
Fira dan Mahen memasuki sekolah dengan bergandengan tangan yang membuat spekulasi dari para siswa /i mereka jadian. Ya memang benar padahal. Sampai mereka masuk kelas barulah mereka melepas pegangan tangan nya karna ingin duduk di kursi masing-masing.
" What!!! Gak salah liat nih gue" Ujar sinta mengucek- ngucek matanya.
" Lo jadian fir? " Tanya Nana.
" Menurut lo? " Tanya Fira balik.
"Wah!!!! Apa gue bilang sok nolak sih kalian" Ejek sinta.
" Dan sekarang cuma lo yang jomblo " Sahut Anya.
" Hahhahaha" Membuat mereka semua tertawa.
"Doakan lah gaesss biar gue cepat ketemu cintanya." Kata sinta berharap.
" Sama mang dadang mau? " Tanya Fira.
" An**ng lo comblangin gue sama duda anak tiga"umpat Fira kesal.
"Hahhaa" Tawa Fira
" Gimana nih kita jadi gak 17n di kampungnya Nia ? " Tanya Fira
" Skuylah " Kata sinta
" Kita bolos nih ? " Tanya Nana.
" Yoi " Jawab Mahen
"Gas lah" Ujar Anya.
Mereka semua pun meninggal sekolah, menuju kampung baru. Karna sebelum nya sudah di kirimi sherlock sama Nia.
" Tuh bocil- bocil emang pada gak Sekolah ? " Tanya sinta.
"Katanya sih gitu udah izin dengan alasan masing-masing katanya" Jawab Nana.
" Pakai mobil gue aja" Saran Nana.
" Okelah Bosque" Jawab sinta
" Nia kami otw nih" Kata Nana menelpon Nia.
"Oke ka" Jawabnya.
" Gimana kalo kita mampir ke supermarket dulu beli cemilan apa ke gitu buat meramaikan " Saran Nana
" Boleh tuh" Sahut sinta.
" Minggir lo gue mau duduk dekat ayang Fira" Usir Mahen pada sinta yang di samping Fira
" Astaga bucin bet lo kemarin aja ke tikus sam. Kucing" Ejek sinta.
" Sirik bilang lo" Ejek Mahen.
" Gue depan ya nay" Kata sinta.
" Oke biar gue yang bawa, Anya biar di belakang sama mereka " Ujar Nana.
" Hah malasnya" Keluh Anya.
" Setelah perdebatan terbitlah Perbucinan " Kata sinta.
" Gak usah terlalu mesra ya entar gue mual lagi. Liatnya " Kata Anya pada. Mahen dan Fira.
"Ye elah kaya gak pernah bucin aja lo" Ujar Fira.
" Heyyy, mau kemana kalian!!! " Teriak seorang guru.
" Astaga suara bu suk tuh" Kata sinta.
" Anjai bu suk hahahahaa" Tawa mereka
" Ya kan nama tuh guru bu sukma " Jawab polos sinta.
" Tancap gas Nay" Kata Fira, Nana pun langsung menginjak pedal gas melajukan mobilnya keluar dari sekolah. Namun saat ingin keluar pagar mobil mereka di hadang penjaga.
" Gak bisa keluar masih jam pelajaran " Tahan penjaga tersebut.
" Buka aja pak" Kata Anya.
" Eh non Anya, iya non " Katanya. Penjaga itu membuka kan pagar dan Nana langsung melaju keluar.
Dapat mereka lihat dari dalam mobil penjaga itu di marahi bu suk karna sudah membukakan pagar.
Entah apa yang di katakan penjaga itu pada bu suk sehingga bu suk kembali ke kantor.
" Ko penjaga itu bisa patuh sih sama lo nya? " Heran Nana.
" Emang gak tau lo.? Sekolah ini kan punyanya keluarga Anya." Sahut Fira
" Emang bener nya? " Tanya Nana.
" Beneran " Kata Anya.
" Gak sadar lo nama SMA kita SMA Brata itukan nama keluarga nya Anya, contohnya Anya Brata " Jelas sinta.
" Bukan contoh lagi itu emang bener" Kata Fira
" Enggak ngeh gue selama ini" Kata Nana.
•
" Permisi " Kata Nana setelah sampai di salah satu kontrak di kampung itu.
Seorang wanita paru baya pun membuka kan pintu.
" Teman Nia ya " Katanya.
" Iya bu" Jawab Nana dkk kompak.
" Eh ka Nana mari masuk kaka" Suruh Nia yang baru saja keluar.
" Duduk dulu ibu bikinkan minum" Kata ibu Nia
" Gak perlu repot bu" Tolak mereka
" Kita langsung aja Nia " Kata Nana.
