Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
Dia istriku



Sebelum azan subuh berkumandang Raisya sudah bangun dan langsung membersihkan dirinya.


" Emm, Sagara bangun ayo sholat subuh" Ujar Raisya membangunkan Sagara yang masih terlelap.


" Iya " Jawab Sagara dengan suara serak khas orang yang baru bangun tidur.


" Anu, sudah waktunya sholat subuh" Ujar Raisya gugup.


" Maaf tapi aku belum bisa sholat " Jawab Sagara jujur.


" Maaf aku lupa kalau kamu baru mualaf " Kata Raisya.


" Nanti ajari aku" Kata Sagara. Raisya pun tersenyum senang mendengar ucapan Sagara yang terlihat serius.


Pukul 7 Raisya sudah menyiapkan sarapan untuk dia dan Sagara, setelah selesai sarapan Sagara pun membuka suara.


" Kamu ikut aku pulang " Kata Sagara.


" Tapi aku masih sekolah disini " Jawab Raisya.


" Gampang nanti kamu pindah aja ke sekolah yang sama denganku" Ujar Sagara.


" Sekalian aku mau ngenalin istriku" Sambung Sagara.


Raisya tak menyangka kalau sagara menganggap serius pernikahan mereka ini.


" A-aku takut, kalau mereka tak menyukai aku" Ujar Raisya.


" Kamu tenang aja mereka pasti nerima kamu sebagai istriku, setelah makan kita siap-siap ya " Kata Sagara.


" Aku juga memiliki pekerjaan " Ujar Raisya.


" Berhenti sudah ada aku yang menafkahi mu" Kata Sagara.


" Baiklah " Ucap Raisya pasrah.


" Tapi aku malu " Kata Raisya lagi.


" Gak perlu malu" Kata Raisya.


" Kamu gak perlu bawa banyak barang, keperluan mu nanti biar aku yang siapkan " Ujar Sagara.


,dengan mengendarai motor nya Sagara dan Raisya pulang ke mansion Cakra.


Sesampainya di pintu gerbang mansion.


Hanya dengan membunyikan klakson nya pintu gerbang oun langsung terbuka lebar.


Raisya hampir menganga takjub melihat kemewahan mansion Cakra .


" Apa ini rumahnya, MasyaAllah " Raisya berdecak kagum.


" Ayo masuk " Ajak Sagara menggandeng gadis berhijab yang terbengong memandangi mansion milik daddy nya. Mereka yang mendengar Sagara datang bersama seorang gadis berhijab pun langsung mengalihkan pandangan nya.


"Lo nyulik cewek cantik dimana bang? " Tanya Queen pada Sagara, dan melangkah mendekati Raisya membawa duduk di sofa.


" Enak aja mana ada Abang nyulik de"


" Terus ini siapa? " Tanya Sandra.


" Dia istriku oma" Jawab Sagara, membuat mereka terkejut, bercampur senang.


" Srius? " Tanya mereka semua dan di angguki Sagara.


Inilah alasan Sagara mengumpulkan para keluarga.


" What, wah gila lo bang kawin gak ngundang kita" Ujar Rakha.


" Mendadak " Jawab Sagara.


" Nama kamu siapa sayang? " Tanya Sandra lembut


" Raisya Azalea nyonya" Ucap Raisya menunduk malu.


" Jelasin sama daddy! " Tegas Cakra.


Sagara pun menjelaskan kenapa dia dan Raisya jadi sampai menikah.


" Jadi lo sekarang mualaf bang? " Tanya Queen tak percaya


" Ya kalau gak mualaf gak bisa nikahin Raisya gue " Jawab Sagara.


" Bener juga, pokok selamat login " Kata Queen semangat.


" Kenapa tidak beritahu daddy ? " Tanya Cakra kesal.


" Daddy kan lagi di luar kota kemarin" Jawab Sagara santai.


"Cih kalau kamu kasih tau juga daddy bakalan dateng" Kata Cakra.


" Ini juga abang bawa Raisya kesini di paksa dulu" Jelas Sagara.


" Kenapa gitu? " Tanya Arga.


" Raisya malu Opa, katanya dia takut kalau Kalian gak nerima nya karena dia cuma sebatang kara dan dari kalangan biasa " Membuat mereka menatap kasihan pada Raisya, gadis yang masih remaja tersebut hidup sendiri tanpa orang tua.


" Jangan berpikir kaya gitu sayang, kami semua nerima kamu dengan tulus " Ucap Sandra lembut.


" Iya kaka ipar " Ujar Queen.


