Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
Season 2 alergi



" Ya ampun cha eun woo, ade gak jadi gak kuat liat " Ujar Queen menutup mukanya, asik menonton Island 2 yang baru sempat ia tonton. Di televisi besarnya.


" Lit tuh Queen mulai gak waras " Kata Rakha. Geleng-geleng melihat Queen yang kadang teriak sendiri.


"Biarkan saja yang penting dia senang" Ujar Sagara.


" Gantian dong bang ken " Ujar Rakha, ken pun melepas stik ps nya dan langsung di ambil Rakha.


" Daddy pulang! " Kata Cakea sedikit teriak.


," Daddy " Kata Queen menghampiri Cakra lalu memeluk nya.


," Wah , kalian nginep boy? " Tanya Cakra melihat Kenzo, Rakha dan Jofa yang sedang asik main ps 5 .


" Iya uncle, mumpung besok libur " Sahut Kenzo.


" Daddy bersih-bersih dulu ya setelah itu kita makan bareng" Ujar Cakra.


" Iya daddy " Ucap. Queen mewakili semuanya. Queen pun lanjut menonton Drokornya sampai suara isak tangis mengusik empat lelaki muda yang sedang main ps tersebut.


" Hiksss...hiksss, tega banget sih ninggalin sendiri " Lirih Queen.


" Ade kenapa " Panik Sagara memeluk Queen.


" Abang... Hiksss" Isak. Queen.


" Kenapa kenapa? " Ujar Sagara.


" Itu bang Van rela jadi tumbal hikss... " Kata Queen.


" Van? Siapa Van? Apa dia yang nyakitin ade? " Heran Queen.


" Van tuh pemain coba abang liat di televisi " Ujar Queen.


" Tuh bang, dia lenyap " Ujar Queen.


" Hufff, jadi nangis cuma gara -gara drakor? " Tanya Sagara.


"Iya lah apa lagi" Kata Queen.


" Gini nih bang korban drakor setelah tadi salting salting gak jelas ujung-ujungnya nangis" Ujar Jofa.


," Gue kira tadi lu lagi patah hati Queen " Kata Rakha.


"Iya nih ka Queen, bang ken sama bang Gara udah mau pasang badan buat lawan tuh yang nyakitin ka Queen" Jelas Jofa.


" Pacar aja gak punya, gue lagi sibuk ngedrakor , gak sempat sakit hati. Kalau gue tiba-tiba galau, berarti yang gue tonton sad ending " Jelas Queen.


" Udah -udah sedihnya, ayo kita ke meja makan tuh uncle Cakra kayanya udah mau turun" Ujar Kenzo karna terdengar langkah kaki menuruni tangga.


" Ko Mata putri daddy sembab? " Tanya Cakra.


" Habis nangis dia uncle " Jawab Rakha.


" Hah kenapa sayang, bilang siapa yang nyakitin kamu? " Tanya Cakra nada marah.


" Gak ada dad " Jawab Queen.


" Jangan bohong ade, terus kenapa nangis? " Tanya Cakra lagi.


" Ka Queen nangis gara-gara nonton drakor dad" Sahut Jofa.


" Drama Korea? " Ucap Cakra.


" Iya dad sad ending " Ujar Sagara.


" Ada -ada aja " Ujar Cakra. Dengan kelakuan sang putri nya.


," Wah capcay " Kata Queen. Ya si kembar sangat suka dengan sayur apalagi capcay.


" Abang juga mau " Ujar Sagara.


Queen pun juga mengambil kan nya untuk Sagara.


Mereka berenam makan dengan lahap.sampai pada akhirnya.


Uhukkk.


Queen terbatuk, di sertai tubuh gemetar, nafas yang tercekat.


" Ade"


" Ka Queen " Panggil mereka panik.


"Ade " Sagara yang berniat menghampiri kembaran nya namun belum sempat dirinya berdiri tegak Sagara juga terbatuk batuk memegang dadanya yang mulai sesak Cakra jatuh terduduk di kursinya. Memegang dadanya yang semakin sesak.


Kenzo langsung mencoba capcay yang sempat di makan Queen tadi.


" Jamur ' ini jamur " Ujar Kenzo. Capcay dengan cincangan jamur tersemarkan dengan adanya daging.


" Sagara " Ucap mereka.


" Kenapa gara? " Ujar Kenzo menahan tubuh gara yang hampir jatuh ke lantai. Ya gara tentu saja juga merasakan alergi ya sama seperti Queen karena mereka kembar.


Sementara Cakra sudah memenangi Queen.


." Kita ke rumah sakit" Ujar Cakra. Dengan menggendong Queen. Dan Kenzo menggendong Sagara di punggung nya.


