apa j-ika saya mengatakannya tu-an akan mengampuni sa_yaya? " Tanya nya.


" Hemmm, akan ku pikirkan " Gumam Cakra.


" Jika kau mengatakan yang sebenarnya mungkin nyawamu akan selamat " Ujar Cakra.


" Jadi apa kau akan mengatakan nya? " Tanya Sean .


" Sa-ya akan menga-takannya" Ucap wanita tersebut.


" Hemm siapa? " Ujar Cakra dingin


" Sa-ya di perintah kan tuan R "


Kening Cakra dan Sean berkerut begitu pula 3 remaja laki-laki yang menunggu di laur penjara.


" Siapa nama lengkap nya? " Desak Cakra.


Wanita itu menggelengkan kepalanya " Saya ti-dak tau tuan saya hanya di suruh untuk sesorang katanya perintah dari tuan R" Jelas wanita tersebut.


." Kau tau ka? Atau ada rekan bisnis mu yang berinisial R? " Tanya Sean pada Cakra.


" Akan ku cari tau nanti " Ujar Cakra.


Cakra dan Sean sudah merasa mendapatkan jawaban yang mereka cari miskin belum jelas siapa oelaku sebenarnya. Setidaknya mereka sudah mengetahui dalang di balik peristiwa tersebut.


"Jofa uncle pinjam katana boleh? " Ujar Sean.


" Boleh dong uncle " Ucap. Jofa sambil menyerah kan katana kesayangannya pada Sean.


" Silahkan selesaikan " Ujar Cakra.


" Tu - tuan bu-kan kah kalian su-sudah berjanji takkan membu-nuh saya" Ujar wanita itu ketakutan beringsut mundur kebelakang.


"Berjanji?. Kapan? Seingat ku bahkan kaka ku mengatakan ' mungkin" Kata Sean.


" Ti-dak......"wanita bergetar ketakutan.


Namun terlambat belum sempat ia menyelesaikan ucapannya Sean lebih dulu menebas kepalanya dengan katana Jofa hingga Kepala itu pun menggelinding ke lantai .


Setelah selesai mereka berdua pun keluar dari penjara.


" Makasih Jofa katananya" Ujar Sean mengembalikan nya pada Jofa..


"Sama-sama uncle " Ujar Jofa..


" Kami bakalan cari tau Siapa Tuan R uncle " Ucap Kenzo.


" Iya ken, uncle serahin semuanya pada kalian" Ujar Cakra.


" Siap uncle " Ujar Kenzo.


Pulang dari markas Azzura rose Cakra dan Sean kembali ke rumah sakit.


" Gimana bun ke adaan si kembar ? " Tanya Cakra.


" Tadi kedua nya udah sadar , baru saja mereka tidur setelah minum obat " Jawab Sandra.


" Gimana udah kalian basmi hama perusak itu? " Tanya Arga.


" Sudah yah tapi kita belum tau pelaku sebenarnya, dia cuma bilang di suruh tuan R " Kata Cakra.


" Tuan R? Siapa dia. ? " Tanya Arga.


" Cakra masih belum tau yah" Jawab Cakra.


" Perketat lagi penjagaan di mansion, bunda gak mau cucu bunda kenapa-napa" Ujar Sandra.


" Iya bunda " Ucap. Cakra.


" Hehe iya bun" Tawa Sean.


" Sekarang! bunda gak mau ya virus dari kalian menular ke kembar" Perintah.


." Siap laksanakan kenjeng ratu" Ujar Sean.


" Daddy " Panggil Queen yang membuka matanya karena terusik suara mereka.


" Iya ade , daddy di sini" Sahut Cakra.


" Hem..daddy berdarah" Ujar Queen..


" Bukan darah daddy sayang " Jelas Cakra.


" Cakra ganti pakaianmu dulu nanti nular sama Queen" Perintah Sandra.


" Iya bund" Jawabnya.


" Daddy bersih-bersih dulu ya de " Kata Cakra.


" Iya daddy " Ucap. Queen.


" Kenapa ade bangun? " Tanya Sandra.


" Gimana gak bangun suara oma kaya toa " Ujar Queen di sertai tawa.


" Sudah bisa ngejek oma, gimana masih ada yang sakit" Tanya Sandra.


" Udah enggak oma" Jawab Queen.


" Tidur lagi de" Ujar Arga.


" Iya opa" Jawab Queen. Kembali memejamkan matanya.


setelah 2 hari di rawat di rumah sakit. Pagi harinya pukul 6 pagi ruangan Queen dan Sagara. Di. Ributkan dengan Queen yang merengek ingin sekolah.


" Ayolah dad ade mau sekolah " Ujar Queen.


" No.. Ade masih sakit " Tolak Cakra.


" Tapi kan Ade udah sehat dad" Kata Queen.


" Enggak " Tolak Cakra lagi.


" Ya udah kalau gitu pulang ke mansion aja boleh? " Ujar Queen dengan mata berbinar.


" Haduh ni anakNana kenapa gemesin banget" Batin Cakra.


" Lo gak boleh goyah " Batin Cakra.


" Ayolah lah dad " Mohon Queen lagi.


Prangg


Pertahanan Cakra pun hancur, tak tega dengan Queen yang terus memohon.


" Baiklah , tapi tunggu infus nya habis dulu ya" Jelas Cakra.


" Yaeee makasih daddy " Senang Queen.


"Abang gak mau merengek sekolah juga? " Tanya Cakra pada Sagara.


" Gak dad abang lagi malas sekolah, masih lemas juga" Jawab Sagara.


" Ce elah bilang aja lemes gak ada cintanya gitu" Ejek Queen.


" Abang punya pacar ? " Tanya Sean.


" Enggak uncle" Jawab Sagara.


" Ganteng doang punya pacar kaga" Sahut Queen.


" Wah ni ngajak kelahi dad, sadar diri ade juga masih jomblo " Kata Sagara.


" Daddy sama uncle Sean juga jomblo " Ujar Queen terkekeh.


Sean dan Cakra melirik Queen dengan tatapan sinis.


" Opa daddy sama uncle pengen nerkam ade " Adu Queen.


" Sean, Cakra " Tegur Arga.


" Cih tukang ngadu" Decak Sean.


Sementara di sekolah.


" Pulang sekolah kita ke dunia sakit kan bang jengukin si kembar? " Kata Jofa.


," Iya " Jawab Kenzo


" Ini ko Queen sama Sagara kompak gak masuk " Kata Maira.


" Mungkin mereka ada urusan kali Mai" Sahut Gian " Teman sebangku nya Sagara.


Seorang guru lun masuk untuk memulai pelajaran.


" Pagi anak-anak" Sapa guru tersebut.


" Pagi bu guru" Jawab mereka kompak.


" Ada yang absen hari ini? " Tanya pal guru.


." Ada pak Queen sama Sagara " Jawab mereka.


" Untuk sama Sagara tadi orang tuanya sudah menghubungi sekolah kalau mereka lagi sakit " Jelas pak guru.


"Sakit? "