Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
mahen sad boy



Setelah perjalanan panjang Nana pun sampai di mansion Fernandez di antar Cakra malam itu juga mungkin sekitar pukul 11:21.


" Langsung istirahat sayang" suruh Cakra


" Iya ka kaka juga" kata Nana.


" Ya sudah nanti pagi Kaka jemput berangkat sekolah" ujar Cakra.


"Emang ka cak gak cape Kaka gak langsung ke kantor aja" kata Nana.


" Enggak ko " jawab Cakra


" Baiklah kalau kaka memaksa, haha" ujar Nana tertawa.


" Kaka pulang dulu sayang " pamit Cakra


"Oke hati-hati Kaka sayang" ujar Nana


Cup..


Sebelum masuk ke dalam mobilnya sempat-sempatnya Cakra mencium Nana.


" Buat tambahan energi " ujar Cakra


Nana pun tersenyum melihat tingkah manis Cakra.


" Dah sayang " kata Cakra


"Bye ka" sahut Nana melambaikan tangan pada Cakra yang sudah melajukan mobilnya.


Setelah kepulangan Cakra Nana pun langsung masuk ke dalam. Membersihkan diri di kamarnya.


" Hah lelah juga " ujarnya merebahkan dirinya.


Ting..


Bunyi pesan masuk di ponselnya mengusik Nana.


Mahen


‘Besok gue jemput ya’


Aku


‘ gak usah ’


Mahen


‘kenapa?’


Aku


‘ udah ada yang jemput ’


Mahen


‘ yah keduluan gue’


Aku


‘hee, jemput Fira Sono ’


Mahen


‘ogah mending gue berangkat sendiri ’


Aku


‘ jangan nolak entar suka lagi ’


Mahen


‘gak mungkin’


Nana pun tak membalas pesan dari Mahen lagi Karna rasa ngantuk yang teramat.


Pagi-pagi Cakra sudah datang bahkan Nana saja belum bangun. Kini Cakra sudah berada di kamar Nana tentu saja sudah mendapatkan izin dari Dion memasuki kamar Nana.


" Sayang" panggil Cakra mengelus pipi Nana membangun kan Nana.


" Heemmm, 5 menit lagi yah" kata Nana dengan suara serak .


" Hampir jam 8 sudah sayang" bohong Cakra, Nana pun langsung membuka matanya.


" Sialan kesiangan" ucap Nana dengan keras, sampai Cakra saja terkejut di buatnya.


"Nana kenapa ?" Tanya Dion dengan tergesa-gesa ke kamar Nana Karna suara Nana nyaring sampai ke bawah .


" Nana telat yah" ujarnya berlari ke kamar mandi.


" Tunggu" gumamnya.


" Kalo tadi ayah yang di samping kasur siapa?"


Nana pun menengok kebelakang dapat di lihatnya cakra yang sedang menertawakan nya.


" Ka cak !!" Kata Nana.


" Gak Nana mandi dulu " ujar Nana


" Ka cak tunggu di bawah " teriaknya dari kamar mandi.


" Iya sayang " jawab Cakra


Setelah selesai bersiap Nana ingin turun dia melirik jam ternyata baru jam 07:06 .


" Ka cak penipu" kesal Nana di kerjai Cakra


" Ka cak !!!!" Teriak Nana sambil menuruni tangga .


" Kenapa sayang ?" Tanya Cakra.


" Ka cak bohong katanya hampir jam 8 setelah Nana lihat baru jam 7 " kesal Nana


" Iya maaf ya soalnya kamu susah banget di baguni" jawab Cakra


" Iya deh Nana maafin tapi nanti ajak jalan-jalan ya " ujar Nana.


"Sudah Nana sarapan dulu setelah itu baru berangkat" suruh Dion.


" Iya yah" kata Nana.


Nana pun mengisi piring kosong nya dengan nasi goreng dan jangan lupa segelas susu yang baru saja di bikinkan bi Surti. Tak lama nnaa pun menyelesaikan sarapannya .


" Nana berangkat yah" pamit Nana.


" Cakra juga om" ujar Cakra


Dion pun mengangguk. Nana langsung Manarik Dion menuju mobil .


" Nanti pulang sekolah Kaka jemput" ujar Cakra


" Oke sayang" ujar Nana.


" Nana bilang apa tadi?" Tanya Dion


" Oke " ujar nana


" Ulangi lagi bilang apa tadi" kata Cakra


" Oke sayang" ujar Nana lagi.


"Kaka pasti senang kan?" Tanya Nana


" Ya seneng lah" jawab Cakra


Tak terasa mobil Cakra pun sampai di depan sekolah Nana.


