Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
pernikahan



Dekorasi yang indah dengan rangkaian bunga terpasang dimana-mana. Beberapa kerabat serta para undangan sudah berdatangan,.bahkan Dion dan kedua orang tua Cakra yang dengan khusus di undang, pernikahan Dazian dan Alea di gelar besar-besaran di sebuah ballroom hotel, padahal Alea sudah meminta untuk melakukan pernikahan yang sederhana saja tapi Dazian tak ingin mengecewakan calon istri cantiknya itu, Daz yakin semua wanita pasti menginginkan pernikahan yang terbaik.


Hari h yang di tunggu-tunggu sudah tiba, Alea sudah memakai gaun panjang putih yang sangat elegan, di tambah mahkota yang menghiasi rambut nya yang semakin menambah kecantikannya.


" Anda sangat cantik nona" kata seorang Mua yang menghiasnya


" Terimakasih" jawab Alea dengan senyumnya.


" Tuan Daz sangat beruntung mendapatkan anda" kata nya lagi.


Alea hanya tersenyum tak menjawab perkataan Mua tersebut.


" Saya yang beruntung mendapatkan orang yang Sebaik Dazian " batin Alea


Ceklek


Seseorang membuka pintu.


" Ya ampun calon Kaka ipar ku cantik sekali" puji Nana memasuki ruangan .


Alea sangat terharu dengan kebaikan Nana melebihi keluarga nya sendiri


" Eh jangan nangis ka ini kan hari bahagia Kaka" ujar Nana


" Iya kaka cuma terharu kamu naik banget sama Kaka padahal kan kita baru kenal" kata Alea


" Karna kaka orang baik " ujar Nana tersenyum tulus, memang sebelumnya Nana di beritahu Daz kalau dia sudah menyelidiki siapa Alea .


" Ayo ka kita keluar bang Daz pasti sudah gak sabar " ajak Nana mengandeng sang calon Kaka iparnya.


Dapat di lihat para undangan sudah memenuhi ballroom hotel yang sudah di hias semewah mungkin.


" Kaka gugup?" Tanya Nana , merasakan tangan Kaka iparnya begitu dingin.


" Aku takut membuat Daz malu" kata Alea


" Enggak ka tenang saja " ujar Nana.


Setelah mengantar calon kaka iparnya ke pelaminan, nana pun turun menghampiri cintanya.


" Maaf ka nunggu lama " ujar Nana pada Cakra


" Gak papa sayang" jawab Cakra.


Pernikahan Daz dan Alea pun dimulai dengan tenang tanpa gangguan Karna Nana sudah banyak menempatkan mafioso nya untuk menjaga keamanan, agar bebas dari gangguan.


Dan kini keduanya pun telah menjadi suami istri


" Kita kapan nikah sayang?" Tanya cakra pada Nana


" Besok ka" jawab Nana asal Karna fokus melihat pernikahan Dazian.


" Beneran sayang?" Senang Cakra


" Ya enggak lah ka Nana masih sekolah juga" kata Nana.


" Kalau tunangan dulu gimana sayang" tanya Cakra


" Boleh , minta bilang sama ayah" kata Nana.


" Beneran ya nanti Kaka bilang sama bunda buat lamar kamu" kata Cakra senang.


" Oke Nana tunggu niat baik kaka sayang" ujar Nana.


Para tamu undangan terpukau dengan kecantikan Alea hari ini.


Alea sedikit malu melihat banyak mata orang yang memandang ke arah Meraka.


" Tak perlu gugup sayang" tutur Daz yang sudah mengubah panggil nya.


"


Mendengar Daz memanggil nya dengan sebutan sayang pun sontak membuat nya tersipu malu.


" I iya m-mas" jawab Alea, membuat Daz menyungging kan senyum nya setelah mendengar panggil dari Alea .


" Cantik sekali istri ku" kata Daz


" Apa kau bahagia menikah dengan ku?" Tanya Daz


" Tentu aku sangat bahagia" kata Alea.


" Bagaimana denganmu?" Tanya Alea menghilangkan ke gugupnya.


" Tentu saja bahagia " jawab Daz .


" Cantik ya Bu pengantin nya"


"Cocok sekali dengan pak Dazian".


