
" Yuhuuuu Nana akhirnya cambek lo " Ujar Sinta yang melihat Nana masuk kelas.
" Cambek cambek , comeback kali" Sahut fira .
" Sok Inggris dia" Ujar Anya dengan tawanya.
" Ayang Nana sudah datang" Kata Mahen .
Pukkkk
" Pala lo ayang " Sahut fira menggeplak kepala Mahen .
" Anda iri bilang babi! Makanya jangan jomblo" Ejek. Mahen.
" Wah wah gak Bener nih lo pun Jomblo ba**sat!!! " Teriak fira kesal.
" Hahahahaha" Anya sinta dan Nana. Tertawa melihat keduanya.
Teng...
Teng...
Sudah lama mereka menunggu namun tak satu pun guru yang masuk untuk mengajar. Salah satu murid kelas mereka yang mari saja keluar balik lagi.
" Woy jamkos Sampai istirahat woy guru ada rapat buat acara 17 Agustus an !!! Teriak nya
" Yeeeeee jamkos " Sorak para murid
" Okey Nice " Kata Mahen.
" Tapi gue gabut nih " Kata nya lagi.
" Ayang Naya "panggil cakra
" Diam lo gue vcn ma ka cak" Sahut Nana.
" Cih bucin akut, kelaut aja lo " Kesal Mahen melihat Nana yang sedang ngobrol senang dengan Cakra. Begitu pula dengan Anya dia juga menghubungi gabriel yang sedang kuliah di luar negeri, untuk melepaskan rindunya.
" Ck sama lo bucin semua" Ujar Mahen saat mengalihkan tatapan nya ke arah Anya.
" Sin " Panggil Mahen.
" Gue sibuk nih ngerjain PR fisika " Kata sinta
" An**ng lo ngerjain PR tu di rumah kali" Ujar Mahen
" Heh, gak usah sok rajin lo biasa juga nyontek kerjaan lo" Kesal sinta.
" Ya elah santai dong, entar gue pinjam ya " Rayu Mahen dengan mengedipkan mata pada sinta.
" Hueekkk, mual gue asu, Sana gangguin fira" Suruh sinta.
Iya selama Mahen berteman dengan Nana dkk sikapnya jadi berubah , yang mulanya cool sekarang jadi pecicilan dan sableng kalo kata fira.
" Fir " Panggil Mahen, fira yang sedang memainkan game di hpnya pun menoleh ke arah Mahen.
" Hmmmm" Jawab fira.
" Muka lo makin lama gue liat makin kaya babi ya fir" Ujar Mahen terkekeh.
" Lo bilang gue gendut !! " Gas fira
" Enggak gak bilang gendut gue..." Bantah Mahen
" Alah muka lo ke tai " Potong fira.
" Muka lo ke lele" Balas Mahen
"Belek lo se gede gaban" Kata fira
" Heh badan lo banyak daki" Ejek Mahen
Nana yang sedang video call dengan cakra tertawa melihat fira dan Mahen yang saling mengejek.
" Kenapa sayang? " Tanya cakra yang di sebrang.
" Liat tuh" Kata Nana mengalihkan kamera menjadi. Kamera belakang lalu di arahkan ke arah Mahen dan fira.
" Hahahaha" cakra juga terrawa melihat tingkah kedua nya.
" Udah suruh jadian aja sayang mereka" Suruh cakra.
" Udah, mungkin belum waktunya lagi sayang" Kata Nana.
" Ka cak gak sibuk? " Tanya Nana.
" Enggak sayang" Jawab cakra.
Padahal di meja sebelah Tio sedang menggerutu kesal karna pekerjaan bertambah akibat dari sang bos yang asik video call dengan kekasih tercintanya.
" Untung bonusnya besar " Gumam Tio
Sementara Anya juga masih asik video call dengan Gabriel.
"Lulus nanti kamu kuliah di sini aja by b, biar aku selalu dekat sama kamu" Kata Gabriel.
" Nanti aku bilangin sama papa" Kata Anya.
Sementara Anya dan Gabriel membahas masa depan beralih ke Mahen dan fira.
" Upil lo expired " Kata fira
" An***g lo. Upil gue di bawa-bawa" Tunjuk Mahen.
" Berani lo? " Kata fira yang sudah menyingsing lengan bajunya
" Berani gue " Tantang Mahen.
" Dasar pemulung " Ejek fira
" Siapa pemulung ? " Kata Mahen.
"lo pemulung " Tunjuk fira.
" Eh lo yang pemulung, bapak lo pemulung, satu keluarga lo. Pemulung " Jelas Mahen
"Aggghhhh diam lo pada, pusing gue dengernya" Ujar sinta menatap mereka dengan tajam.
