
Setelah infus nya habis Sean membawa pulang Melissa dan langsung mengantarkan nya ke rumah. Begitu pun Queen di pulang dengan mobilnya sendiri.
Queen sampai di mansion pukul setengah 8 malam. Queen keluar dari mobil dan memasuki mansion, rupanya di sofa ruangan tamu sudah ada yang menunggunya.
" Ade kok lama? " Tanya Sagara.
" Tadi ade ke RS bang, aunty Melissa di serang fans uncle Sean " Jawab Queen, tanpa menoleh.
" Ck, kapan kita eksekusi pengganggu itu? " Tanya Sagara.
" Udah di beresin uncle Sean bang" Jawab Queen, tengah asik dengan barang belanjaannya.
" Hai Queen! " Sapa Aksara yang duduk di samping Sagara.
" Kok kaya kenal tuh suara? " Gumam Queen.
Queen mengangkat kepalanya menoleh ke sofa di ruang tamu.
" Wah Aksara! " Ucap Queen, rada terkejut dengan kehadiran Aksara.
" Pasti lupa dia Sa" Sahut Sagara.
" Ngapain ? " Tanya Queen, dan ya seperti perkataan Sagara Queen lupa dia tengah ada janji pergi malam ini sama Aksara.
"Jemput lo! " Jawab Aksara.
" Eh? " Heran Queen, beberapa detik kemudian dia pun tersadar
" Astaga gue lupa ngab" Pekik Queen menepuk jidatnya.
" Gue siap-siap bentar" Kata Queen langsung berlari ke menuju kamarnya. Tanpa mendengar jawaban dari Aksara
"Iya" Jawab Aksara
" Emang gitu tu anak nya, kalo udah keasikan jadi lupa dia" Ucap Sagara geleng-geleng dengan tingkah sang adik kembarnya.
" Bisa -bisa nya gue lupa mau kencan sama Aksa" Gumam Queen
" Ciyeeee mau kencan emang udah di tembak? " Tanya author.
" Ya belum lah tor, siapa tau malam ini jadi malam penentu akhir dari ke jombloan gue" Ujar Queen.
" Pede banget lo kertas bekas" Ucap author dengan mengejek.
." Itu si harus thor, dah lah pergi lo gue mau siap-siap dandan yang cantik" Usir Queen.
Queen mandi dengan cepat lalu berpakaian, malam ini queen memakai tangtop yang lauknya di lapisi jaket rajut di padukan dengan jens panjang.
Memoles sedikit make up di muka nya agar tak terlihat pucat. Memakai tas selempang putih. Lalu turun.
Ting....
Pintu lift terbuka Queen bergegas keluar menghampiri Aksara, Sagara , dan Cakra yang tengah ngobrol di ruang tamu.
" Wah princess nya daddy cantik sekali mau jalan ya" Ujar Cakra memuji Queen.
," MasyaAllah cantik sekali" Puji Aksara tanpa sadar.
" Bernafas Sa" Ucap. Sagara, tertawa melihat teman tersebut terpesona pada adik kembarnya.
" Gak jadi pergi aja lah kita" Ucap Aksara lagi.
" Loh! Kenapa aku sudah siap lo! " Ujar Queen sedikit kecewa.
Apa yang salah dari tampilan ku? ' pikir Queen.
" Lo terlalu cantik Queen, gue takut nanti banyak cowok yang terpesona sama lo" Ujar Aksara mulai posesif.
" Bisa aja lo kutu beras" Kata Sagara.
Pipi Queen sudah memerah setelah mendengar ucapan dari Aksara.
." Ade malu tuh dad" Kata Sagara sedikit mengejek.
." Mana ada " Ketus Queen.
" Udah jangan di ejek Ade, ayo abang temenin daddy ke ruangan kerja" Ajak Cakra menarik kerah Sagara sedikit menyeretnya.
" Rasain lu bang" Ujar Queen, senang.
" Jadi jalan gak Sa kalau gak gue balik kamar nih" Ujar Queen. Mulai ngambek.
" Eh iya jadi, jangan ngambek dong" Bujuk Aksara.
" Ayo" Ujar Queen.
Menggandeng lengan Aksara, tremor gak tuh si gus yang gak pernah bersentuhan sama gadis mana pun. Baru Queen saja yang tidak di tolaknya.
Queen di bonceng Aksara motornya melaju tak jelas kemana, Queen memeluk Aksara di belakang, Aksara melajukan motornya sambil tersenyum tipis,
,"lo laper gak? " Tanya Queen.
,mendengar pertanyaan Queen Aksara jadi ingat saran dari teman-temannya tadi.
