Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
Season 2 abang kenal



Para penonton bergidik ngeri saat Queen mematahkan tangan Hiro. Bahkan gengnya Hiro pun tak. Sempat menolong nya saking cepatnya Queen.


" Tuh cewek Titan kali gampang banget matahin tangan" Kata Bian.


" Gue juga gak nyangka jadi penasaran gue sama tuh cewek" Sahut Ino.


" Ngeri cok" Kata Rangga.


" Ni Aksa dari tadi cuma diem aja ke patung" Kata Bryan.


" Mungkin terpesona sama tuh cewek " Jawab Rangga.


" Thanks hadiah nya" Ucap Queen.


" Tunggu balasan gue cewek sia**n " Batin Hiro.


" Queen!!! " Panggil Sagara.


" Iya bang" Jawab Queen mendekat ke arah Sagara dan membuka helm yang sedari tadi tak. Lepas dari kepalanya.


DEG


" QUEEN".ujar Aksa sedikit terkejut tak menyangka ternyata memang Queenzea yang sempat bertemu dengan nya kemarin.


" Lo kenal Aks? Sama cewek yang balapan tadi? " Tanya Bian.


"Ua" Jawab Aksa singkat.


" Gila-gila kenal dimana lo? Kapan? Ko bisa? " Sahut Bryan.


" Nanyanya satu- satu beg* " Ujar Aksa.


" Hehehe sorry bos " Tawa Bryan.


" Gue nyamperin Queen dulu" Ujar Aksa


" Asekkk, garcep juga tuh bos Lu " Ucap Rangga.


" Queen " Panggil Aksa.


Queen pun menoleh mendengar namanya di panggil.


" Hai emmmm Aksara? " Jawab Queen. Mencoba mengingat cogan di depannya.


" Ya, ingat juga lo sama gue " Ujar Aksa.


" Tentu gue mah selalu inget sama orang ganteng " Ujar Queen.


" Gini nih punya sodara pecinta cogan" Sahut Rakha.


" Sirik aja lo" Kata Queen.


." Ken" Sapa Aksa pada Kenzo.


" Hemmm" Jawab Kenzo.


"Lama gak keliatan lo? " Ujar Aksa.


" Ya que sibuk akhir akhir ini" Jawab Kenzo.


" Abang kenal? " Tanya Queen.


" Ya begitu lah, sering ketemu kalo ada balapan kaya gini" Ujar Kenzo.


" Kalian juga? " Ujar Queen pada Jofa dan Rakha.


Mereka pun kompak mengangguk.


"Ya geng mereka bukan geng urakan kaya geng Hiro suka bikin ulah de,jadi fine fine aja kita berteman" Jelas Kenzo.


" Lo sih baru balik sekarang " Ujar Rakha.


" Ya mana gue tau" KataQueen seraya mengangkat bahunya.


" Kenalin nih Aks, kembarannya Queen " Ujar Rakha.


" Gue Alkalindra Sagara, panggil Sagara " Ujar Sagara.


"Gue Aksara Almalik, panggil Aksa" Balas Aksa.


" Ade kenal Aksa dimana? " Tanya Sagara.


" Iya Queen bukannya lo baru aja disini" Sahut Rakha.


" Oh itu ada lo abang waktu Queen minta izin jalan pakai motor baru, nah pas Queen di jalan tiba-tiba aja jih tenggorokan haus, ya mampir deh Queen di supermarket pilih minuman ketemu deh sama Aksa di bayarin minuman tarus ngobrol " Jelas Queen.


" Ih dah miskin ka Queen pakai di bayarin segala" Ujar Jofa.


" Cih mana ada, siapa sih yang gak mau gratisan" Ujar Queen dengan tawanya.


" Iya juga sih" Ucap Jofa.


" De pulang yu, nanti daddy nyariin kalo ke malema! " Ajak Sagara.


Queen mendengar ucapan Sagara pun langsung melihat jam di tangannya, mata Queen melotot saat tau jam sudah menunjukkan pukul 01;37.


" Ayo bang pulang " Ajak Queen.


" Ayo. " Jawab Sagara di ikuti yang lain langsung menuju motor mereka.


" Duluan ya Aksa, bye" Ujar Queen.


" Iya hati-hati " Ucap Aksa tersenyum


" Aks kesurupan lo? " Tanya Bian.


" Ya " Jawab Aksa masih memandangi Queen yang sudah jauh.


"Bacakan ayat kursi woy!! " Seru Bian pada yang lain.


" Allahula Illahaillahuwalhayul.... " Ujar Rangga langsung menepuk dahi Aksa.


" Ahhh Sakit beg*, umpat Aksa.


" Tak kirain lo kesurupan Aks " Jawab Bian.


" Mana ada " Bantah Aksa.


" Habis nya senyum-senyum sendiri " Ujar Ino.


" Ayo balik" Ajak Aksa pada Teman-temannya.


