Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
persiapan



Setelah acara di restoran berakhir mereka pun pulang dari restoran , dan sekarang mereka tengah berkumpul di mansion Dion, kecuali para sahabat Nana karna mereka pulang ke. Rumah masing-masing, kini mereka tengah merencanakan persiapan pernikahan Nana dan cakra.


" Jadi Nana mau konsep pernikahan seperti apa sayang indoor atau outdoor? " Tanya Sandra.


" Nana maunya acara yang di pinggir pantai gitu bun" Jawab Nana.


" Cakra juga setuju bun" Ujar Cakra.


" Oke biar urusan persiapan kami para orang tua aja yang urus " Kata Sandra.


" Entar bunda capek lagi " Kata Nana.


" Engga sayang, apa sih yang gak buat anak bunda " Ujar Sandra.


" Biar Nana bantu juga ya bun" Bujuk Nana.


" Boleh deh tapi jangan terlalu fokus biar bunda sama para ayah yang mempersiapkan nya." Kata Sandra memandang para lelaki. Dan di angguki mereka.


"Gimana kalo besok kita ke butik buat coba gaun Nana" Kata Sandra.


" Boleh bunda" Ujar Nana.


" Okeh jadi besok setelah pulang kuliah cakra jemput Nana biar langsung ke butiknya aunty Rachel " Suruh Sandra.


" Siap bunda " Sahut cakra.


Siang harinya setelah Nana kuliah berakhir, saat ini Nana tengah berdiri di samping pintu gerbang kampus , menunggu cakra yang berjanji menjemput nya karna mereka hari ini ingin mampir di butik aunty Rachel, para sahabat Nana pun sudah pada pulang semua.


Awalnya sahabat nya ingin mengantar Nana pulang tapi di tolak Nana karna dia di jemput cakra.


Tak berselang lama sebuah mobil pun berhenti di depan Nana dan Nana langsung masuk ke dalamnya duduk di samping pengemudi.


" Maaf sayang kamu pasti nunggu lama" Kata cakra merasa bersalah pada Nana.


" Gak papa sayang" Ujar Nana ya setelah lamaran tadi malam Nana memutuskan mengubah panggilan ka cakra menjadi sayang.


" Ayo jalan pasti aunty Rachel udah nungguin" Suruh Nana . Cakra pun langsung tancap gas menuju butik aunty nya.


Tak berselang lama mobil yang di naiki mereka pun akhirnya sampai di sebuah butik mewah bertuliskan butik RCL.


Nana dan cakra pun masuk kedalam butik di sambut beberapa gaun dan setelan baju pria.


" Cakra" Panggil seorang wanita seumuran Sandra. Dia adalah Rachel owner butik RCL. Sekaligus sahabat nya Sandra.


" Aunty " Sapa cakra.


" Jadi ini calonnya cakra? "Tanya Rachel. Yang memandang ke arah Nana dan di sambut dengan sapaan oleh Nana.


" Halo aunty Rachel aku unaya biasa di panggil Nana" Sapa Nana dengan senyum nya.


" Halo Nana " Balas Rachel.


" Bisa banget kamu milih calon istri cakra" Puji Rachel.


" Cantik kan aunty " Kata cakra.


" Iya cantik" Ujar Rachel.


" Ayo aunty, aunty udah pilihin gaun terbaru yang baru jadi" Kata Rachel, mengajak Nana dan cakra melihat nya.


Kemudian Rachel memanggil pelayan di butiknya untuk membawakan 3 gaun yang sudah di siapkan nya.


" Ayo sayang coba dulu" Suruh Rachel pada Nana, dan Nana segera mencoba pakaian nya di ruang ganti di bantu satu pelayan.


" Sementara Nana mencoba bajunya kamu juga coba tuxedo yang sudah aunty siapain " Ujar Rachel. Menyerahkan beberapa tuxedo untuk. Di. Coba cakra.


Tak lama cakra pun keluar lebih dulu.


" Hemm cocok " Kata Rachel


Nana pun keluar dari ruang ganti. Dengan gaun pengantin Yang terpasang di badannya. Begitu pas dan elegan dengan punggung yang terbuka menambah kesan dewasa.


Cakra pun ternganga melihat Nana keluar begitu cantik nya. Tapi saat Nana memutar tubuhnya. Cakra langsung tersadar setelah melihat punggung Nana yang terekspos jelas.


