
" kenapa?" Tanya Cakra yang mendengar Nana mengumpat di sampingnya.
Sungguh panas hati Nana melihat Natan dan Cecil yang sedang berada di toko pakaian tersebut. Nana menatap tajam ke arah mereka. Karna tak ada jawaban dari Nana Cakra pun mengikuti arah pandangan Nana , dan Cakra mendapati 2 Sejoli yang sedang berada di toko pakaian.
" Dia pacar kamu?" Tanya Cakra
" Iya " jawab Nana singkat.
" Ayo kita datangi mereka ka " ujar Nana , Nana pun mengajak Cakra mendatangi Natan .
" Hai " sapa Nana dengan ramah.
" Na-naya" ujar Natan kaget melihat kedatangan Nana.
" Oh jadi batalin jalan sama aku cuma gara-gara mau jalan sama Cecil " ujar Nana sambil Melihat Cecil yang juga terkejut.
" Kamu jangan salah paham dulu ay" jelas Natan
" Emang bener kan Lo batalin jalan sama gue padahal gue udah siap bahkan gue ada di mobil Lo!!!" Tegas Nana
Cakra mengelus bahu Nana yang sudah naik turun Karna emosi, untuk menenangkan nya.
" Apaan sih Naya , Natan cuma menemani gue jalan aja Lo marah banget . Baru juga sekali udah marah-marah" jawab Cecil
" Bener ay, Cecil kan baru datang ke sini jadi wajar kan aku ajak dia jalan-jalan" bela Natan
" Tapi gak perlu kan Sampai batalin jalan sama gue , kan bisa ajakan kalian jalan besok-besok " ujar Nana
" Yah gak bisa dong, gue kan sahabat nya bahkan dari kecil , gak ada salahnya kan dia utamakan gue duluan" Ujar Cecil.
" Tapi gue pacarnya!!!" Gas Nana
" Baru juga pacar Udah ngatur-ngatur " jawab Cecil memanasi.
" Bener ay apa kata Cecil" sahut Natan
" Ko kamu belain dia sih" ujar Nana
" A-aku..." Belum selesai Nana sudah memotong ucapan Natan
" Yang pacar kamu itu kan aku!!!!" Marah Nana.
" Kalau begini lebih baik kita putus !!!!!" Jelas Nana tak terasa air mata nya sudah meleleh
" Nay kamu gak serius kan " ujar Natan kaget memegang tangan Nana
" Gue serius, gue udah muak sama Lo sejak dia datang sikap Lo ke gue jadi berubah, bahkan gue k ngerasa gue gak punya pacar anjing bahkan Lo lebih Utamakan dia di banding gue, dan gue juga tau kalo dia itu cinta pertama Lo !!" Ujar Nana
" Ka-kamu tau?" Tanya Natan dengan mata melotot
" Iya Lo lupa siapa gue " ujar Nana
" Maafin gue Nay " bujuk Natan
" Mulai sekarang jangan hubungin gue lagi anggap kita gak pernah kenal " ujar Nana
" Ayo ka" ujar Nana menarik tangan cakra menjauh dari Natan dan Cecil. Natan pun merasa sedih. Sejak kedatangan Cecil dia jadi ragu dengan perasaan pada Nana. Sehingga dia lebih mengutamakan cinta pertama nya itu.
" Nat Lo gak apa?" Tanya Cecil
" Gak " ujar Natan singkat, entah kenapa ada perasaan tak rela saat Nana minta putus dengannya.
" Yuhuuuuu akhirnya penghalang gue dengan Natan telah pergi, gue yakin Natan pasti masih suka seperti dulu sama gue" batin cecil
" Kita pulang " ajak Natan pada Cecil.
" Kenapa ?" Tanya Cecil yang masih ingin berbelanja yang pasti dengan di bayari Natan
" Aku lelah" jawab Natan , dengan pasrah Cecil pun mengikuti Natan yang mengajaknya pulang.
" Ka Nana ingin pulang" ujar Nana dengan sendu.
" Baik kita pulang sekarang" ujar Cakra .
Mereka pun keluar dari mall dan masuk ke dalam mobil Cakra yang masih di parkiran.
" Hiksss" Nana mulia setelah masuk dalam mobil.
" Menangis lah" ujar Cakra memeluk nana , Nana pun juga memeluk Cakra menenggelamkan kepala ke dada Cakra.
" Cowok sialan berani nya dia bikin Nana gue menangis" batin Cakra
" Udah mendingan?" Tanya Cakra , dan balas anggukan oleh Nana.
" Mau pulang ?" Tanya Cakra lagi
" Iya ka ke mansion bang Daz ya" ujar Nana.