" Lo kalau di Tanya Queen lo laper gak, itu artinya dia lagi laper! " Ujar Rangga.
" Terus? " Ujar Aksara
" Dan kalo dia bilang terserah makan apa aja, berarti lo harus ngasih banyak pilihan, terus kalo di ngasih opsi berarti itu yang dia mau" Jelas Rangga.
" Pro juga saran lo" Ujar Ini.
" Jelas Cewek emang biasa begitu" Kata Rangga.
Balik ke Queen Dan Aksara.
" Iya gue laper, gimana kalo kita makan dulu" Jawab Aksara.
" Ayo! " Kata Queen.
," Lo mau makan apa? " Tanya Aksara.
" Emmm, terserah" Jawab Queen.
," Fiks kata-kata kematian" Batin Aksara.
," Mau KFC, apa ramen apa sushi? " Tanya Aksara ngasih saran.
" Gimana kalo kita makan di situ " Jawab Queen menunjuk salah satu warung makan di pinggir jalan. Aksara menghentikan motor nya. Di depan warung makan tersebut.yang sedari melaju santai.
Beruntung juga Aksara mengikuti saran dari Rangga sehingga dia tak kesusahan menjawab omongan Queen tadi.
Queen mencari tempat duduk lalu memesan beberapa makanan, Queen juga memesan 2 botol. Suju.
Pesanan mereka pun datang, Aksara yang melihat Queen memesan suju bersuara.
" Sorry gue gak minum alkohol" Ucap Aksara pada Queen.
" Kenapa? " Tanya Queen tak tau.
" Gue islam" Jawab Aksara.
" Eh, maaf Sa gue gak tau, ujar Queen merasa sedikit bersalah, lalu Queen mengganti pesanan suju nya dengan suju yang halal tanpa alkohol.
" Tanpa alkohol" Kata Queen tersenyum.
" Terimakasih " Ucap Aksara.
Aksara pun mencoba meminum minuman tersebut.
" Gimana? " Tanya Queen,
"Emmmmlumayan," Ujar Aksara.
Queen pun ikut mencobanya, ya Queen juga belum pernah meminum suju yang tanpa alkohol.
Jujur saja batin Queen lebih enak yang ada alkohol karena mungkin dia sudah terbiasa meminum nya.
" Wah di tampan sekali " Puji seorang wanita yang mejanya tak jauh dari Queen dan Aksara.
Aksara memang terlihat sangat tampan dengan baju kemeja bergaris 2 kancing atas yang terbuka.
" Coba aja minta nomor teleponnya" Saran temannya.
" Tapi ada ceweknya" Ujarnya.
" Paling juga adiknya" Kata temannya lagi.
"Baiklah aku coba" Ujar nya. Wanita itu pun mendekati meja Queen dan Aksara.
" Hai"sapanya pada Aksara.
," Ya " Jawab Aksara sambil mengerutkan keningnya heran.
" Teman lo? " Bisik Aksara pada Queen.
" Bukan " Jawab Queen geleng-geleng.
" Bisa gue minta no ponsel lo, lo tipe gue banget" Ujar wanita tersebut dengan berani.
Queen dan Aksara saling tatap.
"Apaan gue juga belum dapet eh dia malah coba deketin" Batin Queen kesal
" Gimana ? " Tanya wanita itu lagi.
Beberapa saat kemudian" Maaf mba dia pacar saya" Ucap Queen memeluk lengan Aksara dan menyenderkan kepala nya ke bahu Aksara.
Aksara tersenyum senang mendengar perkataan Queen.
" Iya mba dia pacar saya, calon istri malahan" Timpal Aksara. Mengusap-ngusap kepala Queen.
Akhirnya si mba yang tadi pun kembali dengan perasaan kecewa menggerutu kesal. Bukannya mendapatkan nomor telpon Aksara malah dia di buat panas dengan kemesraan Queen dan Aksara.
" Sorry gue ngaku pacar lo" Kata Queen .
" Beneran juga gak papa" Gumam Aksara.
" Apa lo bilang? " Tanya Queen sayup sayup mendengar ucapan Aksara walaupun tak jelas.
" Gak ada " Jawab Aksara
"Bener? " Tanya Queen.
" Iya benerr " Jaab4 Aksara.
" Habis ini mau kemana lagi? " Tanya Aksara mengalihkan pembicaraan.
," Eemmmm, ke taman boleh " Jawab Queen.
" Boleh kemana pun lo mau gue bawa" Kata Aksara .
" Bisa aje lo kadal air " Kata Queen dengan tawanya.