Raisya merasa terhura, eh maksudnya terharu, keluarga Sagara bisa menerimanya tanpa melihat status nya yang dari kalangan biasa.


" Bukan nyonya tapi Oma, Oma Sandra" Ucap Sandra.


" Ayo perkenalkan diri kalian semua pada Raisya " Kata Sandra.


"Saya Arga panggil opa " Ujar Arga.


" Saya Cakra , panggil daddy "


" Saya Sean panggil, uncle, dan ini istri saya panggil aunty Melissa "


" Gue Queen ka kaka ipar kembaran bang Gara "


" Kenzo"


" Kevin"


" Rakha Andreas ".


" Aku Jofa kaka ipar"


Setelah memperkenalkan diri mereka masing-masing.


" Kalian tinggal disini kan? " Tanya Cakra pada Raisya dan Sagara.


" Gimana sayang? Kamu mau di sini ? " Tanya Sagara pada Raisya.


" Disini saja, seperti menyenangkan jika banyak orangnya aku pasti takkan kesepian nantinya" Jawab Raisya.


" Baik lah tapi di rumah ini cuma ada daddy, sama ade, karena mereka semua punya rumah masing-masing " Jelas Sagara.


" Oh kukira mereka semua tinggal disini karena rumah ini sangat besar sekali " Ujar Raisya.


" Kapan-kapan ajak bini lo ke mansion bang pasti mama gue seneng ada keluarga baru" Ucap Rakha.


" Kerumah ofa juga bang" Sahut Jofa.


" Liat nanti " Kata Sagara.


" Pantes tadi ka Faris datang pasti nyiapin keperluan kaka ipar kan ? " Tebak Queen. Sagara mengangguk di sertai senyumnya.


" Dad Raisya masukkan ke sekolah daddy ya" Pinta Sagara.


" Buat mantu daddy mah gampang, mau sekelas juga bisa " Kata Cakra.


" A-anu"


" Kenapa sayang? " Tanya Sagara.


" Ya elah udah sayang-sayangan aje lo, mentang-mentang laki gue gak ada bikin iri aja" Kata Queen.


" Bisakah pernikahan kita di rahasia kan, soalnya kan kita masih sekolah " Ujar Raisya.


" Tentu saja!, gimana dad?" Jawab Sagara. Kemudian bertanya pada Cakra.


" Daddy terserah kalian. " Kata Cakra.


" Tapi setelah kalian lulus daddy ingin mengadakan resepsi untuk kalian nantinya" Ujar Cakra.


" Kalau itu sudah pasti dad" Ujar Sagara.


" Terimakasih ya Allah menghadirkan mereka di hidupku" Batin Raisya bersyukur.


" Abang tau gak , daddy dulu sempat ngira abang itu gak suka cewek lo" Kata Queen.


Mereka yang mendengar tertawa terbahak-bahak.


" Bahhahahaa,"


" Serius de? " Tanya Kevin.


" Bisa-bisanya daddy mikir abang kaya gitu? " Kata Sagara kesal.


" Ya kan cuma ngira lo bang, habisnya gak pernah sama sekali daddy liat abang dekat apalagi jalan sama cewek" Jelas Cakra.


" Udah sekarang bawa istri kamu buat istirahat " Suruh Sandra.


" Iya oma " Sagara, membawa Raisya menaiki lift menuju lantai 3 kamarnya.


" Kalo mau main jangan lupa hidupin peredam suara " Bisik Kenzo tertawa tipis setelah menggoda Sagara.


Semua nya sudah pulang kerumah mereka masing-masing, dan tinggal Cakra dan Queen saja bapak dan anak perempuan tersebut duduk di sofa sambil menonton televisi.


" Queen gak nyangka abang bakal punya istri berhijab lagi" Ujar Queen senang kakaknya juga ikut login sepertinya .


" Apalagi daddy" Kata Cakra.


" Daddy gak ada niatan gitu buat login? " Tanya Queen , Cakra menoleh ke arah Queen.


" Kenapa ade Tanya gitu? " Ujar Cakra.


" Enggak ada dad siapa tau jodoh daddy nanti seorang muslim" Jawab Queen.


" Kamu mau punya mommy baru? Tanya Cakra lagi pada Queen.


" Ya ampun dari dulu kan Queen gak pernah larang daddy buat kawin lagi, asal sesuai dan lolos dari kriteria Queen sama abang" Jawab Queen tak lepas dari TV yang sedang menayangkan drakor favorit nyan Queen.


" Bisa daddy pertimbangkan nanti" Kata Cakra setengah berpikir.