
Ini adalah gambar dari Rasi Bintang Orion.
Seperti kebanyakan Rasi Bintang lain,namun Orion namanya di ambil dari Mitologi Yunani berarti Sang Pemburu.Bentuk rasi bintang ini memang mirip dengan bumi yang sedang memegang busur panah.
Selain nama Orion rasi bintang ini ternyata juga memiliki nama lain yang di berikan oleh masyarakat Jawa yaitu Lintang Waluku yang berarti Bintang Bajak kemunculan bintang ini menandakan musim tanam.
Rasi Bintang Orion terletak di garis lintasan antara 85°-75°.Kemunculan terlihat bulan November-Febuari di belahan bumi utara penanda musim dingin atau musim salju.
Di Indonesia Orion terkenal sebagai penanda musim hujan untuk mengetahui waktu yang tepat untuk berladang atau bercocok tanam Rasi Orion sangat berjasa bagi para petani di Bumi Pertiwi kita.
"Mana temanmu tadi kenapa tidak jadi makan malam disini?"Tanya Mama Rion kepada Rion.
"Hmmm,sudahlah ayo kita makan berdua saja." Kata Rion kepada Mamanya sambil terlihat sangat kecewa.
🍁🍁🍁🍁🍁
Kembali ke rumah Andromeda yang sedang berendam,karena jika emosinya meluap maka ia meredamnya dengan berenang berendam di kolam renang mewahnya itu.
Namun aku sekarang sedang ada di dapurnya
karena perutku sangat lapar sekali,aku sudah tak tahan lagi,untung aku saat ini membawa beberapa bungkus mie instant di tasku,untuk berjaga-jaga,ternyata sangat bermanfaat saat genting seperti ini.
Aku pun menyalakan kompor,ternyata kompor disini sangat berkilau dan berkelas karena memakai energi listrik,dapurnya bersih tertata rapi seperti dapur para Chef hotel berbintang sepuluh.Aku pun tertegun sangat berbeda di rumahku,aku hanya memakai kompor rakyat jelata dengan menggunakan bahan bakar gas tabung 3 kg yang murahan di pasaran.
"Ah..,pantas saja rumah pangeran banding upik abu."Gumamku sambil menggelengkan kepalaku.
Andromeda tidak seperti biasanya,jika ia biasa berendam selama 2 sampai 3 jam namun ia sekarang hanya berenang selama 10 menit saja,karena dia sedang terburu-buru untuk menemu Putih kekasihnya tersebut.
Andromeda sekarang sedang di kamar mandi untuk merawat dirinya,hari ini dia berencana untuk menggoda kekasihnya tersebut agar di mabuk kepayang oleh ketampanan dan aura kemaskulinannya.
"Aku akan memakai parfum yang banyak agar dia mabuk kepayang dan tak tahan lagi."Kata Andromeda kepada dirinya sendiri sambil tersenyum penuh intrik.
🎶Tak tahan lagi ingin bertemu sejuta kata ingin kuucap,slama kau pergi tak ada lagi teman dalam sepiku🎶
"Kau akan bertekuk lutut di hadapanku."Ucap dari Andromeda lagi dalam hatinya sambil tersenyum sendiri melihat parasnya yang tampan nan rupawan,serta maskulin itu.
Andromeda yang super duper maskulin sedang mempersolek dirinya agar bisa membuat hati kekasihnya dag dig dug tak karuan.
Setelahnya memakai baju yang paling bagus
menurutnya saat ini juga,serta dia memberi vitamin pada wajahnya agar bertambah segar dan awet muda.
Berbeda dengan Putih saat ini dia sedang sibuk membuat mie instant.
Sate dan makan malam ala hotel berbintang 10 sudah di lewatkannya,ia berkesempatan untuk makan mie instant yang murahan
Namun jika kau kelaparan maka makanan murahan saja bisa membuat terasa nikmat,
seperti makan makanan saat berbuka puasa.
Beberapa menit kemudian mie pun sudah matang dan aku menyajikannya di atas meja makan,aku menambahkan beberapa cabe rawit sekitar 25kg.
