Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
kedatangan Aksa



Aksa mengacak rambut nya Lagi-lagi telpon nya di matikan Queen.


" Kalau gitu Aksa pamit om" Ujar Aksa.


" Mau nyusul ? Tanya Cakra pada Aksa.


" Iya om" Jawab Aksa, melangkah keluar mansion Cakra.


"Dad apa boleh Raisya ikut Aksa, Raisya ingin menyusul Sagara" Ujar Raisya.


" Karena, misi Sagara dan yang lainnya sudah selesai boleh ikut tapi tanya dulu sama Aksa?" Suruh Cakra.


Raisya pun langsung berlari menyusul Aksa.


" Aksa! " Panggil Raisya.


" Ya " Jawab Aksa singkat.


" Bisakah aku ikut, aku ingin menyusul Sagara " Ujar Raisya.


" Baiklah, bersiap lah segera gue tunggu" Suruh Aksa. Raisya bergegas masuk ke dalam mansion.


" Gimana? " Tanya Cakra.


" Boleh dad" Jawab Raisya dengan menuju kamarnya, tak lama Raisya keluar mem1bawa 1 buah koper sedang.


" Raisya pamit dad" Ujar Raisya menyalimi Cakra.


" Ya ,Hati-hati, abang pasti senang banget kamu kesana" Ujar Cakra menghayal ekspresi Sagara yang girang di susul istri tercinta nya.


" Ayo" Ajak Aksa.


Inilah saat nya Aksa memakai kekayaannya, sebelum Aksa sudah menghubungi lingga untuk menyiapkan sebuah jet pribadi.


Raisya merasa gugup karena dia baru pertama kali naik pesawat.


" Tenang saja" Ucap Aksa melihat raut wajah khawatir Raisya.


Pukul 10 malam Raisya dan Aksa sampai di bande udara Heathrow, setelah mengetahui di mana Queen dan yang lainnya berada, Aksa dan Raisya langsung menuju apartemen yang di sewa oleh Azzura rose.


Saat ini Queen , Sagara, Rakha dan Jofa berada di pusat perbelanjaan terbesar di kota London.


" Beli bang buat ka Raisya" Saran Queen. Melihat Sagara yang tengah memilih beberapa tas.


." Lucunya, ini juga, aduh lucu semua " Ujar Queen bingung memilih tas yang ia ingin beli.


" Beli semua nya" Ujar Sagara.


" Abang yang bayarin ya" Kata Queen.


" Sure! " Ucap Sagara. Dengan tanpa bingung lagi Queen langsung membawa 2 buah tas me depan kasih untuk pembayaran, kalau-kalau Sagara berubah pikiran tak jadi membalikkan nya. Tapi tak mungkin juga sih, itu cuma khayalan Queen saja.


"Bang Gara sama ka Queen lama banget" Ujar Jofa yang duduk bersama Rakha yang sedari tadi menunggu Sagara dan Queen. Mereka berpisah sedari awal datang karena 2 bocil Rakha dan Jofa ingin bermain, sedangkan Queen dan Sagara sibuk belanja.


." Ayo pulang " Ajak Sagara. Motor Sagara penuh dengan berbagai paper bag, Sagara sedikit menyesal karena dia tidak memakai mobil saat ke mall tadi.


Sesampainya di apartemen Sagara langsung membawa masuk barang belanjanya ke dalam kamar, karena di sana mereka memiliki kamar masing-masing. Begitu juga Queen dan yang lainnya.


Ceklek.


Sagara membuka pintu kamar nya, dia melihat seorang sedang rebahan di kasurnya. Tanpa melihat lebih jelas Sagara langsung keluar kamar, mengetuk pintu kamar Kevin.


" Cewe lo di kamar gue tuh" Ujar Sagara. Iya memang sudah 2 hari ini Kevin membawa ceweknya ke apartemen.


" Hah? , bukannya bini lo! " Kata Kevin, mendengar ucapan Kevin Sagara langsung kembali kedalam kamarnya, membuka selimut Sagara melihat dengan jelas itu adalah wajah istrinya Raisya, Raisya yang tertidur karena kelelahan selama di pesawat tadi.


"Bini gue" Senang Sagara, mengelus pipi Raisya lalu naik ke atas ranjang membawa Raisya kedalam pelukan nya. Sementara do kamar Queen,


Aksa duduk di sofa membelakangi Queen hingga tak nampak Aksa mencoba menelpon Queen. Tapi Queen tak mengangkatnya.


