Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
Aku Kasih hadiah



Pagi ini Queen bangun tidur dalam kondisi kelaparan. Tentu saja lapar karena saat pukul 7 tadi malam Sagara dan Cakra berusaha membangun kan Queen untuk makan malam, namun tak bisa karena tidur Queen sangat nyenyak mungkin efek obat yang dia minum.


Saking susahnya di bangunkan Sagara dan Cakra sempat mengira Queen pingsan, namun setelah mendengar dengkuran halus Queen mereka pun mengerti kalau Queen memang benar-benar sedang tidur.


Setelah siap dengan seragam nya Queen bersiap turun ke bawah untuk sarapan bersama Sagara dan Cakra.


" Pagi daddy, abang" Sapa Queen mencium pipi Sagara dan Cakra.


Cup.


Cup. Kemudian menarik kursi di samping Sagara dan duduk.


" Pagi sayang " Jawab Sagara dan Cakra kompak dengan senyum mereka.


Queen mengambil nasi goreng untuk sarapan.


" Lapar banget " Ucap Queen sambil mengunyah nasi goreng yang baru saja masuk ke mulutnya.


" Jelas lah ade tadi malam susah banget di bangunin " Jawab Cakra dengan rasa khawatir


" Ya, sampai abang sama daddy kira ade pingsan " Sambung Sagara.


" Maaf abang, daddy " Ucap Queen merasa bersalah membuat mereka berdua khawatir padanya.


"Iya deh gak papa" Ujar Sagara.


Setelah menyelesaikannya makannya, Queen dan Sagara pamit pada Cakra untuk berangkat sekolah. Begitu pun Cakra juga berangkat ke. Kantor.


Queen dan Sagara berangkat ke sekolah menaiki mobil mereka masing-masing, pagi ini Queen tidak berangkat bersama Aksa karena Queen sudah bilang pada Aksa ingin berangkat sendiri karena sudah lama tak membawa mobilnya.


Sesampainya di sekolah di parkir sudah ada inti Alaska dan inti Azzurra Rose ada duduk di atas motor bahkan ada juga yang duduk di atas kap mobil dengan santainya.


Melihat mobil Queen datang Aksa yang sedang duduk di dalam mobil dengan pintu samping nya di biarkan terbuka langsung keluar dan menghampiri sang tunangan.


" Makasih sayang" Ucap Queen pada Aksa yang membukakan pintu mobilnya.


" Sama-sama " Ucap Aksa dengan senyum manisnya membuat siapa saja yang melihat nya di buat terpesona, termasuk Queen.


" Jangan senyum begitu " Larang Queen.


" Kenapa ? " Tanya Aksa heran.


" Terlalu manis, kamu jadi tambah ganteng tau, nanti fans kamu nambah lagi, aku kan jadi gak rela bagi-bagi" Jelas Queen.


Aksa mengacak rambut Queen gemas.


" Mana ada aku kan cuma punya kamu" Jawab Aksa.


" Emang punya aku " Ujar Queen menggandeng Aksa.


" Haduh pagi-pagi udah gandengan aja mau nyebrang neng" Ujar Bian melihat kemesraan Queen dan Aksa.


" Ka Queen gue tuh padahal " Ujar Jofa.


" Bang, bilangin sama Aksa dong biar gak nempelin Queen satu hari aja " Ujar Rakha yang sudah lama tak bisa bermanja-manja Pada Queen lagi begitu pula Jofa.


" Bilang sendiri " Kata Kenzo.


" Emang dia berani" Ujar Kevin.


Kenzo pun mengangkat bahunya seraya menjawab tak tahu.


" Dasar 2 kulkas gak peka " Kesal Rakha dan Jofa.


Mereka pun ke kelas masing-masing setelah mendengar bell masuk berbunyi.


Baru saja Queen masuk kelas dia melihat Maira dan Ino sedang berdebat entah apa yang mereka bahas.


" Berantem mulu, entar jadian lo" Ujar Bryan.


" Lo aja sono jadian " Ketus Maira


" Yeeee, eke normal kali,padahal kalian cocok tau, sama -sama cerewet " Kata Bryan lagi.


" Gue suka ucapan lo" Kata Ino pada Bryan.


"Idih najis , sorry gak levelan sama playboy " Delik Maira sebal.


" Siapa tau jodoh" Tambah Bian.


" Ogahhhhh!!, " Ucap Maira kesal.


Guru olahraga masuk ke kelas.


" Ganti baju kalian setelah itu langsung ke lapangan " Kata pak guru.


