
"Aish berandal ini,hei kembalilah kehabitatmu aku rasa para hewan di penangkaran sangat rindu padamu saat ini!"Ujar dari Andromeda sambil melotot dengan serius dia sangatlah membenci pria yang bernama Pleidas ini.
"Dasar brengsek fuc*!"Umpat Pleidas dan menyeringai tak terima ledekan Andromeda kalau dia mirip seekor hewan di penangkaran.
Namun sesaat Pleidas teringat bayangannya di kala itu,ternyata pria menyimpan dendam pada Andromeda yang berwatak abstrak,dan ternyata Andromeda pada masa lalu memang sangat populer di kalangan para gadis,namun sekarang juga masih populer juga .
Pleidas saat ini melamun membayangkan gadis yang ia cintai itu, tepatnya sich cinta pertama seorang lelaki ya.
Pleidas adalah anak orang kaya Ayahnya adalah pemilik maskapai penerbangan.
Dia adalah putra dari konglomerat tingkat atas ,walaupun demikian dia itu tak seperti Andromeda, dia memiliki jiwa yang bebas.
serta kebebasan memilih untuk bersekolah dimanapun ia mau.
🍁🍁🍁🍁🍁
Bayangan Pleidas kala itu.(Flasback)
Alunan musik yang menggema dari diskotik ini bertalu-talu dengan ketukan serta irama seperti degup jantung kita.
"Dug...dug..dug..dug..dug."
Namun beberapa detik ketukannya berpencar, kemudian bertambah cepat,lambat dan tidak beraturan lagi ,berpendar lagi,lalu berpencar menyublim menyusut, kemudian dia hilang,
kemudian muncul lagi dan seterusnya.
Siapapun dia yang hadir maka tubuhnya akan patuh mengikuti gerakan dari alunan musik tersebut,sambil menghentakkan semuanya di mulai dari kepala,tangan,badan,kaki serta jiwa raga para semua kaula muda di dunia.
Siapa yang gak mau dan tak tertarik di area diskotik ini ,seperti ada sebuah magnet alam yang sangat kuat sekali menghisap dengan kekuatan penuh.
Kalau di visualisasikan seperti vacum cleaner yang sedang menyedot debu.
Jadi yang masuk arena sini seperti debu dan terkunci didalamnya.Saat masuk tidak bisa keluar begitu saja, sebelum itu kita pun harus melalui beberapa proses.
Semua berjoged dalam alunan lagu ini yang sangat syahdu di telinga para pendengarnya jadi satu.
Hei,siapa bilang hanya kaula muda terkadang orang yang sudah tua renta masih hadir ikut andil dalam diskotik ini,ya mungkin dia lupa bahwa dirinya sudahlah berkulit kisut,giginya hampir tanggal semua,namun jiwanya tetap masih muda belia, bisa di bilang juga dengan bahasa kiasan yaitu.
"Tua-tua keladi makin tua makin menjadi."
Ah kita kembali ke cerita Pleidas ya Lets go.
Pleidas adalah pria yang sangat baik hati,
hangat supel charming,anak konglomerat serta sangat pas untuk menjadi seorang model brand ambassador sebuah produk Luar Negeri.
Karena usia Pleidas ini berbeda hanya satu tahun dengan Andromeda,ya mereka itu bisa di bilang berteman.Karena masih dalam satu Sekolahan ya kan.
Ini visual dari Pleidas tampan,cool,cute adik kelas Andromeda satu tahun,dia sangat baik dahulu kala sekarang berbeda karena bab ini akan kita kupas tuntas kenapa Pleidas bisa memilih menjadi seorang yang sangat dengki, dan berupaya mengadu domba para pria agar terjadi baku hantam.
