Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
Season 2 Jangan ganggu



" Bang**t mie ayam gue" Umpat Queen melihat mie ayam yang baru di ambilnya tadi tumpah hingga mengenai rok nya


" Oupsss, sengaja " Kata Henny. Di sertai tawanya.


" Ondel-ondel si*lan" Umpat Queen.


" Ade gak papa" Ucap Sagara.


Queen menjawab nya dengan anggukan, dan langsung berdiri dari duduknya.


Queen paling marah jika ada yang mengganggu acara makannya, apalagi mie ayam tadi sudah lawa di menunggu.


BRAKKKK


" Lo punya masalah apa sama gue? Hah!!" Tanya Queen menatap nyalang, Mengebrak meja.


" Salah lo udah berani ngumpul sama Azzura rose" Jawab Henny.


" Heh babi siapa lo larang-larang" Ucap Queen.


" Gue pacarnya Kenzo " Jawab Henny.


" Pait pait, katanya lo harus mandi kembang 7 rupa bang biar gak kena sawan " Ujar Rakha.


" Halu" Ucap Kenzo.


Ke empat lelaki kesayangan Queen, siapa lagi kalau bukan Sagara, Kenzo , Rakha,dan Jofa menatap santai mereka tau apa yang akan terjadi setelah ini.


" Ade lo ngeri Gar? " Ucap Budi.


" Dia emang begitu kalau ada yang ganggu makannya" Sahut Rakha.


" Udah gue bilang jangan ganggu gue njing" Tegas Queen. Dengan raut marah.


" Uh, takut" Kata Henny mengejek.


" Memancing singa betina " Ucap Kenzo pelan.


" Queenzea " Panggil Sagara dengan lembut.


" Mai bawa Queen ke toilet, nanti gue susul bawakan seragam baru" Ujar Rakha. Di nagguki Maira.


" Jangan sampai ada pertumpahan darah" Gumam Rakha.


" Ayo Queen" Ajak Maira.


" Tunggu urusan gue sama dia belum selesai " Ucap. Queen.


Henny awalnya merasa menang saat para Azzura rose tak ada yang bersuara membela Queen. Namun ternyata kesenangan hanya bertahan sementara. Tepat saat Queen mengambil garpu dan menancapkan nya pada punggung tangan Henny yang menempel di meja.


" Akkhhhhhh" Rintih. Henny kesakitan , saat garpu itu sudah menancap di panggung tangannya. Sontak membuat seisi kantin kaget di buatnya.


" Itu peringatan buat lo! " Tunjuk Queen. Lalu berjalan meninggalkan kantin di temani Maira.


" Ka Queen di lawan " Ujar jofa. Menyusul Queen di ikuti Sagara dan yang lainnya


" Adik lo gak main-main" Kata Gian pada Sagara.


" Akibat memancing singa pratama" Ucap Kenzo dingin. Juga melangkah pergi meninggalkan kantin.


" Kenzo.... " Panggil Henny. Namun tak. Sedikit pun Kenzo menanggapi panggilan Henny.


" Hen tangan lo" Panik Ina melihat tangan Henny yang sudah mengeluarkan darah.


"Akhhhh sakit banget" Rintihnya , berusaha mencabut garpu .


" Ayo hen kita ke UKS " Ujar Bianca. Mamapah Henny terlihat lesu. Menahan sakit di tangannya.


" Gue bakalan bikin lo di keluarin dari sekolah" Ucap Henny. Penuh amarah.


" Rasakan tuh ratu bully ternyata dapat lawan yang sepadan".


" Ngeri gue. Cok"


" Gue merinding njir"


" Emang pantas Queen berani ngumpul sama Azzura rose"


" Auranya gak kaleng-kaleng"


Kata para siswa serta siswi yang ada di Kantin.


" Queen, tunggu " Panggil Maira .


" Huh, huh. Lo jalan kecepatan njir " Ujar Maira.


" Mana ada kaki lo aja yang pendek" Kata Queen.


"Wah, wah lo bawa bawa kaki lo" Kata Maira.


Maira sebenarnya lumayan tinggi, Tb nya 156, dengan badan pas berisi. Tapi jika. Di bandingkan dengan Queen tentu dia kalah tinggi dengan Queen yang tinggi nya 169 , sedangkan Sagara lebih tinggi lagi 180, Kenzo yang paling tinggi 184. Rakha 175 , bahkan si bontot Jofa yang masih kelas 10 tinggi sudah sekitar 170 . Lebih tinggi 1 cm dari Queen.


