
Bell pulang sekolah sudah berbunyi 1 jam yang dan sekarang mereka sudah pulang, bukan pulang ke rumah masing-masing, kini mereka malah berkumpul di mansion Cakra. Bahkan Para inti Azzura rose dan Alaska juga ada. Maira dan Indah pun di ajak.
" Astaga, gue gak nyangka Rai, kalo lo sama Sagara udah nikah" Ucap Maira menolak percya apa yang dia dengar, pasalnya mereka masih SMA masih sangat muda untuk membina rumah tangga.
Beberapa menit ynab lalu mereka di hebohkan karena Queen yang keceplosan memeberi tahu mereka tentang hubungan Raisya dan Sagara.
" Maaf udah gak jujur sama kalian " Ucap Raiga merasa tak enak karena sudah membohongi teman barunya.
" Kami ngerti kok gyg" Kata Bian.
" Lo tenang aja kita semua bakal ngerahasiain hubungan lo sama Sagara " Kata Ino.
" Hubungan mereka emang udah publish kali, walaupun cuma tunangan" Sahut Ino.
" Kenapa gua di resmiin aja Gar" Ujar Rangga.
" Ini permintaan Raisya, katanya gak enak sama yang lain " Jelas Sagara.
" Pasti enak ya Gar tiap malam ada yang ngelonin" Goda Bryan.
Raisya jadi malu mendengar perkataan Bryan.
" Apa yang di kelonin di pecah aja belum" Batin Raisya.
" Udah bini gue malu nih" Kata Sagara tak ingin membahas lagi.
" Btw malam ini anak luxury ngajakin balapan" Ujar Rakha membuka suara.
" Wah serius, Queen turun ya " Sahut Queen semangat dia sudah lama tidak ikut balapan.
" No enggak yank, aku gak bolehin" Larang Aksa.
" Kenapa? " Tanya Queen cemberut.
"Aku gak mau kamu kenapa-napa" Jawab Aksa.
" Biasa nya juga gak papa kan" Kata Queen.
" Pokoknya gak boleh" Kekeuh Aksa.
" Boleh ya sayang" Bujuk Queen.
" Tidak" Kata Aksa tegas.
" Ya ya boleh ya 1 kali saja " Tawar Queen.
" Tidak !! " Kata Aksa lagi.
" Huff" Queen menghembuskan nafasnya dengan kasar , otaknya pun berpikir agar sang tunangannya tersebut memberi nya izin.
Yang lainnya hanya diam menonton pasangan tersebut yang tak ada yang mau mengalah.
Setelah sedikit berpikir melintas lah sebuah ide di otak Queen. Queen duduk di samping Aksa mulai membujuk Aksa lagi.
" Boleh ya sayang" Kata Queen dengan mata berbinar-binarnya. Aksa menjawab cuma dengan gelengan.
Queen tak kehabisan akal Queen mendekat dan berbisik di telinga aksa.
" Boleh ya sayang, sebagai gantinya aku beri 1 permintaan " Bujuk Queen.
Aksa pun mulai goyah, mendengar tawaran dari Queen .
" 2 " Ucap. Aksa, maksudnya beri dia 2 permintaan.
" 1 aja " Kata Queen.
" 2 atau tidak ada izin " Ancam Aksa.
" Hah, baiklah 2 " Ujar Queen mengalah.
" Okeh aku izinin" Kata Aksa.
Cup
" Makasih sayang " Ucap Queen memberikan sebuah kecupan di pipi Aksa, dia lupa kalau sekarang dia tak hanya berdua saja dengan Aksa
" Yeeee, malah romantis-romantisan" Ujar Ino.
Aksa pun merasa berbunga-bunga mendapatkan ciuman singkat dari Queen, walaupun sebenarnya juga malu di lihat teman-temanya, tapi Aksa berusaha tetap stay cool.
," Upssss" Queen malu, bisa-bisa dia melupakan teman-temanya.
" Serasa kita ini makhluk gaib kali" Ujar Rakha.
" Tak terlihat " Kata Kevin.
" Hehehe" Tawa Queen.
" Pipi ku jadi iri sayang" Kata Sagara pada Raisya.
" Ayo Rai berikan Sagara kecupan" Celetuk Ino.
" Malu tau " Lirih Raisya.
Sagara puas menggoda Raisya dia sangat senang melihat Raisya yang malu- malu kucing seperti itu.
