Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
Season 2 Pindah



Di SMA Internasional school di heboh kan dengan berita, kepindahan 5 Inti geng Alaska di sekolah mereka. Siapa yang gak tau geng Alaska dari SMA Garuda.


Apalagi dengan 5 inti mereka yang tampan pari purna. 5 motor sport memasuki internasional school membuat koridor sekolah di isi para murid yang melihat ke arah parkiran.


" Kayanya mubar"


" Apa 5 inti Geng Alaska "


" Ayo dong buka helmnya"


Kelima nya kompak membuka helm secara bersamaan, membuat pekikan heboh dari para murid, apalagi para siswi.


" Aksa ganteng banget"


" Ino pacarin gue"


" Bian manis banget "


" MasyaAllah "


" Bang banting dede bang"


" Sini gue banting di jamin nikmat " Sahut siswa.


" Idih mimpi" Katanya.


" Rangga kawinin gue" Teriaknya. Dan masih banyak, lagi bisikan bisikan para murid yang henoh dengan kegantengan mereka.


" Njing ayang gue itu " Kesal indah.


." Mane ayang lo Ndah? " Tanya Maira.


"Nanti lo tau" Kata indah.


Tak lama 5 motor sport kembali masuk dan parkir di samping, geng Alaska. Siapa lagi kalau bukan most wanted nya internasional school Azzura rose.


" Jadi benar lo pada pindah ? " Kata Rakha setelah membuka helmnya.


" Iya nemenin si bucin ege" Sahut Bian menunjuk Rangga. Sempat mendengar rumor yang ada.


" Ken,Sagara, jof," Sapa Aksa. Mengalami mereka satu-satu.


Begitu pula ke empat inti Alaska.


" Hai" Sapa Queen dengan senyumnya.


" Lo kan yang ngalahin Hiro kemarin" Ujar Ino.


" Ya " Ujar Queen


" Dia adik kita, kembaran Sagara" Sahut Kenzo


" Widih, bos kete ternyata satu sekolah sama crushnya pa ntes pengen pindah juga" Bisik Bian pada Bryan.


" Gue Airis Queenzea panggil Queen" Ujar Queen.


" Gue Bian cantik" Ujar Bian. Dengan mengedipkan matanya.


" Hehe iya udah tau" Ucap. Queen dengan senyumnya.


" Manis nya cabin gue " Kata Ino. Membuat Aksa menatap tajam me arahnya.


" Njing !bos muka lo tolong kondisikan " Ujar Bryan.


"Hehe Gue duluan , ayo bang" Ujar Queen menarik Sagara menuju kelas.


" Kita juga mau ke ruang kepsek dulu" Ujar Aksa mewakili teman temannya.


" Pagi anak-anak, pagi ini kelas kita kedatangan 5 murid baru sekaligus , ayo masuk perkenalkan diri kalian " Ujar bu mita.


Ke. Lima inti Alaska pun masuk ke kelas. Semua yang ada di kelas terbelalak senang dan ada pula yang takut.


" Woooowwww "


" Cubit gue "Timpal siswi lain.


" Gue gak mimpi ege"


" Aaahhhh para pangeran gue " Teriak seorang siswi


" Tenang semua"kata bu mita menghentikan kericuhan mereka.


"Nah kalian perkenalkan diri kalian " Suruh bu mita.


" Gue Bian " Kata lelaki berlesung pipi terlihat sangat manis jika tersenyum.



" Hai gue Ino " Kata Gino melambaikan tangannya.



" Gue Bryan " Kata lelaki chindo.



" Gue Rangga " Kata Rangga.



" Ayang gue tuh" Gumam Indah.



." Aksara " ucap. Aksa paling singkat antara kelima lelaki tersebut.



" Oke kalian bisa langsung duduk di samping kursi kosong di belakang" Ucap mita.


.mereka berlima pun jalan. Menuju kursi mereka. Yang Aksara memilih duduk di belakang Queen dengan Sagara karena Aksa meminta Gian pindah.


"Gar " Sapa Aksa.


" Hemm" Dehem Sagara.


" Aksa" Ucap Queen menoleh kebelakang tersenyum.


"Iya " Jawab Aksa.


" Lo kenal Queen ? " Tanya Maira.


"Iya kenapa? " Tanya Queen balik.


" Hebat banget si lo bisa kenal geng Alaska." Kata Maira.


" Biasa aja kali " Ucap. Queen.


" Gak bisa gak biasa gue " Ujar Maira.


Pukul 11:00 bell istirahat pertama sudah berbunyi.


" Oy kantin kuy" Ajak Maira.


" Ayo. " Sahut Queen.


" Ayang" Ucap Rangga menghampiri Indah.


"Iya sayang" Jawab Indah.


" Tunangan lo? "Tanya Ino pada Rangga.


" Yap, kenalin Indah Aishalina " Kata Rangga.


