Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
pak Yudi genit



Sudah hampir satu bulan penyidikan kematian Alex namun masih belum ada juga titik terang penyebab kematiannya.


Nana berjalan di Koridor sekolah dengan suasana hari yang bagus, tak. Seperti hari-hari sebelum. Setelah kematian Alex Nana bersikap dingin dengan aura pembunuh dapat di rasakan teman temannya.


" Pagi gaessss" Sapa Nana saat memasuki ruangan .


" Eh Nana kita kira siapa " Kata sinta sedikit terkejut.


" Sini coba" Suruh Fira agar Nana mendekati dirinya. Padahal Nana emang mau kesana secara di duduk satu meja dengan Fira.


" Apaan? " Heran Nana.


" Gak panas " Kata Fira seraya meletakkan tangannya ke jidat Nana.


" Gue Gak sakit kali" Kata Nana..


" Siapa tau ke sambet jin lo" Kata sinta.


"Mana ada, gue emang sering menyendiri tapi gak pernah kesurupan, apa... Jangan-jangan gue setannya" Ujar Nana sambil tertawa.


" Betul juga tuh kata lo " Sahut Anya.


" Gue juga gak pernah kesurupan apa karna gue banyak pikiran? " Tanya sinta.


" Apa hubungannya ? "Heran Fira


" Dengerin nih setiap gue ngelamun gue gak pernah tuh ngerasain yang namanya kesurupan, karna pikiran gue gak pernah kosong mikirin beban yang menumpuk. Jadi kalau setan mau masuk dia mah takut , takut ketimpa beban gue, hhahaha" Jelas Fira dengan tawa nya. Begitu pula Nana , Fira, Mahen dan Anya.


" Mikirin apa emangnya lo? " Tanya Mahen.


" Jodoh gue" Ujar sinta.


" Jodoh mah gampang di dia datang sendiri" Ujar Fira.


" Sama seperti kita ayang" Sahut Mahen.


" Gak ada manfaat nya gue bicara ma kalian malah bikin gue penyakitan akibat melihat kemesraan kalian." Sindir sinta.


" Bilang aja lo iri " Ejek Mahen.


Teng.....


Tengg....


Obrolan mereka pun berhenti karna bell tanda pelajari pertama di mulai oun sudah berbunyi.


Tak lama seorang guru, Laki-laki berumur mungkin lebih dari 39 tahun masuk ke dalam kelas Nana.


"Malasnya bahasa Inggris" Keluh sinta.


" Kaya gak bisa aja lu" Kata Anya.


" Oke Anak-anak perhatikan bapak? " Ucap. Sang guru.


" Baik Pak " Jawab para murid.


" Safira , kenapa liat bapak senyum-senyum? " Tanya pak Yudi.


" Bapak memang tampan dan berkharisma, tapi gak perlu liat bapak segitunya." Katanya lagi.


" Idih nih guru halu nih pait pait pait pait" Ujar Fira.


" Baik perhatikan bapak " Kata pak Yudi lagi.


" Ceyeee safira masih liatin bapak" Tunjuk oak Yudi.


" Apaan sih pak, bapak sendiri minta di perhatikan tadi,! " Kesal Fira.


" Tau bapak nih apaan sih" Sahut Mahen.


" Kenapa kamu Mahen? " Tanya pak Yudi.


" Jangan genit dong sama ayang fira" Jawab Mahen.


" Cemburu lo" Ujar Nana.


" Kesel gue" Jawabnya.


" Oke kita mulai, materi hari ini adalah percakapan dalam Bahasa Inggris, dari sini bapak tidak menerima tanggapan pakai bahasa Indonesia jika ada yang pakai bahasa Indonesia saat pelajar masih berlangsung nilai rapotnya akan saya kosongkan" Jelas pak Yudi.


"Ko gitu pakk"


"Tega bener nih bapak" Suara para murid protes. Namun tidak dengan nana dkk mereka terlihat sangat santai.


"Okey " Kata pak Yudi


" Unaya how are you ( Nana bagaimana kabarmu)? " Tanya pak Yudi.


" Fine sir( baik Pak) " Jawab Nana singkat.


" Very cool(sangat dingin) " Kata pak Yudi.


"Gampang banget nanyain Naya "


"Jangan pilih kasih ya pak"Teriak para murid


" Anya! " Panggil pak Yudi


"Yes " Jawabnya


"how are you today ?( bagaimana kabar mu hari ini?) " Tanya pak Yudi


" Good (baik) " Jawab Anya juga singkat


" Sinta do you like me( apa kamu suka aku) ? " Tanya pak Yudi pada sinta.