" Gimana? " Tanya Nana


" Bagus cantik banget sayang" Jawab Rachel lebih dulu.


" Ganti sayang, aku gak rela orang lain liat punggung kamu" Suruh cakra.


Nana pun keluar dari ruang ganti dengan baju kedua.


Sama seperti sebelumnya cakra pun masih terpesona dengan kecantikan Nana.


Namun dia masih kurang puas dengan model gaunnya, karna kerahnya sangat lah renda sehingga payudara Nana terekspos jelas. Tentu saja cakra sangat menolak jika Nana memilih gaun tersebut.


" Dadanya terlalu rendah sayang ganti "perintah cakra.


" Padahal Nana suka sayang modelnya " Goda Nana tersenyum karena dia tau Cakra pasti akan menolak keras.


" No sayang " Tolak cakra.


" Hehe, iya nana ganti " Kata Nana, padahal dia juga kurang suka sama modelnya.


Diluar cakra tengah menunggu Nana yang mencoba gaun terakhir.


Kemudian Nana keluar dengan gaun terakhir, menampakkan lekuk tubuh Nana dengan jelas menyatu dengan kulit putihnya, namun dengan payudara serta pinggang pun tertutup.


" Wah cakra Nana sangat lah cantik" Ujar Rachel melirik ke arah cakra.


" Apa aku cantik" Tanya Nana pada Cakra sambil memutar tubuhnya.


Cakra pun tersenyum puas " Sangat elegant dan cantik sayang sempurna " Kata cakra.


"Aku tau " Sahut Nana dengan pdnya.


Cakra Rachel dan beberapa pelayan yang mendengar perkataan Nana pun terbelalak . Sungguh tingkat percaya diri Nana membiarkan mereka gemas, terlebih Cakra.


" Cakra sangat beruntung bisa mendapatkan kamu sayang " Ujar Rachel pasa Nana.


" Aunty berlebihan Nana bisa terbang " Ujar Nana sambil mengelus Tengkuknya.


" Benar kata aunty sayang, aku memang beruntung " Sahut Cakra.


" Sudah Nana jadi malu" Ujar Nana sembari menutup mukanya dengan tangan.


"Jangan di tutupi sayang, nanti cantiknya terhalang" Ujar cakra.


" Sudah lah sayang" Kata Nana.


" Jadi Nana mau pilih gaun yang itu? "Tanya Rachel.


" Iya aunty " Jawab cakra lebih dulu


" Pas banget setelan nya sekarang sedang kamu pakai, " Ujar Rachel.


"Coba berdampingan" Suruhnya.


Cakra pun mendekati Nana dan berdiri di samping nya.


" Aduh....Kalian memang sangat cocok serasi, semoga pernikahan kalian berjalan lancar, tanpa ada halangan " Ucap Rachel mendoakan.


" Aminnnnn, terimakasih aunty. " Ucap Nana dan Cakra.


Setelah beres mencoba semuanya mereka pun pamit pulang pada aunty Rachel dan tak lupa keduanya mengucapkan Terima kasih karna aunty Rachel she has membantu mereka menyiapkan pakaian. Yang akan membuat mereka cantik dan tampan saat di pelaminan nanti.


" Kami pulang dulu ya aunty " Pamit Nana.


" Kalian Hati-hati " Ujar Rachel


"Iya aunty " Sahut cakra.


Mereka pun meninggalkan butik RCL, tapi Nana dan cakra tidak memutuskan pulang ke mansion. Melainkan Cakra membelokkan mobilnya ke sebuah restoran karna saat memasuki mobil tadi Nana sempat mengeluh lapar.


Nana dan cakra pun langsung melahap makanan mereka setelah sampai. Kedua nya begitu menikmati makanan kana mereka berdua memang tengah kelaparan.


" Makan yang banyak sayang" Suruh cakra


" Engga ah, nanti Nana gemuk lah" Tolak Nana.


" Enggak gemuk sayang, kalaupun kaki gemuk kaka tetap cinta ko sayang" Bantah cakra.


" Engga ah nanti kalo Nana gemuk entar kamu cari cewek lagi" Jelas Nana.


" Gak!!!mungkin sayang " Ujar cakra.


Selesai dengan acara makannya cakra pun mengantarkan Nana pulang