" Nana masuk dulu ka" kata Nana


"Isi energi kaka dulu sayang" ujar Cakra


Cupp Cakra mencium dahi Nana.


" Ka cak gak adil" ujar Nana.


Cup .. Nana juga mencium Cakra tapi di pipi


" Nana juga perlu energi ka" ujar Nana langsung keluar dari mobil Cakra.


Saking senangnya di cium Nana Cakra sampai melongo Sampai bunyi klakson mobil seseorang menyadarkan nya.


" Kau Mulai nakal sayang " kata Cakra . Melajukan mobilnya meninggalkan sekolah Nana.


" Yo bestie di antar sama siapa Lo tadi?" Tanya Fira yang bertemu Nana di koridor saat sama-sama menuju kelas.


" Cintanya" jawab Nana.


" Anjing!!!" Ujar Fira dengan keras yang membuat siswa/i di dekat nya sampai terkejut begitu pun dengan Nana.


" Biasa aja kali" ujar Nana.


" Berarti udah ada pawang nih" kata Fira


" PJ nya dong " tagih Fira.


" Nanti ya aku bilang sama dia biar dia bayarin" ujar Nana.


Mereka pun tiba di kelas, seketika Fira langsung heboh bercerita dengan Sinta dan Anya kalau Nana sudah ada cintanya.


" Gaesss berita penting" ujar Fira mendekati Anya dan Sinta.


" Apasih datang-datang udah ribut " kata Anya


" Lo tau tadi Naya di antar sama pawang nya" tutur Fira


" Siapa Natan?" Tanya Sinta


" Ya bukan lah" bantah Fira


" Terus siapa?" Tanya sinta


" Gue juga gak tau sih gue cuma liat Nana di antar seseorang pas gue tanya katanya cintanya" jelas Fira


" Emang bener Nay kata Fira?" Tanya Anya


" Benar ko gak salah" jawab Nana


" Anjing sudah move dari Natan sialan" ujar Sinta


" Ya bagus dong " sahut Anya.


"Ada apa nih , kayanya asik banget cerita " ujar Mahen yang baru datang


" Lo tau Naya udah punya pawang " ujar Sinta.


" Hah" Mahen terkejut.


" Yah gue keduluan mulu, jadi Lo gak mau berangkat bareng tadi gara-gara mau di antar sama pacar Lo?" Tanya Mahen


" Iya " jawab Nana.


" Hahahaha fackboy jadi sad boy" ejek Fira


" Eh gue good boy ,ingat!" Kata Mahen


" Ceye keduluan " ejek Sinta.


" Gak papa Mahen kan masih ada ayang Fira" ujar Anya yang membuat Nana dan yang lainnya tertawa.


" Ogah"


" Ogah" ucap Fira dan Mahen barengan


" Kan jodoh" ejek Sinta.


" Jangan terlalu benci nanti jadi cinta Lo" kata Anya.


sementara di kantor Cakra


" Tio siang nanti tolong kamu handel meeting dengan klien dari kota A ya " suruh Cakra


" Ko saya lagi bos emang bos mau kemana?" Tanya Tio


"Saya mau jemput Nana" kata Cakra dengan senang.


" Pokoknya nanti bos harus tampan bonus saya " ujar Tio.


" Gampang itu" sahur Cakra.


Tok


Tok


Tok


" Masuk" kata Cakra


" Diluar ada pak Dazian bos" kata sekertaris


" Suruh masuk" ujar Cakra.


" Tumben banget Lo ke kantor gue Daz ?" Heran cakra


" Gue denger Lo udah nembak Nana" kata Dazian


" Kata siapa Lo " ujar Cakra


" CK Lo lupa siapa gue" ujar Daz


" Iya bener udah jadian " ujar Cakra


" Jangan sampai Lo sakitin Ade gue cak, kalau sampai terjadi gue bakalan tembak kepala Lo sampai hancur" ancam Daz


" Cih masih saja mengerikan, gimana mau dapat pawang Lo " ejek Cakra.


" Kalau masalah cewek siapa yang gak mau sama Dazian " kata Daz dengan pede nya.


" Ingat kata gue tadi cak, gue gak mau liat Yaya terluka seperti kemarin lagi" kata Daz


" Iya gue ingat Lo tenang aja, Kaya baru kenal aja Lo sama gue" ujar Cakra


" Oke gue balik dulu" ujar Daz meninggalkan ruangan Cakra.


" Saya juga mau balik kerja bos " pamit Tio keluar.


Tinggallah Cakra di ruangan nya sendiri. Sambil memainkan ponselnya melihat foto yang sedang memetik buah anggur kemarin,di jadikan nya wallpaper.


" Jadi kangen " gumam Cakra.