
Hari ini hari pertama Nana dkk menjadi kaka kelas . Pada jam istirahat mereka semua pergi ke kantin termasuk Mahen yang selalu mengintil para gadis untuk mengisi perut mereka yang sudah keroncongan.
" Gue pesanin berhubung gue lagi baik" .ucap Mahen.
" Sekalian bayarin dong " kata Fira
" Boleh siniin uangnya" sahut Mahen santai
" Ye maksud nya pakai uang Lo lah " tutur Fira
" Oh aku lagi kere.... Yeeee, butuh money money butuh ..." Mahen bernyanyi.
" Yah malah nyanyi gak bikin kita kenyang" sahut Fira
"Pantes ya Nana gak mau sama Lo , Lo kere sih" ejek Fira .
"Lo!" Tunjuk Mahen.
"Apa!!!" Sahut Fira
" Jadi pesan apa nih?" Tanya Mahen
" Ramen sama teh es aja samakan semuanya " sahut Nana.
" Okelah Tunggu ya gadis-gadis ku " kata Mahen.
Mereka segera menikmati ramen nya begitu pesanan nya tiba.
Saat mereka sedang asik menikmati makanan, tiba-tiba suara gebrakan meja yang datang dari salah satu meja mengejutkan mereka. Serta mengalihkan perhatian para siswa/i , sementara siswi yang dekat dengan meja itu pun langsung mengerubungi dan menghalangi pandangan mereka. Sehingga Nana dkk tidak bisa melihat karna tertutupi para siswa/i.
" Ada apa sih!" Tanya Sinta.
" Biasa geng Maya tuh paling udah dapat mangsa baru kali Karna lama vakum setelah Sasa hilang" jawab Fira
" Dah lah lanjut makan aja gak penting juga" kata Mahen.
Nana dkk pun kembali melanjutkan menyantap ramen mereka. Namun kegaduhan yang di buat geng Maya sangat menggangu pendengaran Nana. Nana pun berdiri dari kursinya.
" Nay Lo mau kemana?" Tanya Fira
Fira pun ingin ikut menyusul Nana yang melenggang pergi, nana berjalan menuju kerumunan siswi.
" Gue kan memintanya es kenapa malah di kasih teh panas , Lo tuli apa gimana hah!!!!" Ucap Maya dengan suara membentak.
" Maaf ka tapi tadi kata bibinya es nya Habis ka jadi-"
" Kan bisa Lo cari es di lain, gimana sih gitu aja bego banget!!!" Ucap Liana memotong ucapan korbannya. Tentu Liana satu geng dengan Maya serta April dan Mia teman lainnya .
Dengan sengaja Maya dan gengnya menyiramkan teh panas itu ke badan siswi yang di bully nya. Yang merupakan siswi baru kelas 10.
" Hiksss... Panas, a-ampun ka!" siswi itu memohon pada geng Maya.
Nana yang sudah berdiri di belakang mengamati siswi korban bully Yang bajunya sudah basah , akibat terkena siraman air teh panas .
" Lo mau! gue ampuni!!!! , cium dan jilat sepatu gue sekarang!!!".ucap Maya memajukan satu kakinya ke arah siswi itu. Siswi itu sudah menangis dan amat takut, dia kemudian menunduk kan badannya ke bawah melakukan sesuai permintaan Maya tapi
Glep..
Gerakan nya terhenti di Karna satu tangan yang menahan pundaknya.
Nana membantu siswi itu untuk berdiri lalu meminjam salah satu jaket pada siswi yang di dekatnya. Lalu memakainya pada korban bully Maya.
"Maksud Lo apa HAH!!!! Gak usah ikut campur Lo " marah Maya .
" Sudah lah may jangan menganggu murid baru masuk sekolah juga" ujar Nana
Lalu Nana mengajak siswi itu untuk pergi. Namun langkahnya di hentikan dengan suara Maya.
" Heh mau Lo biar dia, jangan ganggu urusan gue sama dia!!!" Kata Maya.
Nana berbalik menatap Maya dengan muka datarnya sedangkan Maya dan gengnya menatap Nana dengan penuh amarah.
"Sudah lah " ujar Nana santai
" Jelas dia salah gue kan memintanya es teh malah dia kasih teh panas!!!!" Jelas Maya dengan nada tinggi.
" Oh Lo mau es teh ? Biar gue yang kasih gratis !!!!! Ucap Nana mengambil salah satu es teh di meja dekatnya entah milik siapa.
BYUR...
Nana pun menyiramkan es teh pada Maya, seperti yang Maya lakukan pada siswi tadi.
" Hahahaha"
Pekikan serta tawa terlontar dari mulut para murid yang menonton nya.
Setelah menyiram Maya Nana pun menarik siswi tadi pergi di ikuti teman temannya.