Si kembar pun sampai di mansion pukul 02:13.


Setelah meletakkan motor ke garasi mereka berdua langsung masuk ke dalam.


" Sudah pulang sayang" Ujar Cakra.


" Iya dad" Jawab Sagara.


" Maaf daddy kita baru pulang" Ujar Queen merasa bersalah daddy pasti khawatir pada mereka berdua sampai tak bisa tidur.


" Iya sayang,daddy gak marah daddy cuma khawatir aja " Kata Cakra.


" Dad tau tadi Queen dapat mainan" Ujar Sagara.


" Apa itu abang? " Tanya Cakra.


" Tadi Queen habis matahin tangan cowok dad" Sahut Queen bangga.


" Emang kenapa putri Daddy ini jadi sampai matahin tangan anak orang? " Tanya Cakra sambil mengelus rambut Queen.


" Itu hadiah Queen dad, tadi kan Queen ikut balapan katanya kalau Queen kalah Queen harus jadi budak nafsu dia ya marah lah Queen trus Queen bilang kalau Queen menang Queen minta tangan dia buat Queen patahin karena dia udah lancang pengen colek colek Queen dad" Jelas Queen.


Cakra menggeeam marah mendengar cerita Queen tapi dia sedikit lega saat tau balasan Queen untuk cowok yang kurang ajar itu.


" Bagus dong, kenapa gak sekalian mutilasi aja sayang" Ujar Cakra.


"Hehehe, daddy mah ngeri mainnya" Tawa Queen.


" Daddy gak marah kan? " Tanya Sagara.


" Enggak abang , ya sudah masuk kamar kalian, tidur besok harus sekolah kan" Suruh Cakra.


" Siap daddy" Ucap mereka kompak.


. " Selamat malam daddy " Ucap si kembar.


" Selamat malam juga anak-anak daddy " Jawab Cakra.


Pagi harinya si kembar hampir saja terlambat jika saja bibi tak membangunkan mereka.


" Hooamammm, gue masih ngantuk bang" Kata Queen. Yang sudah sampai di sekolah di bonceng Sagara karena dia sedang malas bawa motor sendiri.


" Gue juga " Ujar Sagara.


Mereka pun masuk kelas dan menuju bangku mereka masing-masing.


" Lemes amat lo Queen? " Kata Budi.


" Nih juga sama lo" Sahut Bima menunjuk Sagara.


" Ngantuk " Jawab Sagara.


" Gue ada tebak-tebakan nih biar pada semangat." Ujar Budi.


" Apa bud? " Kata Maira.


"Coba lu jawab Apa yang kalo lagi berdiri itu tidur , terus kalau tidur itu berdiri? " Ujar Budi.


" Tongkol" Jawab Queen semangat.


" Apaan Queen? " Kata Maira.


" Kon**l, eh bukan rudal!! " Ucap Queen.


" Astaghfirullah Queen nyebut Queen nyebut " Ujar Maira.


" Gue Kristen njir " Kata Queen


" Hahhaha sorry lupa gue nge" Ujar Maira.


" Salah Queen " Sahut Budi.


" Jempol kaki bud ?" Jawab Indah teman sekelas mereka.


" Itu baru benar " Ujar Budi.


" Ada lagi, benda apa yang panjang bisa di hisap.? " Ujar Budi.


" Pasti Rudal!!! " Jawab Queen lagi.


" Salah Queen rudal mulu jawaban lo. " Kata Budi.


" Massa sih" Ucap Queen. Berpikir


" Rokok?" Jawab Sagara .


" Betul " Ujar Budi.


" Lagi bud, kali ini gue pasti bener jawab nya" Kata Queen.


" Oke terakhir ya nih, apa yang itu masuk kering dan keras, tapi kalau keluar basah dan jadi lembek? " Tanya Budi.


" Kali ini bener nih, RUDALLL!! " jawab Queen lantang.


" Hahhahaa" Tawa mereka sekelas.


" Salah Queen. " Ucap Budi.


" Permen karet ya gak? " Jawab Gian


" Betul yan" Kata Budi.


" Sih " Decak Queen.


" Lo juga ngapain jawab rudal Queen "ujae Maira.


" Pertanyaan nya terlalu ambigu cok, untuk gue yang masih polos " Ujar Queen.


" Lu mah ppb" Ujar Maira.


" Polos polos bang**t? " Kata Queen.


Maira mengangguk dan memberi 2 jempol pada Queen.


" Bukan ppb , tapi pemainnya gue, hahhaha " Kata Queen.


" Istighfar Queen" Ujar Maira.


" Udah gue bilang gue Kristen conge" Kata Queen.


" Sapa tau mau long out, haha" Ujar Maira.


" Hahhahaa, gak tau juga sih entar" Jawab Queen dengan tawanya.


Sagara geleng-geleng melihat tingkah laku sang adik. Sampai bell masuk pun berbunyi .