" Widih, Indah seperti namanya" Ujar Bian.


" Lo gak katarak kan dah? " Tanya Ino


" Enggak kenapa? " Tanya Indah balik.


" Gue kira lo katarak, bisa bisanya mau sama upil gajah, " Ejek Ino.


" Babi lo" Balas Rangga dengan mengangkat jari tengah nya


." Hehehe iya " Jawab Indah.


" Pantas aja lo ngumpat tadi pas para siswi neriakin Rangga" Kata miara.


" Mereka bucin ege" Ujar Queen.


" Ya udah kantin tu lapar nih babang" Kata Bryan.


" Ayo " Sahut mereka.


." Gar Queen udah punya pacar? " Tanya Aksa pada Sagara. Di jalan menuju kantin, Sagara pun menghentikannya langkahnya.


" Lo suka? " Tanya Sagara.


" Iya " Langsung Aksa jawab.


" Dia jomblo"ucap Sagara.


" Kalau lo suka jangan sakiti dia karena Queen satu satunya permata kami" Ujar Sagara.


" Baik " Ucap Aksa senang, setelah mendapat lampu hijau dari, abang kembarannya Queen.


Mereka bergabung dengan Azzura rose dengan 2 meja yang di gabung jadi satu.


." Pesan No" Kata Rakha, sudah sangat akrab dengan inti Alaska.


" Males gue " Ujar Ino.


Sagara mengeluarkan 5 lembar uang ratusan lalu meletakkan nya di. Meja.


" Pesan gue traktir " Ucap Sagara.


." Gini dong kan semangat " Ucap Ino.


" Gratisan aja semangat 45 lo" Kata Bian mengejek


" Lo juga suka kan" Balas Ino.


" jelas, dan bisa dapat lebih banyak pahala traktir anak yatim kaya gue" Ucap Bian


" Gue pesan bakso sama teh es " Kata Queen.


"Gua juga" Ucap Indah


" Sama kan sama Queen " Ujar Maira.


" Yang lain? " Tanya Ino.


" Mie ayam sama es teh" Ucap Kenzo .


" Sama kan " Kata Sagara.


" Sama " Ucap para lelaki mengangguk.


" Oke 3 bakso sisanya mie ayam minum teh es, mohon di tunggu mas nya mba" Kata Ino udah hampir sama dengan pelayan di cafe.


" Hqhhahqa" Tawa mereka.


" Bantuin " Kata Ino.


Ino pun pergi memesan di bantu Rakha dan Bian.


" Honey " Sapa Henny yang tiba-tiba datang


" Njing" Umpat Bryan terkejut, mendapati Henny yang sudah kaya jelangkung.


" Mulut nya gak Berfilter " Ucap Maira.


" Keget lo nyet , hahahaha" Tawa Rangga.


" Hai gue Henny " Ucap. Henny menyapa inti Alaska dengan genit.


" Pacar lo ken? " Tanya Rangga.


" Bukan! " Bantah Kenzo dengan tegas.


" Ih kamu ko gitu honey" Ujar Henny.


" Jijik gue nge haha" Ucap Queen.


" Lo! " Tunjuk Henny marah.


" Turunkan tangan lo " Bentak Kenzo


" Pergi sebelum gue seret lo " Kata Kenzo.


Dengan terpaksa Henny pun menjauh.


" Kenapa sama cewek tadi ? " Tanya Ino yang baru datang dengan makanan.


" Cewek cantik kenapa di tolak ken" Ucap Bian.


" Cantik tapi ratu bully " Sahut Indah.


" Massa sih yank? " Ucap Rangga.


" Iy....


Prangggg


Brukkk.


Belum juga Indah menjawab. Mereka udah dapet jawabannya.


Seorang siswi terduduk di lantai..


" Ma-af ka" Ucapnya. Gemetar gimana tidak yang di tabrak iyalah ratu bully siapa lagi kalau bukan Henny yang selalu di ikuti dia antek-antek nya Bianca dan Ina.


" Maaf! Maaf lo bilang!! Heh" Sinis Henny.


" Seret ke gudang" Perintah Henny pada kedua antek-antek nya.


,2 antek Henny pun membawa gadis itu keluar dari kantin. Entah apa yang akan mereka lakukan pada gadis itu.


" Sial banget dia berurusan sama Henny dan geng nya"


" Mangsa Henny hari ini"


Ucap para murid yang ada di kantin.


Mereka tak ada yang melapor pada guru karena tak ingin menjadi bulan bulanan nya Henny dan geng nya.


" Percaya kan" Ucap Indah.


" Gimana gak percaya buktinya terlalu nyata" Ujar Ino.


" Bahkan Maira pernah di bully mereka cuma karena ngumpul kaya gini" Ujar Queen


" Ya ampun dedek Maira, sini abang Bian lindungin" Kata Bian.


" Hoooekkkkk, jijik gue " Sahut Bryan


" Hahahhaaa"