"Pasti nyuruh balik, ih Queen kan belum puas main disini" Gerutu Queen. Dia tak tau saja kalau Aksa sekarang berdiri di belakang nya, melipat tangannya di dada.


" Bilang mau jemput lagi " Tambah Queen.


" Emang udah ku jemput" Ucap Aksa mengejutkan Queen. Queen menganga, berbalik ke belakang dan benar Aksa asli.


" Hehehe sayang" Ujar Queen.


" Kamu nakal, harus di hukum sayang" Kata Aksa.


" Eh" Queen kaget Aksa mengangkat kedua tangannya Queen ke atas kepala.


Satu kecupan mendarat di bibir Queen. Kini semakin lama menjadi luma*an. Queen mendorong Aksa. Karena dia sudah merasa ke kurangan oksigen.


" Hah " Queen mengambil nafas banyak- banyak setelah Aksa melepas kan tautan mereka.


" Kamu mau bikin aku mati" Ujar Queen merasa kehabisan nafas.


" Hehe maaf yank khilaf " Kata Aksa.


" Dasar gus mesum" Ucap Queen tersipu.


" Tapi kamu suka kan? " Goda Aksa.


Pagi ini terasa sangat cerah, bahkan matahari sudah mengintip lebih pagi dari biasanya. Masuk pada celah jendela kamar yang mendominasi warna putih dan juga lilac.


Sepasang manusia masih dalam posisi memeluk satu sama lain, seakan tak rela melepaskan pelukkan mereka, selepas sholat subuh tadi Aksa dan Queen kembali rebahan di kasur sampai akhirnya mereka tertidur.


Queen Aksa masih nyenyak terlelap, suara seru hurung bahkan tak menganggu tidur mereka.


Berbeda halnya di luar kamar tepat di dapur sepasang suami istri sedang sibuk di dapur untuk menyiapkan sarapan siapa lagi kalau bukan Sagara dan Raisya.


" Masak apa bang? " Tanya Rakha asa


" Biasa nasi goreng tapi kalo beda karena di masak langsung oleh istrinya Sagara" Bangga Sagara.


" Wih bikin yang banyak kaka ipar " Kata Rakha.


" Ofa juga.... " Kata Jofa menyahut.


" Ofa bersih-bersih dulu ya" Suruh Sagara.


" Siap " Ucap jofa masuk ke kamar nya lagi.


Di dalam kamar Queen rupanya pasangan sejoli tersebut sudah bangun.


." Kamu gak pakai baju sayang? " Tanya Queen.


" Kamu lupa udah lepasin baju ku tadi malam, tangan kamu nakal sayang" Ujar Aksa. Menggoda Queen.


Blusshhh.


Pipi Queen sontak memerah, karena ucapan Aksa. ' benarkah aku begitu ' pikir Queen


" Mau mandi sayang ? " Tanya Aksa pada Queen.


Tanpa menjawab Queen Langsung berlari ke dalam kamar mandi dengan pipi merah merona.


" Gak anak, gak ibu, senang banget menggoda" Cerutu Queen.


Queen keluar kamar, bareng Aksa.


" Lo Aksa tidur sama Queen? " Ujar Raisya di depan pintu kamar Raisya tadinya ingin membangun kan Queen .


" Kenapa sayang ? " Tanya Sagara menghampiri Raisya.


" Queen tidur sama Aksa " Adu Raisya.


" Terus kenapa sayang? " Ujar Sagara lagi.


" Ya ampun mereka kan pasangan non halal, kalau terjadi sesuatu gimana". Cerewet Raisya sedang .


Sagara malah tertawa mendengar ucapan dari Raisya, yang sedang berdiri bingung,


" Tenang aja sayang, gak bakalan terjadi apa, mereka juga tahu batasan nyata mmxm" Ujar pak RT.


" Ayo makan aku udah masakin buat kita sarapan " Ajak Raisya pada ketiganya . Kursi dimeja makanan sudah terisi penuh, meraka mengambil tempat makan.


Queen keluar dengan memakai calon dia.


" Free kan hari ini? " Tanya Aksa


" Queen mau Jalan-jalan" Ujar Queen.


" Bukannya di apartment aja yank, begitu. " Bujuk Aksa.


" Enggak lah mumpung lagi liburan " Tolak. Queen menyilangkan tangan ke dada.


" Baiklah" Pasrah Aksa,menolak pun percuma _ pikirannya Queen.


"Aku sama ka Raisya, bahkan keduanya tekejut melihat para int yang sudah tak sopan.