Yaa nggak lah mau bikin pabrik sambel kali yeeee.Cuman aku tambah 5 biji agar lebih mantul dan aku pun menyalakan ponselku dan melihat film kesukaanku.
Akupun terkejut kenapa dia bisa sumringah.
Bak seorang pria sedang bertemu dengan Dewi Aprhodite menatap tak berkedip.
Padahal aku hanya upik abu yang tak berkelas sama sekali dan makan mie instant.
"Apakah kau sudah selesai renangnya cepat sekali,aku membuat mie instant aku sangat kelaparan,kau mau?"Tanyaku menawarkan mie buatanku.
Dia pun langsung duduk dan mengambil alih mie ku.
"Darimana kau mendapatkannya?" Tanya Andromeda kepadaku sambil menatapku.
"Aku membawanya dari rumah,dan menaruh di tasku."Jawabku kepada Andromeda.
Ini adalah gambar Andromeda saat ini setelah ia berenang,mandi serta berdandan dengan sangat rapi ia mengambil alih mie instan yang aku masak.
Tatapannya membuat Kutub Utara siap akan mencair membuat banjir bandang di belahan bumi utara.
"Cckkk,aroma apa yang aku cium ini,kau memakai parfum,wah baumu seperti orang pulang dari pemakaman,dasar kau!"Protes kekasih Andromeda karena tidak menyukai parfum yang ia pakai hari ini.
"Apa?,dasar gadis lamban aku memakai parfum mahal buatan Italia,kau bilang apa bau orang pulang dari pemakaman,Ckkk!"
Protes Andromeda kepada kekasihnya juga saat ini.
"Mana ada parfum dari Italia bau pemakaman seperti ini,Ckk dasar ini pembual!"Ujar Putih kepada Andromeda.
Karena memang Putih bukan pencinta parfum merk terkenal yang ia tahu parfum murahan yang di jual botol kecil aroma buah-buahan.
Bukan parfum yang bermerk terkenal yang dikenakan Andromeda saat ini.Dan upaya Andromeda pun gagal total.
"Dasar gadis ini,ckk kau ini sangat lamban sekali."Kata Andromeda kepadaku sambil menyantap mie yang aku buat.
"Wahh,kenapa sangat pedas sekali kau ingin membunuhku?"Kata Andromeda kepadaku sambil mengeluarkan lidahnya yang melepuh karena mie buatanku terlalu pedas untuknya.
"Sudah jangan cerewet makan saja,itu sangat baik untukmu,agar bisa meredam bisa ular cobramu,paham!"Ujar kekasihnya tersebut tak memberikan air putih pada Andromeda.
"Dasar wanita gila,aku sudah kepedasan lihat lidahku melepuh kau sangat tega terhadapku."
Kata Andromeda sambil menyeringai dan mengeluarkan lidahnya karena terlalu pedas.
"Ambilkan minum cepat!"Seru Andromeda kepadaku,namun aku tak menghiraukannya.
"Sudah makan saja mie nya,aku harap bisa meredam bisa cobramu ,agar tak seenaknya kau semburkan ke semua orang,habiskan mie nya kalau tidak aku akan pulang saat ini juga!" Gertak Putih pada Andromeda agar dia patuh menghabiskan mie yang pedas itu.
Dan Akhirnya Andromeda berharap Putih bisa bertekuk lutut di hadapannya malah dia yang terkena imbasnya.
Mau tidak mau ia pun makan mie peredam bisa cobra buatan Putih.Karena Andromeda tidak suka makan makanan yang ada cabai ladanya.
"Anggap saja ini terapi untukmu,aku harap bisa cobramu juga hilang dan tidak melukai banyak orang."Kata Putih kepada Andromeda agar dia belajar makanan pedas dan tak terlalu bicara pedas ke orang lain.
"Dan belajarlah juga meredam emosimu yang meluap-luap itu,agar tidak melukai banyak orang."Ujar Putih kepada Andromeda sambil menatapnya.
Bersambung...