Bisik-bisik para undangan terdengar di telinga Mereka. Alea pun memasang tersenyum senang sambil menyalami beberapa tamu undangan yang mendatangi mereka , begitu banyak kado serta kartu ucapan yang di terima keduanya . Setelah tamu undangan turun kini giliran Nana, Cakra Jo serta Alex .


" Gak nyangka ya Daz melabuh lebih dulu ucap" Alex


" Selamat ya bang kaka ipar Jangan lupa bikin ponakan yang lucu-lucu ya bang kaka ipar " tambah Nana memeluk Daz dan juga Alea bergantian.


Jo lalu mendekati Dazian dan menyalami Daz , sebuah benda asik dapat Daz rasakan ditangannya.


" Apa nih?" Heran Daz


" Tuh jamu biar kuat malam pertama Lo" bisik Jo tersenyum nakal.


" Sialan Lo" umpat Daz


" Selamat bro atas pernikahan kalian" ucap Cakra.


" Terimakasih " jawab Alea


" Kalau bang Daz menyakiti ka Alea bilang sama kita ka" ujar Nana.


" Iya Nana". Kata Alea


" Ya Abang gak mungkin nyakitin istri Abang sendiri" sahut Daz


" Ya kali aja bang khilaf gitu, terus keterusan deh" Ujar Nana,


" Gak akan" tegas Daz.


" Yakin ka" ujar Nana lagi


" Yakin " jawab Daz


Alea tidak menyangka pernikahannya Daz akan semewah ini. Benar-benar pernikahan impian nya dari gaun pengantin sampai dekorasinya. Semua ini berkat Nana sang adik ipar yang sangat baik pada mengatur dan merancang semuanya entah dengan apa dia membalas nya


Acara berlangsung meriah meski tanpa kedatangan kedua orang tua Alea Karna kedua sudah tidak ada hanya menyisakan ibu tiri dan saudara tirinya yang kejam.


" Apa pernikahan kita nanti akan semewah ini ka ?" Tanya Nana pada Cakra setelah turun dari pelaminan


" Tentu sayang, kau ingin lebih dari ini pun aku sanggup mengabulkan nya" jawab Cakra.


"Kaka memang yang terbaik" ujar Nana memeluk Cakra .


" Eheemm" suara deheman mengagetkan keduanya.


" Eh ayah " ujar Nana agak malu.


" Cih malu dia Yon " ejek Arga


" Ayah ini kaya gak pernah muda aja " ujar Sandra.


" Yah Bun , besok lamar Nana buat Cakra ya " kata Cakra .


" Beneran sayang?" Tanya Sandra.


" Ya bener dong Bun " sahut Cakra.


" Cih kulkas bucin dah ngebet pengen nikah" ejek Sean


" Gimana Yon ?" Tanya Arga minta pendapat Dion


" Ku terserah Nana" kata Dion


" Gimana sayang apa kamu mau dilamar anak bunda yang nakal ini?" Tanya Sandra.


" Mau bunda tapi Nana mau tunangan aja dulu"kata Nana.


"Tentu sayang" jawab Sandra.


Dan hari pernikahan Daz pun menjadi hari pembahasan pertunangan Nana dan Cakra


Acara pernikahan Alea dan Dazian sudah selesai beberapa jam yang lalu. Kini Dazian dan juga Alea tengah berada di salah satu kamar hotel yang sudah di siapkan.


" Aku mau mandi dulu mas " kata Alea berlari ke kamar mandi ada rasa malu terhadap Dazian yang sudah menjadi suami nya saat ini.


Daz pun sedikit terkekeh melihat tingkah istri barunya.


Tak Alea pun keluar dengan kimono dan handuk di kepala nya. Membuat Dazian panas dingin.


" Aku mandi " Ucap Daz cepat langsung pergi ke kamar mandi.


Setelah berpakaian Alea pun merebahkan tubuhnya yang sudah sangat lelah Karna acara resepsi siang tadi.


Dazian yang sudah selesai mandi pun langsung keluar, dengan sehelai handuk yang melilit di pinggang. Dia mencari alea ke sekeliling kamar ,rupanya gadis itu sudah tertidur, setelan berpakaian Daz pun ikut membaringkan tubuhnya di samping sang istri dengan tangan yang memeluk tubuh Alea .