Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
season 2 Motor Baru



Queen sangat nyenyak tidur nya sehingga Sagara menggendong nya masuk kedalam mansion dan meletakan nya ke dalam kamar.


Sagara melepaskan sepatu dan kaos kaki Queen, lalu menyelimuti nya dan menyetel suhu AC sehingga Queen takkan kepanasan. Setelah itu Sagara juga masuk kedalam kamarnya untuk membersihkan diri.


Pukul 18:12 Queen bangun dari tidur nya.


" Hoammmmm, pasti bang gara hng gendong gue" Ucap Queen menatap langit-langit. Kamar nya.


Queen beranjak dari tempat tidur nya lalu memasuki kamar mandi membersihkan diri. Setelah berpakaian Queen pun berjalan keluar. Di ruang tamu terdapat 2 lelaki kesayangannya sedang berbicara.


" Dad Gara beli motor ya" Ucap Sagara


"Tumben bilang? Biasa juga langsung beli" Ucap Cakra.


" Hehehe, biasa basa basi" Kata Sagara terkekeh.


Sagara juga punya penghasilan sendiri di umurnya yang masih muda di bahkan sudah bisa memimpin perusahaan peninggalan sang kakeknya Dion Fernandez. Ya sebelum Dion meninggal di berpesan semua harta warisannya di serahkan kepada kedua cucu kembar nya.


"Queen juga mau motor bang" Sahut Queen menghampiri lalu duduk di tengah-tengah mereka.


" Buat apa? " Tanya Cakra.


"Ya buat balapan lah" Jawab Queen enteng.


Cakra memang tak pernah membatasi kedua anaknya, karena Cakra tau kedua anaknya sangat lah hebat. Dan persis kelakuan sang almarhumah istri nya ketika masih muda. Bebas tak ingin di kekang begitu pula si kembar.


" Minta sama abang kamu " Kata Cakra.


" Ko sama aku dad " Ujar Sagara.


" Kenapa? Jangan kaya orang susah deh bang motor aja gak mampu beli" Ejek Cakra dengan sedikit tertawa.


" Bang " Ucap Queen dengan mata berbinar nya.


" Cih iya iyague beliin, dasar dude pelit pantas masih jomblo " Decak kesal Sagara.


"Emang kalian mau punya mommy baru? " Tanya Cakra.


" Terserah daddy aja sih kasian juga daddy pasti sering bersolo karir, hahahaha" Tawa Sagara mengejek Cakra lalu berlari menjauh.


" Anak si*lan" Kesal Cakra.


" Adee mau mommy baru? " Tanya Cakra pada Queen.


" Terserah daddy sih, lumayan lah beban ade ngurusin daddy sama abang berkurang , hahaa" Kekeh Queen.


" Heh emang daddy ini beban apa" Ucap. Cakra.


" Iya dad baru nyadar, baju aja kadang ade yang nyiapin seperti nya daddy emang perlu deh cari mommy buat kita " Kata Queen.


" Ya sudah nanti daddy pikirkan lagi" Kata Cakra.


" Panggil abang mu kita makan bareng , kata bibi kalian belum ada yang makan dari habis pulang sekolah tadi" Ujar Cakra.


"Hehehe iya dad tadi ade ketiduran" Jawab Queen.


" Okeh jangan di ulangi lagi " Tegas Cakra.


" Okeh daddy ku sayang" Goda Queen.


" Abang turun di panggil daddy makan bareng!! " Teriak Queen dari luar kamar Sagara.


" Iya adee" Jawab Sagara.


Sagara pun menuju meja makan bareng Queen.


" Abang udah pesan dua motor " Ujar Sagara.


" Wah.....benar nih ? Kapan datangnya bang? " Tanya Queen.


" Mungkin jam 9 tadi abang minta ka Faris buat beliin 2 motor sport " Kata Sagara.


" Yeee, abang memang terbaik" Senang Queen. Mengangkat dua jempolnya.


" Kalian ko lama? " Tanya Cakra sesampainya mereka di meja makan.


" Kenapa dad? " Tanya Sagara.


" Kasian kan cacing daddy kelaparan " Kata Cakra.


" Hhahahaa daddy daddy" Tawa Queen.


Pukul. 21:03 Faris datang ke mansion.


" Ini kuncinya " Kata Faris menyerah kan pada Sagara.


" Thanks ka. " Ucap. Sagara.


" Sama-sama Tuan memang sudah tugas saya" Jawab Faris.


" Ka Faris terlalu formal" Kata Queen.


