The Power Of Ice Girl

The Power Of Ice Girl
BAB 98 "Curahan hati dan Tempat Baru Chelsea"



Akupun duduk di bangku taman panti asuhan karena kakiku agak kesemutan,dan Erick pun tiba-tiba menghampiriku.


"Apakah kau lelah?,minumlah ini mengusir dahagamu."Kata Erick sambil memberikan teh botol dingin kepadaku.


"Terimakasih kakak kelas,seharusnya kakak kelas sudah bisa melepas tanggung jawab,


aku akan mengambil alih sepenuhnya."Kataku kepada Erick agar ia tak menghawatirkanku.


"*Tidak apa-apa,aku di apartemen juga sedikit bosan, jadi daripada aku bosan membantum*u sebisa mungkin."Kata Erick kepadaku sambil menatap wajahku,namun aku berpaling darinya.


"Bolehkah aku bertanya padamu?"Tanya Erick kepadaku.


"Boleh,Kakak kelas ingin bertanya apa?"


Jawabku kepada Erick.


"Kenapa kau tak memberikan kesempatan sama sekali,apakah karena sahabatmu itu?" Tanya Erick penuh perasaan kepadaku,kulihat matanya berkaca-kaca.Aku hanya diam tak menjawab pertanyaannya ,dan aku juga tak mau membahasnya di panti asuhan ini.


"Dengarkan,aku tidak pernah berfikiran untuk sekalipun menyakitimu,aku hanya mempunyai perasaan yang tak bisa ku kendalikan,namun kau selalu tak mengindahkanku."Kata Erick padaku dengan lembut,lirih, penuh perasaan.


Akupun tetap diam dan tak angkat bicara karena jika aku menerangkan sekalipun dia tak akan mendengarkanku.


"Kenapa kau bisa mengacuhkan perasaanku, yang lebih dulu kepadamu?, daripada pria berandal yang tempo hari kulihat dia sangat serampangan sekali."Kata Erick lirih penuh perasaan kepadaku,namun aku tetap diam.


"Tidakkah kau tahu?,kau mendiskriminasikan perasaanku,Hemmm ahhh..."Curhatan Erick kepadaku sambil menghela nafasnya,namun aku tetap diam.


"Perasaanku sangat sakit melebihi apapun,


aku juga terkadang menangis seperti pria bodoh." Kata Erick kepadaku,akupun tetap terdiam.


"Seharusnya yaa, kau tidak mengacuhkanku seperti ini,memberikanku satu kesempatan saja," Kata Erick aku pun hanya menundukkan wajahku.


"Namun kau selalu menolakku, hanya karena perasaan sahabatmu itu,tak pernah melihat bagaimana perasaanku yang kau abaikan."


Kata Erick padaku sambil menundukkan wajahnya kulihat matanya berkaca-kaca menahan tangisnya.


Daniel dan Chelsea tiba-tiba ternyata sudah ada di sampingku.


"Hei,Putih bolehkah kita bicara sebentar,"Kata Chelsea kepadaku sambil menarik lenganku.


Kami pun menjauh dari Daniel dan Erick.


"Dengar bolehkah aku membantu di panti asuhan ini?"Tanya Chelsea kepadaku sambil memohon kepadaku.


"Ehm,maksudmu kau mau tinggal disini,dan membantu anak-anak yatim?"Kataku kepada Chelsea sambil memandang wajahnya yang berseri-seri.


"Iya,aku ingin menyibukkan diriku dengan hal yang lebih positif,aku tidak ingin membuang waktuku dengan percuma,"kata Chelsea yang memohon padaku agar aku mau mengijinkan untuk tinggal di panti asuhan ini.


Andromeda yang berkeliling mencariku kemana-mana,kemudian tahu kalau aku bersama Chelsea menghampiriku.


"Aku mencarimu kemana-mana,ternyata kau ada disini,ayo kita ke pengurus panti asuhan ini,aku sangat ingin bicara kepadanya,"Kata Andromeda kepadaku sambil menarik lenganku.


"Sebentar pelan-pelan saja, aku juga mau bicara dengan pengurus panti asuhan,karena Chelsea ingin tinggal disini membantu para anak yatim," Kataku kepada Andromeda sambil melepaskan tangannya.


Andromeda,Chelsea,dan Aku pergi menuju ke ruang pengurus panti asuhan ini bersama- sama.Setibanya di sana aku mengetuk pintu ruang ketua pengurus panti asuhan.


Tok...tok...tok...


Kuketuk beberapa kali akhirnya pintunya terbuka.


"Silahkan duduk semua," Kata Pak Salim mempersilahkan kami duduk.