" Nih buat ganti teh es " kata Fira . Lalu dia pun ikut pergi ke arah bersama Nana.
" NAYA SIALAN, AWASSS LOO NANTI" marah Maya.
Nana membawa siswi itu ke salah satu toilet wanita. Dia meninggalkan siswi itu sebentar untuk mengambil seragam cadangannya di loker. Setelah itu Nana pun memberikan seragam pada siswi tadi untuk mengganti pakaiannya yang basah.
Sementara Fira, Anya Sinta dan Mahen pun ikut menyusul nya. Mahen pun tanpa sadar ingin ikut masuk kedalam toilet wanita, untung saja Fira sempat menahan nya.
" Lo jangan masuk anjing!!" Ujar Fira.
" Kenapa?" Tanya Mahen
" Sorry gue refleks ngikutin Kalian" kata Mahen
" Udah nunggu disini aja" kata Fira , lalu dia pun masuk ke dalam.
Siswi itu pun keluar beberapa saat setelah selesai mengganti seragam nya. Dia pun terkejut mendapati siswi yang menolongnya tadi tidak sendiri.
" Ayo keluar" ajak Nana.. siswi itu pun keluar mengikuti Nana dkk.
Kemudian Nana membawa nya duduk di bangku.
" Siapa nama Lo?" Tanya Nana.
" A-a ku Nia ka" jawabnya
" Udah santai aja Sama kita gue sinta" kata Sinta.
" Gue Anya dan yang nolongin Lo Naya "
" Sementara dua laki bini disana Fira dan Mahen " ujar Sinta yang membuat mata Mahen dan Fira yang mendengar perkataan nya menatap tajam ke arahnya.
" Aku tau ka , Kaka kan juga terkenal" jelas Nia .
" Terimakasih banyak udah nolongin Nia" ucap Nia tulus
" Sama-sama" jawab Nana
"Nanti kalau Lo di bully lagi lawan jangan pasrah" kata Fira
" Gak berani ka" lirih Nia
" Harus berani entar ngelunjak tuh si Naya dan gengnya" sahut Sinta.
" Iya ka, terimakasih sekali lagi " kata Nia.
" Nih minum dulu" kata Mahen yang tadi menghilang sekarang datang dengan sebotol air mineral. Nana pun mengambil air itu dan memberikan nya pada Nia .
" Tumben hen Lo peka dengan keadaan?" Tanya Fira
" Gue kan emang selalu peka " jawab Mahen
" Idih pede tingkat dewa Lo" ejek Fira gak terima
" Udah dua laki bini gak baik berdebat mulu" lerai Sinta.
" Siapa Lo bilang?" Tanya Fira
" Ya kalian lah " sahut Anya
" Ogah"
" Ogah " ujar Fira dan Mahen kompak.
" Kan jodoh mah emang gak kemana, paling bentar lagi dah jadian jangan lupa PJ nya ya " ujar Sinta dengan tawanya. Yang membuat Nana , Anya serta Nia pun ikut tertawa.
" Seru ya pertemanan Kaka " ujar Nia
" Emang kamu gak punya teman ?" Tanya Sinta
" Punya ka waktu lagi SMP kalo sekarang udah beda sekolah" tutur Nia
" Ya udah teman sama kami juga boleh" ujar Fira .
" Iya boleh " kata Sinta
" Makasih ka , kalian baik banget " kata Fira
" Yo selamat datang di lingkaran pertemanan kami" sambut Mahen.
"Nih Lo balikin deh jaket siswi yang di pinjam Nana tadi" ujar Fira melempar Jaket yang sedang di pegang Nana ke arah Mahen
" Ko gue sih" ujar Mahen malas
" Terus siapa dong masa kita cewek-cewek " sahut Fira.
" Ya udah kelas berapa nih?" Tanya Mahen
" Kayanya gue liat tadi siswi kelas 11 deh" ujar Fira.
" Aduh males sekali gue nganter kesana, Lo aja ya " Mahen menyuruh Fira.
" Emang kenapa?" Tanya Fira pada Mahen yang males ke kelas 11.
" Di sana banyak fans gue bodoh, gak liat Lo!! Gue yang terkenal gini " ucap Mahen
" Heh pede Lo udah ke tinggian banget " kata Sinta tak terima.
" Emang bener ka Fira , dikelas aku pun banyak yang suka sama ka Mahen " jelas Nia
" Kan!!! Lo udah denger sendiri bangsul" ujar Mahen
" Sih merasa ganteng Lo" ejek Fira
" Lah emang ganteng " sahut Mahen
" Mulai lagi perdebatan ini pemirsa" kata Sinta.
Sementara Anya dan Nana hanya terkekeh melihat tingkah Fira dan Mahen yang tak pernah akur.