
Untung saja tadi Queen sempat memberi kabar pada Aksa sehingga lingga bisa sedikit bernafas lega, pekerjaan Aksa yang menumpuk perlahan berkurang.
"Besok ada agenda apa? " Tanya Aksa pada lingga tanpa menatap nya.
" Besok kita ada rapat dengan beberapa kolega bisnis yang ingin mengajukan kontrak kerja sama pada Aks grup Bos" Jawab lingga.
" Aku akan hadir nanti! " Ujar Aksa.
" Baik bos " Jawab lingga.
Esoknya.
Di sebuah mansion terdengar deru mesin mobil penjaga segera membuka pintu garasi, gerbang besar dan mewah juga di buka dan melesat lah mobil mewah yang di kendarai oleh Aksa. Tak perlu waktu lama Aksa pun sampai di perusahaan nya sendiri, dan masuk lewat pintu khusus sehingga tak pernah ada yang tau dan melihat CEO Aks grup.
Sebelum berangkat ke kantor Aksa menghubungi Queen lebih dulu kalau hari ini dia akan membuka dirinya sebagai CEO Aks grup.
Sedangkan Queen saat ini tengah pergi berlibur bersama para abangnya. Mereka semua kompak pergi kerena sedang tanggal merah.
Lingga masuk ke dalam ruangan lebih dulu di sambut beberapa kolega yang sudah ada di sana termasuk Cakra juga ada.Tentu saja Cakra sudah tau siapa pemilik Aks grup.
" Semua nya silahkan mengambil tempat masing-masing, karena rapat akan segera di mulai!" Kata lingga.
" Siapa dia? " Tanya seorang wanita yang menjadi wakil dari perusahaan nya. Pada asisten nya. Asisten nya pun menatap ke arah yang di tunjuk wanita tersebut.
" Dia adalah asisten pribadi dari owner Aks grup " Jawab nya.
Semuanya langsung mengambil tempat duduk secepat mungkin. Mereka mencari tempat duduk dekat dengan pemilik perusahaan no 1 di Asia tersebut.
Sedangkan lingga hanya terus berdiri di belakang kursi, hal. Itu membuat para kolega merasa heran.
" Tuan lingga kenapa anda tidak duduk? " Tanya salah satu kolega.
" Maafkan saya , tapi CEO Aks grup akan hadir dalam meeting ini" Jawab lingga. Mendengar itu mereka Seketika terkejut.
" CEO Aks grup akan hadir? "
" Aku tidak sabar menanti itu"
" Aku penasaran seperti apa sosok CEO tersebut ? "
Bisik-bisik para kolega.
Ceklek, pintu ruangan rapat terbuka.
" Maaf saya terlambat "
Mereka semua menatap ke sumber suara, disana ada seorang pemuda tampan,yang berdiri dengan gagahnya, dengan pakai formalnya menambah kesan dewasa. Namun di hiasi wajah nya yang datar dan dingin.
Aksa dengan santai duduk di kursi yang sudah di sediakan, ini pertama kalinya mereka melihat pemilik Aks grup begitu muda dan tampan. Bahkan sudah bisa membawa perusahaan menjadi no 1 se-Asia.
" Kita mulai rapat nya" Ucap Aksa. Aksa lalu membuka laptop, semua orang juga melakukan hal yang sama , tak ayal tatapan mereka terlebih seorang perempuan yang ikut di rapat tersebut matanya terus menatap ke arah Aksa.
Meeting selesai semua orang keluar dengan wajah lelah dan juga ada yang masam, dari sebagian banyak kolega hanya ada beberapa yang bisa di ambil lebih tepatnya hanya 2 perusahaan, yaitu milik Cakra dan seorang perempuan tadi yang bernama Clara.
" Tuan Aksa" Panggil seorang, Aksa pun berbalik menatap ke sumber suara. Di sana wakil dari perusahaan tambang mendekat ke arahnya.
" Anda memanggil saya? Tanya Aksa ada perempuan tersebut.
" Iya, saya hanya ingin menyatakan terimakasih karena sudah menerima kerja sama dari kami, perusahaan akan begitu senang bisa memliki rekan bisnis seperti anda yang hebat ini" Puji perempuan tersebut.
" Anda terlalu memuji" Kata Aksa singkat.
"Anda CEO muda yang sangat hebat" Kata Clara kagum.