Waktu sudah menunjukan pukul 22;37
Mereka semua sudah selesai bersiap, Queen awlanya ingin pakai rok pendek di atas lutut,supaya couple sama Maira dan Indah tapi lagi -lagi Aksa melarang nya. Katanya dia tidak mau para lelaki hidung belang itu melihat tubuh mulus Queen jadinya Queen, sebagai calon istri yang penurut Queen pun langsung mengganti nya dengan celana jeans panjang, dengan baju kaos hitam dan jaket hitam nya mereka kompak memakai warna yang sama. Meraka tinggal menunggu pasutri saja lagi keluar.
Di dalam kamar Sagara.
" Kamu jadi pergi? " Tanya Raisya .
" Jadi, kamu gak pengen larang aku pergi gitu" Kata Sagara.
." Enggak,, kamu kan bisa jaga diri" Jawab Raisya.
" Kamu mau ikut sayang? " Sagara mengajak Raisya.
" Emang boleh? " Tanya Raisya tak yakin.
" Boleh kan sama aku" Jawab Sagara ynag sudah siap dengan pakaiannya.
" Tapi pakaian aku rasanya gak cocok " Ujar Raisya.
" Aku pilihin ya, biar kita bisa pergi sekarang " Ujar Sagara masuk walk in closed.
Tak lama Sagara pun keluar, membawa baju untuk di pakai Raisya.
" Pakai ini ya aku tunggu di bawah" Ujar Sagara.
Sagara sampai di ruang tamu.
" Berangkat sekarang " Ajak Kevin.
" Tunggu bini gue" Ujar Sagara.
" What lo ngajak kaka ipar bang" Ujar Queen.
," Iya biar dia terbiasa " Jawab Sagara.
"Lo ngajarin yang bener lo sama kakak ipar " Kata Queen.
Raisya yang sudah siap langsung menyusul Sagara ke bawah .
Kali ini Raisya menggunakan span berwarna hitam bajo kaos putih yang di lapisi dengan jaket hitam, serasi dengan pakaian Sagara, dan tak. Lupa pasmina berwarna hitam juga.
" Wah , you are very beautiful sister in law" Puji Queen pada penampilan Raisya. Mirip mafia versi hijabers.
" Iya dong gue gitu yang milihin bajunya " Bangga Sagara.
"Berangkat " Kata Kenzo.
Dentuman suara motor mmemasuki kawasan area balapan malam ini. Banyak yang berbisik-bisik, siapa gerangan yang di bawa Sagara saat ini terlebih cewek tersebut memakai hijab dan masker sehingga mereka tak bisa mengenalinya.
" Gue udah daftarin lo Queen " Kata Rakha.
" Semangat sayang " Kata Aksa.
" Kamu juga" Kata Queen, karena Aksa malam ini juga ikut bertanding.
"Gimana kalo kita taruhan " Ujar Queen pada Aksa
" Kalo aku yang menang, gak ada permintaan yang tadi batal" Kata Queen
" Kalau aku yang menang hadiahnya jadi 3 permintaan " Pinta Aksa.
" Loh kok nambah sih" Ujar Queen tak Terima.
" Ya udah kalau gak mau" Ujar Aksa.
" Iya iya mau " Kata Queen
" Deal" Ucap Aksa pun
" Queen beneran ikut balapan? " Tanya Raisya merasa khawatir,
" Kamu tenang aja , Queen itu sangat jago bawa motor kalo gak. Gak mungkin Aksa izinin dia" Jawab Sagara . Mernagkul bahu Raisya.
" Iya ya" Kata Raisya.
" Siapa dia ? " Tanya Ajai katua Luxury .
" Yang mana bos ? " Tanya temannya.
" Itu" Ajai menunjuk Queen.
" Oh itu inti Azzura rose, adiknya Sagara, denger-denger sih, tunangan Aksara ketua Geng Alaska " Jelasnya.
" Cih, beruntung dia, bisa dapat cewek bening" Decak kesal ajai.
" Dia tanding sama tunangan sendiri" Ajai menyerit setelah mendapat kabar bahwa Aksa dan Queen ikut balapan.
Tak lama terdengar pemberitahuan bahwa pertandingan akan segera di mulai.
Semua anggota yang peserta sudah berada di garis star. Begitu juga dengan Aksa dan Queen, kebetulan sekali meraka bersebelahan, pandangan Aksa pun tak lepas memandang Queen.