" Iya ka " Ujar Nia.
" Iya hati-hati " Kata ibu Nia.
Mereka semua pun keluar dari kontrak Nia.
" Tunggu ka aku panggil zidan sama Tian dulu " Ujar Nia. Nia pun menyebelah kekontrakan sebelum memanggil zidan dan Tian, tak lama yang di panggil pun keluar.
" Wih udah pada ngumpul nih kaka" Kata zidan.
" Gak sekolah ka? " Tanya Tian
" Bolos kita" Jawab Mahen
" Lah terus ko gak pake seragam" Heran zidan.
" Ya ganti lah" Jawab Fira., ya mereka sudah mengganti pakaian mereka dengan pakai kesual.
" Langsung ke balai ke nya jam Segini dah pada mulai " Ujar zidan
"Eh jangan lupa bawa cemilan yang ada jok mobil biar sekalian kita bagiin ke warga yang pada nonton" Ujar Nana.
Mereka pun menuju balai dengan beberapa kantong berisi makan ringan.
" Wah rami banget " Ujar Nana
Banyak warga yang sudah berkumpul di lapangan dekat balai.
" Eh kita udah pada lo daftarin kan? " Tanya Mahen pada Tian
" Udah dong ka " Jawab Tian.
" Wah ada panjat pinang juga" Kata Fira.
" Kamu mau apa ayang biar Mahen yang ambilin" Tunjuk Mahen pada hadiah yang menggantung di pohon pinang.
" Apa aja lah asal dari lo pasti gue terima" Rayu Fira.
" Pengen muntah gue" Kata Nana.
" Masuk angin gue dengernya " Sahut sinta.
" Liat perut Anya aja udh kembung" Kata sinta.
Hahhahaha" Tawa mereka semua dengan kebucinan Mahen dan Fira.
"Ini pak ada sedikit cemilan dari kita " Kata Nana menyerah kan beberapa kantong plastik berisi makanan ringan
" Terimakasih banyak neng neng aden " Kata pak RT menyambut makan tersebut.
" Kami boleh ikut main pak ? " Tanya Mahen
" Tentu boleh kalian kan juga ikut nyumbang kemarin kata Tian " Jelas pak RT.
" Kiri ayang kiri mundur dikit mundur !!! " Teriak Fira.
Saat Mahen ikut lomba memasukkan paku ke dalam botol.
" Hah susah banget " Kesal Mahen
" Yeee gue berhasil!! " Teriak zidan di susul Tian dan perserta lainnya. Permainan pun selesai.
" Gak mau masuk ayang maaf " Kata Mahen .
" Udah gak papa ayang " Kata Fira.
" Ayo Tian zidan dikit lagi " Kata sinta sambil merekam mereka yang sedang lomba balap karung.
" Dikit lagi ayang dikit lagi" Teriak Fira.
" Sedang kan Nana serta Anya hanya duduk diam menonton sambil memakan cemilan mereka.
" Gue ramal Mahen gak bakalan menang" Kata Nana.
" Gue juga " Sahut Anya.
" Hahahaha " Tawa Nana dan Anya ternyata mereka sepemikiran.
" Wah Tian menang lagi " Teriak Nia.
" Kan bener apa yang kita bilang" Ujar Nana terkekeh.
" Emang gak pernah salah lo" Ujar Anya.
" Ayang ko kalah lagi." kesal Fira.
" Emang gak bakat dia Fir, hahahaha " Ejek sinta dengan tawanya .
" Sekarang lomba panjat pinang nih " Kata sinta.
Mereka pun berpindah posisi.
" Ka Mahen mau ikutan juga? " Tanya zidan
" Ikutlah demi membanggakan ayang Fira" Kata Mahen
" Eyaaaa bucin aku " Ejek Tian dan zidan.
" Buka bajunya ka " Suruh Tian.
" Eh ngapain? " Herb Mahen.
" Biar gak licin ka waktu manjat nanti " Ujar zidan.
Mahen pun membuka bajunya , dan mereka bersiap untuk manjat.
" Ka mahen dibawah ya "kata Tian.
Mahen pun jongkok dan Tian langsung naik ke atasnya di ikuti zidan yang di atas Tian.
" Ayo zidan dikit lagi" Teriak Nia.
" Hahhahahhaa liat tuh fir Mahen ke genjet di bawah" Kata sinta.
" Astaghfirullah " Ujar Fira.
" Woy anjay lo Kristen " Ingat sinta
" Oh iya lupa gue" Jawab Fira.
Yang membuat Nana, Anya Nia serta sinta pun tertawa. Mereka pun menonton dan ikut bermain hingga selesai acara.