" Engga lo yang dulu mulai" Bantah Mahen
" MAHEN, FIRA DIAM!!!!....... " teriak sinta yang sudah sengat kesal dengan keduanya. Padahal dia baru saja kena angin rajin. Dan dengan senang hati mengerjakan nya sendiri padahal biasa dia cuma bisa menyontek. Tapi malah di ganggu dua tikus.
" Bisa tidak sehari saja tidak ada perdebatan antara kalian " Keluh sinta.
" Sorry sin, kadal air ini yang duluan " Shaut fira.
" Eh lo mak Lampir juga ngeladenin" ujar Mahen.
" Pusing gue, nay, nya kantin yu " Ajak sinta.
" Gasken " Sahut fira. Yang sudah bangkit dari kursinya, begit pun Mahen.
" Eh gue gak ngajak kalian berdua" Ujar sinta.
" Ce elah ngambek lo , antar di traktir Mahen deh" Ujar fira.
" Ngapa jadi gue" Kata Mahen.
" Jangan ke orang miskin deh lo traktir gitu aja gak mampu" Ujar fira meremehkan Mahen.
" Eh gue gak miskin ya" Bantah Mahen.
" Ya udah traktir kita-kita " Ujar fira.
" Okeh fineee" Jawab Mahen.
" Nah gitu dong, kalo debatnya bikin makan gratis kan enak " Kata sinta.
" Makan aja senang lo" Ejek fira.
" Oh tentu, dengan kenyang hati pun senang " Ujar sinta dengan tawanya.
" Ayolah kantin udah hampir istirahat juga " Ajak Nana.
" Skuyyyy" Kata mereka kompak.
Nana dkk pun sudah duduk di kantin dengan menghadapi pesanan mereka yang sudah siap di santap.
" Sini Nia " Panggil Nana melihat nia dan 2 teman nya bingung mencari kursi kosong.
"Halo ka " Sapa Nia yang baru sampai di meja Nana.
" Duduk sini" Ajak sinta. Nia pun duduk di samping Anya .
" Eh tu temen lo y? " Tanya Anya.
" Suruh duduk gih" Kata Mahen.
" Sini" Panggil nia pada kedua teman nya.
" Anjai lo temenan ama most wanted Nia? " Kata temannya yang ikut duduk
" Kenalan dulu nih, nama kalian siapa? " Tanya fira
" Saya zidan ka dan ini Tian " Jawab nya
" Dan kami.. "
" Kami tau kaka, ka Anya, ka sinta, ka Mahen, ka. Fira dan ka Naya kan" Ujar zidan memotong kata sinta.
" Ko tau? " Tanya fira.
" Siapa sih ka yang gak tau most wanted nya SMA Brata" Jawab Tian .
" Apalagi ka Naya " Kata zidan
" Bisa aja lo bocah pilih yang cantik" Kata Mahen. Yang mengundang tawa mereka.
" Eh 17n besok ada lomba gak ya ? " Tanya fira.
" Masih ada pemberitahuan nya sih ada apa gak nya soalnya guru kan baru aja rapat" Jelas Anya.
"Dekat kontrak kita ada ka ngadain acara 17n" Sahut Tian.
" Lu ngontrak cil(boci)? " Tanya sinta.
"Iya ka Nia sama zidan juga kontrakan kita berdekatan" Jawabnya.
"Jadi RT-nya ngadain perlombaan gitu ka " Jelas Tian.
" Asik tuh" Sahut Mahen.
" Gue kayanya nonton aja yan gak ikut " Kata zidan.
" Ego lo dan bukannya kita udah nyumbang cepe ya" Ujar Tian.
" Iya anjir lupa gue" Jawab Zidan.
" Hen lo juga ikutan gih nanti gue dukung lo sama Naya , Nia ,Anya dan sinta" Suruh fira.
" Tapi menang hadiahnya buat kita para cewek ya " Kata fira lagi
" Gila lo buat ayang Naya aja lah " Sahut Mahen.
" Songong lo" Ujar fira.
" Daftarin kita juga dong entar uang pendaftaran nya kita kasih " Ujar sinta.
" Hen kasih uangnya" Suruh fira.
" Ko gue lagi" Kesal Mahen
" Jangan pelit deh lo gak bakalan miskin juga lo " Ujar fira, menjulur kan tangan meminta uang pada Mahen.
" Gini nih punya teman ke mak Lampir " Sindir mahen.
" Gue dengar ya!!! " Kata fira.
Hahahaa
mereka semua menertawakan tingkah Mahen dan fira.