" Yuk ke lapangan. " Ajak Maira pada Queen dan Indah.Mereka bertiga langsung pergi menuju Lapangan.


" Hari ini kita akan olahraga bersama dengan Kelas 11 Ips 1 " Jelas pak guru.


Pak guru menjelaskan kalau hari kedua kelas mereka akan bertanding bola basket.


" Baiklah bapak akan pilih orang nya, untuk. Kelas 11 IPA 1 , Di mainkan oleh Aksara, Bryan, Sabian ,Sagara dan Gino, dan untuk. Kelas IPS 1 , Amzar, Riko,Wawan, Aris dan Gerry, dan sebelum bermain kalian bisa berunding dengan tim kalian dulu" Jelas pak guru.


" Untung banget gak ikut" Kata Rangga.


" Emang kenapa? , kan aku gak jadi deh pengen nyemangatin kamu" Kata Indah.


" Kan aku di sini, nemenin kamu" Jawab Rangga.


" Gombal ih" Ujar Indah senyum-senyum.


Beberapa saat kemudian pak guru pun menginstruksikan para pemain untuk masuk ke lapangan basket. Agar permainan segera di mulai. . Sekarang tim dari kelas 11Ipa 1 dan Ips 1 sudah mulai bertanding. Sesekali para murid berteriak histeris. Kala Aksa, Sagara dan yang lainnya mencetak poin. Terutama Queen , dan Dewi ya si dewi berasal dari kelas 11 Ips 1 , bukannya mendukung tim dari kelasnya malah mendukung tim dari kelas Queen.


" Ayo Aksa rebut bola nya! " Teriak Dewi.


Mata Queen melotot ke arah Dewi yang berani meneriaki Aksa.


" Semangat abang!! " Teriak Queen tak kalah nyaring menyemangati Sagara.


" Ayo sayang, kalau. Menang nanti aku kasih hadiah" teriak Queen lagi pada Aksa.


Pertandingan pun selesai.. Dan di menangkan oleh kelas 11 IPA 1 .


Queen berjalan masuk lapangan ke arah Aksa, Sagara dan yang lainnya sambil membawa 5 botol air mineral, untuk mereka.


." Ini bang, minum dulu " Kata Queen menyerahkan air mineral pada Sagara terlebih dahulu.


" Makasih de " Ucap Sagara. Baru setelah itu Queen ke arah Aksa.


Aksa tersenyum senang Queen datang menghampiri nya langsung ke lapangan.


" Minum dulu yank, kamu pasti capek" Kata Queen. Melap keringat Aksa pakai tangannya tanpa rasa jijik sama sekali.


" Makasih sayangku" Kata Aksa lalu mendekat dan berbisik di telinga Queen.


" Jangan lupa hadiah nya aku mau yang spesial " Kata Aksa sambil mengedip kan sebelah matanya pada Queen.


." Eh!, kamu kok jadi genit gini sih" Ujar Queen.


" Di ajarin Ino" Jawab Aksa asal.


" Sampai disini dulu ya anak-anak, sampai bertemu lagi minggu depan. Bapak permisi " Kata pak guru mengakhiri pelajaran olah raga hari ini. Kemudian melenggang pergi meninggalkan lapangan.


" Iya Pak" Jawab murid dari 2 kelas dengan kompak


Bell panjang tanda pulang sudah berbunyi.


Aksa mengajak Queen ke mampir ke taman kota dulu setelah pulang sekolah.


Mereka duduk di kursi taman, dengan di tengah mereka sudah penuh dengan jajanan sesampainya di sana Queen langsung membeli beberapa jajanan yang di inginkan nya.


" Kamu tau banget sih aku lagi pengen jangan beginian " Kata Queen pada Aksa.


" Aku kan calon suami yang peka " Jawab Aksa bangga.


." Eya deh paksu" Ujar Queen.


" Emmm soal kemenangan kamu tadi, kamu minta apa yank? " Tanya Queen.


." Kamu mau ngasih aku apa?. " Tanya Aksa balik.


"Terserah kamu mau apa" Jawab Queen.


Aksa mengangguk singkat.


" Ya udah , aku minta cium" Kata Aksa.


" Ih modus ya kamu, belum muhrim" Ujar Queen.


" Biasa nya juga kamu yang nyosor dulu" Kata Aksa santai.


" Mana ada " Bantah Queen.


" Ya udah aku kasih, tapi merem ya" Ujar Queen.


Queen menghela nafas gugup kemudian mendekatkan wajahnya ke pipi Aksa.


Cup..