Aksa hanya tersenyum tipis, dan terus melangkah.
" Aku harus bisa mendapatkan tuan Aksa walaupun dia lebih muda dari padaku, tapi hidupku akan terjamin jadi simpanan pun tak apa! " Batin Clara bertekad mendekati Aksa.
"Hemmm" Dia sedikit Berdehem.
" Om" Sapa Cakra.
" Apa yang kalian bicarakan? " Ujar Cakra merasa kepo. Dengan pembicaraan kekasih putri nya dengan perempuan tersebut.
" Saya hanya mengucapakan terimakasih pada tuan Aksa " Sahut Clara.
" Benarkan? " Ujar Cakra.
" Iya tuan " Jawab Clara.
Sedangkan Aksa hanya diam saja sedari tadi .
" Queen pergi berlibur " Kata Cakra.
"Aksa tau om" Jawab Aksa. Sambil terus berjalan di Koridor berdampingan dengan Cakra sedangkan, Clara di belakang dengan lingga dan 1 asisten Clara.
" Kau tak ingin menyusul nya, pasti dia akan begitu senang dengan kehadiran mu" Jelas Cakra. Memberi saran pada Aksa.
Aksa menghentikan langkah nya sejenak, " Benar kata om Cakra mengapa aku tidak menyusul nya saja" Batin Aksa.
," Seperti nya itu ide yang bagus om" Jawab Aksa tersenyum senang dengan ide Cakra.
Lingga yang mendengar ucapan Aksa bergumam kecil" Haisss, lembur lagi" .
" Siapa Queen? , apa hubungan nya Tuan Aksa dengan nya, seperti mereka sangat dekat, tidak bisa di biarkan ! " Batin Clara menggebu-gebu.
" Tuan Aksa bagaimana kalau kita makan bersama. Sebagai perayaan terjalin nya kerjasama antara perusahaan kita" Ujar Clara.
" Bagaimana menurut anda tuan Cakra ? " Tanya Clara.
Bukanya menjawab pertanyaan dari Clara Cakra malah bertanya pada Aksa.
" Kau ingin makan siang atau langsung menyusul Queen? " Tanya Cakra pada Aksa.
"Tentu saja untuk menyusul Queen, apa om ingin makan siang dulu.? " Tanya Aksa juga.
" Tidak " Jawab Cakra.
"Jadi apa tidak ada perayaan atas Terjalaim nya kerjasama kita ini tuan? " Tanya Clara lagi.
" Kau dan asisten mu bisa makan dengan lingga, tapi saya tidak bisa ikut karena ada yang lebih penting dari pada makan dengan kalian" Jelas Aksa.
" Bagus son" Ujar Aksa menepuk bahu Aksa dengan senang, Cakra tau perempuan ini pasti ingin mendekati calon menantu nya, yap Cakra sudah klan Aksa sebagai calon menantunya.
" Saya tidak bisa ikut Makan-makan bos, saya akan makan di kantin kantor saja, karena pekerjaan saya sangat banyak, terlebih jika bos pergi" Sahut Lingga yang tak ingin makan bersama Clara.
" Baiklah maaf nona Clara kami tak bisa menemani anda " Ujar Aksa .
Clara yang mendengar penolak kembali dari Aksa sontak menggenggam telapak tangannya, sampai kukunya terlihat memutih.
" Baik tuan, tak masalah" Jawab Clara dengan senyum terpaksa nya.
" Hari ini anda bisa saja menolak ajakan saya tuan tapi tidak untuk lain kali, saya pastikan anda tidak akan pernah bisa menolak permintaan saya kembali, dan saya akan membuat anda bertekuk lutut di hadapan syaa nantinya, karena tidak ada seorang pun yang bisa menolak pesona Clara Tan.
" Kalau begitu saya permisi tuan " Kata Clara dengan tangan terulur ingin menjabat tangan Aksa, dan Aksa pun menyambut nya dengan sekilas ukuran tangan Clara,
Di susul Cakra. Para asisten pun juga saling berjabat tangan.
Setelah kepulangan para kolega Aksa kembali sebentar keruangan, dan seperti biasa di menyerah semua pekerjaan pada Lingga tentu saja di sertai bonus yang tak main main . Sementara Aksa bersiap menyusul sang kekasih.
" Baby I am coming! "