Sementara di mansion Daz. Daz marah-marah sendiri mengumpat Natan , akibat dari laporan bawahannya .
" Natan brengsek, gue udah baik percaya Lo jaga Yaya tapi malah Lo sakiti dia" marah Daz
" BANG YAYA DATANG" teriak Nana . Daz yang mendengar teriak kan Nana pun langsung keluar menghampiri Nana.
" Mata kamu bengkak de" ujar Daz khawatir.
" Hikssss Natan brengsek bang" tiba-tiba saja Nana menangis lagi di pelukan Daz
" Makasih ka Cakra udah menemani Sama belanjain Nana" ujar Nana mengalihkan muka nya .
" Iya sama-sama" Jawab Cakra
" Mau Abang habisin Natan sialan itu?" Tanya Daz
" Gak perlu bang , biarin aja " Ujar Nana.
" Kenapa ? Dia udah bikin kamu nangis gini, Abang gak terima " ujar Daz marah.
" Udah bang, nurut kata Yaya ya hiksss" larang Nana sambil menangis lagi.
" Baiklah" ujar Daz mengalahkan.
" Daz gue balik dulu" pamit Cakra
" Oke , thanks " ujar Daz
Pagi ini SMA BRATA di hebohkan dengan kabar putusnya Nana dan Natan . Nana yang baru sampai di sekolah segera keluar dari mobilnya. Di sisi lain Natan juga datang bersama gadis cantik di samping nya.
Para siswa/i pun yang melihat nya pun semakin heboh.
" Jadi benar gosipnya"
"Kayanya sih Inya, Naya aj berangkat sendiri, sedangkan Natan dengan cewek baru itu"
"Couple goals gue dah bubar"
" Iya tuh liat cewek bareng Natan pake pegang tangan Natan anjing"
" Kasian ya Naya di Campakkan "
" Naya mah cantik kita juga mau kali kalo dia udah free"
Bisik-bisik terdengar sepanjang koridor yang Nana lewati,entah siapa yang sudah menyebarkan gosip itu, pasalnya tak ada yang tahu kejadian putus hubungan mereka kemarin ,kecuali Cecil dan Cakra tapi Cakra kan gak ada di sekolah jadi gak mungkin, ya salah satu pelaku yang patut di curigai ya cecil. Baru saja Nana duduk di kursinya.
" Nay Lo beneran putus sama Natan?" Tanya Fira
" Iya Nay tuh gosip dah nyebar Ampe satu warga sekolah tahu" kata Anya
" Iya kayanya sih udah trending berita putusnya most wanted" ujar Sinta.
" Ya emang udah putus" jawab Nana santuy
" Kenapa Nay ada masalah cerita ke kita?" Tanya Sinta
" Dia lebih mentingin sahabat nya dari pada gue, enek gue liatnya " ujar Nana
" Yang murid baru itukan?" Tanya Fira
" Iya, cinta pertama nya Natan " jawab Nana
" Sumpeh Lo!!!" Ujar Fira dkk kaget.
" Bener gue " ujar Nana
" Gila-gila " ujar Sinta
" Lo bayangin aja Lo udah siap dandan cantik udah di jemput terus udah masuk mobil lagi, tiba-tiba di bilang gak jadi " ujar Nana
" Anjing!!! ya gak terima lah gue" ujar Fira
" Gue kan tuh gak jadi jalan Ama dia ya minta teminin lah gue Ama Abang gue ke mall ternyata malah ketemu dia jalan sama anak kutu itu" ujar nana
" Bodoh emang!!" Ujar Anya marah.
" Terus ?" Tanya Sinta
" Ya mending gue buang kelaut " ujar Nana
" Terus tanggapan nya Lo bilang putus gimana?" Tanya Sinta
" Ya dia si bilang engga, tapi gue udah kecewa banget sama dia" jawab Nana
" Perasaan Lo ke dia bagaimana Nay" tanya Fira
" Ya sedang di fase, seperti sudah rela namun masih ada rasa , seperti sudah lepas namun belum ikhlas " ujar Nana
" Anjing puitis banget kata-kata Lo , hahhahaa " tawa Fira
"Cowok masih banyak Nay" ujar Sinta
" Lo kayanya udah ceria lagi Nay gak dingin ke kemarin-kemarin" kata Fira
" Masa sih"?" ujar Nana
" Bener Lo gak usah dingin-dingin lagi ke kita Nay, gue seneng banget Lo udah balik ceria lagi walaupun baru putus cinta" kekeh Fira
" Sorry ya gue banyak bersikap dengan selama ini sama kalian" kata Nana
" It's okey Nay , kaya Ama siapa aja Lo " ujar Fira .
Bell masuk pun berbunyi tanda aktifitas pelajaran di mulai.