"No sin no " Sahut Fira di belakang.


"Firaaa, you always look beautiful!( Fira kamu selalu terlihat cantik) " Kata pak Yudi.


" Emang" Jawab Fira


" Fira! " Panggil pak Yudi


" Ck okey thankyou very much sir( terimakasih banyak pak) jawabnya


" Just that?( hanya itu?) tanya pak Yudi lagi.


" Yes " Kesal Fira


" Bapak ini ganit sekali " Batin Fira kesal.


" Mahen , will you marry me ? Apa kau mau menikah dengan ku?) " Tanya pak Yudi.


" Gue normal a***ng!!!!" Sahut Mahen


" Mahen!!! Can't you say it clearly ( bisakan kamu bicara dengan jelas) " Kata Yudi


" No sir ( tidak pak) jawabnya dengan menyilang kan kedua tangannya ke dada.


" You're not taking the risk this time (kamu tidak mencari resiko saat ini) " Kata pak Yudi.


" Cila........ " Percakapan pun berlanjut ke siswa lain seperti biasa pak Yudi bertaua dengan genitnya. Maklum gaessss duda 2 tahun. ,


Setelah 2 jam akhirnya pelajaran bahasa Inggris dari pak Yudi pun berakhir.


"Akhirnya selesai tuh pelajaran duda" Ujar Mahen


" Ayang jangan ngatain guru sendiri" Larang Fira


" Kesel gue dia genit-genit sama lo" Jelas. Mahen


" Cih peserta bucin akut" Decak sinta


"Kalian udah pada belajar belum" Kata Nana


" Emang buat apa? " Heran Fira


" Pasti lupa hari ini kan ulangan fisika" Kata Nana mengingat kan


" Anjirrrr gue lupa" Sahut sinta


" Gue belum belajar kambing" Kata Fira.


" Ko lo Santai nya? " Tanya sinta pada Anya yang terlihat biasa saja.


"Gue kan udah belajar" Kata Anya kemudian. Mengangkat tangannya ke arah Nana dan mereka tos


" Gue juga gak belajar, malam tadi baru mau baca eh keburu ngantuk, terus gue tinggal tidur " Ujar Nana.


" Ayang Fira Mahen juga lupa belajar " Kata Mahen.


" Sama aj kita" Jawab Fira.


" Nay entar gue liat punya lo ya" Kata Fira


" Okeh kalau gue bisa ya" Ujar Nana.


" Entar kode-kode gue" Ujar Fira.


Tak lama datang lah bu Nindy yang mengajar pelajaran fisika.


Bu Nindy pun membagikan, kertas soalnya pada muridnya.


" Susah nih soal" Keluh Nana.


" Nay! Nay psssstt " Bisik Fira. Namun Nana masih fokus dengan soalnya


" Seperti nya Nana juga ke susah, eh tapi tangannya ko santai banget nulisnya, oh mungkin jawab asal kali"


" Nay nay no 3 apaan, " Bisik Fira.


" B " Jawan Nana.


" Psssttt nay gue nyontek dong" Ujar Mahen. Namun tak di dengar Nana.


" Waktu kalian tinggal 2 menit lagi" Kata bu Nindy.


" Kalau terlambat menyerah kan jawabannya takkan ibu Terima " Ujar bu Nindy lagi.


" Anjirrr gue. Belum selesai " Keluh Fira.


"Nih yang cepat " Ujar Nana Memperlihatkan jawabannya ada Fira.


" Thanks bestie kau memang penyelamatan" Ujar Fira.


" Waktu habis" Ujar bu Nindy.


"Panik gak panik gak panik lah massa engga" Batin Mahen. Yang belum selesai mengisi jawaban untung saja soalnya hanya pilihan gand jadi di detik terakhir dia bisa jawab tuh soal walaupun ngasal Jawaban.


"Berhubung bell istirahat sudah berbunyi silahkan kalian istirahat " Kata bu Nindy.


" Ayang Mahen jawab soalnya asal tari " Keluh Mahen


" Ya udah lah penting di jawab semua tuh siapa tau ada yang bener " Kata Fira.


" Yo ke kantin ni cacing udah gak bisa di kompromi " Ajak sinta.


Mereka pun berjalan keluar kelas menuju kantin.