" Nih" Ujar Rakha membawakan Queen seragam baru yang di ambilnya di koprasi.


" Thanks Aka" Ucap Queen. Lalu masuk kedalam toilet.


Beberapa menit kemudian Queen pun selesai mengganti seragam nya dan keluar.


" Mau balik ke kantin lagi? " Tanya Maira.


" Males Mai , lo aja gih belum pada makan kan lo pada." Kata Queen.


Setelah melihat Queen baik, Budi, Bima, Gian dan Indah balik ke kantin mumpung jam istirahat masih ada.


" Ade mau roti? " Tanya Sagara.


" Enggak bang" Tolak Queen.


" Ade belum makan lo" Ujar Kenzo ikut masuk ke kelas Queen.


" Ade gak nafsu" Ucap Queen.


" Ka Queen " Ujar Jofa.


." Kaka gak papa Jofa" Ujar Queen.


" Telpon uncle Cakra gara " Suruh Kenzo.


" Ya sudah abang mau lapor sama daddy " Ancam Sagara.


" Jangan bang, iya Ade mau roti sama es jeruk ya " Ucap Queen.


" Apalagi ? " Tanya Kenzo.


" Udah bang itu aja" Jawab Queen.


Kenzo pun menyuruh salah satu murid untuk membelikan pesanan Queen tadi.


." Makasih" Ucap Queen setelah mendapatkan roti dan es jeruknya. Tak hanya 1 Kenzo meminta membelikan roti 6 dan es jeruk nya juga 6 sehingga mereka semua kebagian satu-satu.


" Makasih abang, semuanya" Ucap Queen tersenyum.


" Nah gini dong ka Queen senyum" Ucap Jofa.


"Jadi pengen jadi Queen"


"Senyum Queen bikin gue diabetes njir"


" Kemanisan dong" Ucap. Teman di kelas Queen heboh.


,3 pangeran Azzura rose pun berjalan keluar karena bell sudah berbunyi, hingga guru yang akan mengajar masuk , seisi kelas pun fokus pada pelajaran.


Jam menunjukkan pukul 15:55, berarti sebentar lagi kegiatan sekolah akan berakhir. Setelah bell panjang berbunyi, para murid pun berhamburan keluar kelas menuju parkiran. Queen dan Sagara masih berada di tempat duduk meraka karena malas berdesakan.


" Gue duluan Queen bunda udah di depan" Ucap Maira.


" Okeh " Ujar Queen.


" Ayo dek" Ajak Sagara keluar kelas, karena sudah sepi.


Sesampainya nya di parkiran ke lelaki biasa sudah menunggu mereka.


" Jadi markas Bang? " Tanya Rakha


" Jadi" Jawab Sagara.


Ke limanya pun menjalankan motor menuju markas,dengan Queen yang di bonceng Sagara memimpin di depan.


45 menit kemudian kelimanya pun sampai di markas utama Azzura rose mereka pun turun dan masuk kedalam markas, dengan di sambut para mafioso.


Mereka berlima berkumpul di sebuah ruangan .


" Uncle Dazian, sudah menemukan pelaku utamanya " Ucap Sagara.


"Siapa bang? " Tanya Jofa


" Raymond " Ucap Sagara.


"Jadi tuan R itu Raymond" Ujarnya.


"Ya dulunya salah satu rekan bisnis daddy , namun menurut cerita daddy, perusahaan nya di huat bangkrut sama daddy Cakra" Jelas Sagara.


" Alasannya? " Tanya Rakha.


" Kerana dia dulu pernah mencoba mencelakai mommy Nana karena kalah tander " Sahut Queen.


"Cih, sudah gue duga" Kata Rakha.


" Daddy gue mah istri no 1 " Kata Queen.


" Tugas lo sekarang cari semua informasi tentang Raymond berserta semua keluarganya." Suruh Sagara pada Rakha.


" Itu mah gampang sama tenang " Kata Rakha tersenyum remeh. Lalu beralih duduk ke depan komputernya.


Tok


Tok


Tok


" Ya masuk" Jawab Sagara dingin.


" Pesenam nona Queen tuan" Ujar nya. Sambil membawa semangkok mie kuah instan dan sebotol air putih dingin.


" Wah Jofa mau ka Queen " Kata Jofa.


" Sini gue suapin " Ujar Queen.


" Aduh bayi besar " Kata Queen.


Tingg.


Tak perlu waktu lama data tentang Raymond yang awalnya terkunci rapat berhasil di bobol Rakha. Seperti katanya gampang sama tenang.