" Kalian cari pelakunya " Suruh Kenzo. Pada Rakha dan Jofa.


Rakha dan Jofa tetap tinggal di mansion..


" Gue periksa CCTV dulu " Ujar Rakha.


" Tutup semua akses keluar , dan panggil semua maid kenari !! " Perintah Jofa.


Para penjaga pun mengikuti perintah Jofa.ya remaja lelaki itu sedang dalam mode serius.


" Putar CCTV hari ini " Perintah Rakha.


" Maaf den semua rekaman kamera pengawas hari ini terlah lenyap" Ujar pengawas tersebut gugup.


" Kenapa bisa !! " Tekan Rakha.


" Seperti nya ada yang menghapus nya den" Jawabnya.


" Bawa proyektor ke ruang tamu " Perintah Rakha. sedangkan di ruang tamu.


" Awasi mereka jangan sampai ada yang keluar" Perintah Jofa pada mafioso nya yang sudah sampai di mansion.


" Gimana? " Tanya Jofa pada Rakha .


" Seperti dugaan kita ada yang berniat mencelakai si kembar, bahkan rekaman CCTV-nya pun hilang." Jelas Rakha.


" Letakkan laptop nya di meja " Perintah Rakha.


Pengawas itu pun langsung meletakan laptop di meja dan memang proyektor dan berserta layar!nya, Jari-jari Rakha bergerak lincah di keyboard.


" Cih ingin bermain dengan lawan yang salah" Ujar Rakha.


Klikk.


" Selesai " Ujar Rakha tersenyum.


Rakha memutar semua rekaman video di dapur, terlihat jelas ada salah satu maid mengambil sesuatu dari balik baju nya dan menaburkannya ke wajan berisi capcay.


" Seret wanita itu bawa ke markas!!!" Perintah Jofa.


Wanita itu pun langsung mundur menghindae.


" A-am-puni saya" Ujar nya. Memohon.


" Serat dia !! " Tekan Rakha.


"Siapa dia bi? " Tanya Rakha pada bi sita.


" Dia maid baru den baru seminggu yang lalu masuk" Jawab bi sita.


" lain kali tolong agar kalian lebih teliti agar kejadian seperti ini tak. Terjadi lagi " Ujar Rakha.


" Iya den" Jawab mereka.


" Kembali bekerja " Suruhnya.


" Kita ke rumah sakit " Ajak Rakha pada si bontot Jofa.


Mereka berdua pun langsung menuju ke rumah sakit dengan mengendarai motor mereka masing-masing.


" Gimana uncle, bang ken ke adaan si kembar ? " Tanya Rakha sesampainya di rumah sakit. Dan langsung masuk ke ruangan di kembar.


" Mereka berdua sudah baikkan" Jawab Cakra.


" Bagus lah " Ucap Jofa.


" Gimana kalian udah menemukan pelakunya? " Tanya Kenzo.


" Sudah " Jawab Rakha.


" Pintu kamar rawat kembar terbuka, dan sepasang paruh baya masuk dengan raut paniknya.


" Gimana ke adaan cucu cucuku? " Tanya Sandra.


" Mereka udah gak papa bunda." Jawab Cakra.


Tak lama ke tiga orang tua remaja pun datang menjenguk Queen secara bergantian.


" Gimana boy, udah ketemu pelakunya? " Tanya Pada Kenzo sang anak.


" Sudah dad " Jawab Kenzo.


" Bagus kerja kalian cepat " Puji Dazian.


" Perlu bantuan daddy? " Tanya Dazian.


" Gak perlu dad " Tolak Kenzo.


" Baiklah kalau gitu daddy sama mommy pulang dulu " Ujar Dazian.


" Cak, gue pulang" Pamit Dazian.


" Kita juga cak " Pamit jo.


" Mami juga pulang ya jofa jangan nakal" Ujar fira pada sang anak.


" Iya mih hati-hati" Ucap Jofa.


" Jadi kalian sudah ketemu pelakunya. ? " Tanya Cakra.


" Sudah uncle " Jawab Rakha.


" Di mana dia? " Tanya Cakra dengan eahang mengeras.


" Wanita itu berada di markas kami uncle" Ujar Jofa.


" Baik lah kita ke markas kalian sekarang " Ujar Cakra.


" Bun yah Cakra sama anak- anak mau keluar dulu, Cakra titip si kembar " Ujar Cakra pada kedua orang tua.


" Gue ikut ka. " Ujar Sean. Cakra pun mengangguk


3 pangeran Azzura rose , Sean dan Cakra kini sampai di markas. Dan langsung menuju penjara paling ujung. Di dalamnya kini ada seorang wanita yang tengah duduk terikat di kursi dengan badan yang gemetar ketakutan.