"Terimakasih Pak,"Jawabku dan kami pun duduk bersama di ruang Pak Salim.


Andromeda yang sangat ingin, memberi bantuan kepada anak yatim piatu di panti asuhan ini pun angkat bicara.


"Saya ingin menjadi donatur tetap di panti asuhan ini,namun saya akan mengirim orang kepercayaan saya,untuk mengawasi jalannya semua keluar masuk uang,semua kebutuhan."


Kata Andromeda dengan tegas menatap tajam pengurus panti asuhan atau Pak Salim.


"Silahkan saja anak muda,aku lihat kau ini sangat tegas dan berdedikasi,aku rasa kau tidak mudah mempercayai orang dengan waktu yang sangat singkat,"Jawab Pak Salim sambil menatap Andromeda.


"Bukan aku tak mudah percaya dengan orang lain, namun jika berhubungan dengan uang manusia rela melakukan hal yang hina, aku tidak terlalu menyukainya."Jawab Andromeda dengan tegas sambil menyilangan kakinya.


"Baiklah silahkan selama ,anda nyaman dan mau menjadi donatur kami ,saya sangat berterimakasih."Kata Pak Salim lirih dan paham akan ucapan Andromeda.


Bahwa yang dimaksud adalah, uang bisa membuat mata manusia buta,dan banyak manusia menyelewengkan atau rela korupsi walaupun tindakan itu amatlah hina.


Aku pun melihat Andromeda sedikit terkejut berandal ini lumayan juga.Aku pun menyela perbincangan mereka.


"Kalau saya mau memberikan amplop ini untuk adik-adik di panti asuhan ini,"Kataku sambil memberikan 2 amplop,yang satu dariku dan yang lainnya dari semua murid baru kami.


"Terimakasih Put karena kamu anak yang baik, semoga Tuhan selalu memberimu keberkahan dan perlindungan,"Kata Pak Salim kepadaku sambil menerima amplop dariku.


"Amin,terimakasih Pak,"Kataku kepada Pak Salim.


"Oh ya Pak,saya mau bicara tentang teman saya ini,bolehkah dia tinggal disini,"Kataku kepada Pak Salim.


"Apakah gadis kecil yang di sampingmu ini,"Tanya Pak Salim kepadaku sambil menatap Chelsea.


"Iya,dia anak yang baik,dia bernama Chelsea." Kataku kepada Pak Salim memperkenalkan Chelsea.


"Kenalkan Pak,nama saya Chelsea,"Kata Chelsea memperkenalkan dirinya kepada Pak Salim.


"Iya nak,kamu boleh tinggal disini kapan pun kamu mau."Kata Pak salim dengan lirih dan berkaca-kaca karena terharu padaku,Chelsea dan Andromeda yang mau menjadi donatur dan menyumbangkan tenaga untuk anak yatim di panti asuhan ini.


"Baiklah kami undur diri dulu Pak,terimakasih atas sambutannya."Kataku kepada Pak Salim sambil keluar dari ruangannya.


Kemudian Chelsea pun berterima kasih kepadaku dan mengucapkan perpisahan.


"Put aku harap kelak kau menjadi gadis yang sukses dunia dan akhirat,serta Tuhan akan selalu bersamamu,"Kata Chelsea kepadaku sambil meneteskan air mata.


"Dan kau gadis yang sangat baik,merelakan semua hal,bahkan nyawamu sendiri untuk kau pertaruhkan demi melindungiku dan bayiku,"


Kata Chelsea sambil memegang tanganku dan menitihkan air mata.


"Meskipun,Ayah bayi ini ingin membunuhku." Kata Chelsea kepadaku sambil meneteskan air mata kebahagiaan,dan bercampur dengan kesedihan sambil mengelus perutnya.


"Dengarlah aku harap kau bisa suka tempat barumu,hubungi aku jika kau membutuhkan sesuatu,aku akan selalu ada untukmu."Kataku kepada Chelsea dan mengelus perut Chelsea.


"Hai adik bayi,kita berpisah dulu sehat-sehat ya aku harap kau bisa saling menjaga dengan ibumu yang cantik ini."Kataku kepada bayi Chelsea dan mengelus perutnya,kemudian aku berpamitan kepadanya.


"Aku pergi dulu ya karena masih ada urusan yang harus aku selesaikan."Kataku kepada Chelsea.


Kami pun berpisah, Chelsea masuk kedalam panti asuhan untuk mencari kamarnya,dan aku pergi untuk mengecek semua murid baru yang sedang berkunjung di panti asuhan ini bersama Andromeda.


Bersambung...