Raisa adalah gadis yang berambut panjang lurus,cantik,imut,serta anggun, berdedikasi
kulitnya putih seperti susu juga senyumnya sangat amat manis . Tidak itu saja Raisa juga senang sekali dengan musik, suaranya merdu tidak jarang jika dia bernyanyi maka Pleidas pun akan menunggunya, serta mendengarkan suara emasnya itu. Dengan sabar, antusias dan tetap mau di sisinya setiap saat.
ini dia gambarnya gadis bernama Raisa yang cantik jelita dan mempesona,dan semua para kaula muda khususnya para kaum muda yang bernama pria. Akan pasti jatuh cinta padanya dengan sekali saja menatap wajahnya itu.
Saat ini Andromeda dan para gengnya telah mengadakan pesta jamuan,ya biasa karena para para pria konglomerat jajananya bukan kudapan biasa yang di beli di warung-warung itu,ya yang ada anginya terus kalau di kunyah rasanya enak banget mantul.Ha itu bener itu jajanan author pas kecil banget.
"Hei,minumlah semuanya seperti biasa kita pulang sampai subuh!"Teriak dari Andromeda pada semua anggota gengnya.
Beberapa jam kemudian para anggota geng Andromeda ambruk, teler berserakan seperti kaos kakiku yang kotor yang sudah kulempar ke sembarang tempat,bau penuh kuman tak bermanfaat ya seperti para berandal ini.
"Hahahahahahahhah!"Tawa dari sang Iblis penjaga diskotik sangat bangga karena para umatnya makin bertambah banyak,di pimpin oleh Andromeda.
Namun Rion dan Andromeda berbeda,mereka masih kuat sekali bahkan sampai berminggu- minggu pun mereka masih tetap bugar jika di lanjutkan,sudah terbiasa dengan minuman ini.
Yang di ekstak dan di fregmentasi dari buah anggur, rasanya manis, pahit, panas di lidah dan tenggorokan,ada sedikit asin.
Saat masuk ketenggorokkan minuman ini terasa panas sekali jika tidak kuat maka ada sensasi terbakar didalam rongga mulut kita.
"Hei,Rion bagaimana kalau kita tidak usah pulang hari ini!"Ucap Andromeda pada Rion dalam gedung diskotik itu terdengar alunan musik dug,dug,dug,itu menggelayut di telinga semua para pengunjung yang sedang asyik berjoged.
"Hei,kau mau menginap disini,kau mau tidur di lantai?"Tanya Rion meledek Andromeda sambil menyeringai tipis.
"Hei,kau tak tahu di belakang banyak kamar." Ucap Andromeda ke Rion sambil menenggak minuman rasa hot itu 🥂.
"Bukankah kamarnya sangat kotor sekali,dan bekas orang,kau mau tidur disini?"Tanya Rion pada Andromeda dengan sangat penasaran.
"Oh,iya bekas orang aku lupa Rion."Ucap dari abang Andromeda pada saat itu pada Rion.
"Disamping ada hotel tapi masih berbintang 5 gimana kalau kita menginap disana saja?" Andromeda mengajak Rion untuk menginap di hotel dekat diskotik ini.
Ternyata gadis yang bernama Raisa tersebut sangat amat tergila-gila pada Andromeda,dan mendekatinya.
"Wah kakak Andromeda,apa aku boleh duduk disampingmu?"Tanya Raisa dengan manja dan menggoda iman pada Andromeda.
"Pergilah, aku tak mau ada anak gadis yang merepotkan?" Ujar dari Andromeda sambil mendorong tubuh Raisa agar tak mendekat.
"Aku tak mau aku akan disini saja." Jawab Raisa dan tetap duduk mengamati wajah pria tampan di sampingnya saat ini.
Dia menatap tak berkedip wajah Andromeda yang sedang merah merona,karena efek dari minumannya, Raisa mengamati wajah pria yang di sampingnya itu ,dia memperhatikan dengan sekasama detail wajah Andromeda.
Mulai dari alis matanya, hidungnya mancung dan panjang , lalu ia pun menelan selivanya, lagi di melihat bibir Andromeda ,tak itu saja pipi Andromeda yang merah merona terkena efek panas itu, pun membuat Raisa sangat menyukainya. Dia pun semakin larut hanyut dalam nuansa malam itu.
Bersambung...