" Karena ini masih jam kerja saya nona " Jawab Faris. Queen memutar bola matanya malas mendengar ucapan Faris yang memanggilnya dengan embel nona.


" Saya permisi dulu " Kata Faris.


" Iya ka hati-hati " Ucap Queen.


" Yeeeeee motor baru. Queen yang warna hitam bang " Kata Queen.


"Keduanya juga hitam de " Ujar Sagara.


" Hehehe tapikan beda " Ujar Queen.


" Sini kuncinya" Minta Queen.


."kemana? " Tanya Sagara


" Jalan-jalan dong pamer motor baru" Jawab Queen.


" Jangan pulang terlalu malam de, enter di gantung daddy lo" Ujar Sagara.


"Oke bang" Jawab Queen.


Queen menuju motor nya dan memakai helmnya.


Brummm.


Brummm..


Queen berkendara dengan kecepatan sedang


,.berkeliling.


" Haus ih" Kata Queen. Queen pun berhenti di depan supermarket membeli minuman.


" Rasa apa ya " Gumam Queen bingung milih minuman rasa apa.


"Rasa mangga enak" Sahut cowok di samping nya.


" Benar? " Tanya Queen tak yakin.


" Iya, coba aja " Jawabnya. Mengambil salah satu minuman tersebut


" Terus kenapa lo gak ngambil yang rasa mangga? " Heran Queen.


" Karena gue gak suka mangga" Jawabnya.


" Oh, lo gak suka mangga kenapa yakin kalo rasa ini enak? " Tanya Queen lagi.


" Kata teman gue " Jawabnya.


" Oh" Ucap Queen lalu mengambil rasa jeruk sama seperti cowok tadi.


" Ko ngambil sama kaya gue? " Tanya cowok tersebut, melangkah ke kasir bareng Queen.


" Gue gak suka mangga " Jawab Queen


" Sama dong" Kata cowok tersebut.


" 2 mba sama punya dia " Kata cowok itu juga membayar minuman Queen.


Queen paham cowok tersebut membayar minumannya tersenyum senang siapa coba yang gak suka gratisan.


" Udah " Kata cowok tersebut.


" Thanks " Ucap Queen. Lalu duduk di kursi yang tersedia di depan supermarket. Cowok itu pun juga ikut duduk di depan Queen.


" Gue Aksara Almalik " Ucap. Cowok tersebut memperkenalkan dirinya



" Gue Airis Queenzea, , panggil Queen " Kata Queen. Tanpa embel-embel nama keluarga di belakang nya.


Aksara Almalik blasteran turki dan Indonesia . Karena ibu nya berdarah turki Lengkapnya Muhammad Aksara Almalik Tampan menawan pujaan para wanita, dia anak pemilik pondok pesantren di Jawa , orang pondok biasanya memanggilnya dengan sebutan gus. Tapi jika sudah berkumpul dengan temannya kelakuan nya minus Akhlak.


" Kayanya gue baru liat lo " Kata Aksa membuka suara.


," Ya gue sekeluarga baru aja balik dari London dan menetap di sini" Jawab Queen.


" Oh pantas " Ucap Aksa.


" Sorry gue sok akrab " Kata Aksa


" Gak masalah" Ucap Queen.


Aksa merasa tertarik berteman dengan Queen, yang menurut nya berbeda dari cewek yang bertemu dengannya yang biasanya genit dan suka cari perhatian padanya sedangkan Queen biasa saja.


" Gue duluan ya " Ujar Queen.


" Tunggu Queen " Tahan Aksa.


" Kenapa? " Tanya Queen.


"Gue bisa minta no telpon lo?" Ucap Aksa berani.


" Oh oke" Kata Queen mengambil ponsel Aksa dan memasukkan no. Telpon nya.


Queenzea


0838657*****


" Udah "Kata Queen . Mengembalikan ponsel bobanya Aksa.


" Thanks " Ucap Aksa.


" Lo naik ini ? " Tanya Aksa melihat Queen menaiki motor sport nya.


"Iya " Jawab Queen singkat.


"Keren" Puji Aksa, gak nyangka cewek secantik Queen bisa mengendarai motor, motor sport lagi.


Queen menjawab dengan senyuman pujian Aksa


" Gue duluan Aksa " Ujar Queen.


" Hati-hati " Ucap Aksa.


" Ko gue bisa nyaman dekat tuh cowok padahal dia kan orang baru, tapi ganteng bet, hahhhaa" Kata Queen sendiri sepanjang jalan.


" Ni jantung ko murahan banget juga sama orang baru " Kata Queen, merasakan jantungan berdetak cepat saat duduk dengan Aksa tadi.