
Sepulang sekolah seperti biasa aku sudah rapi dengan mengenakan seragam dan juga bersiap-siap untuk berlatih judo bersama teman-temanku satu club.
"Marilah kita berdoa dulu, sesuai keyakinan kita masing-masing ,sebelum kita melakukan kegiatan ,berdoa mulai!"Kata Erick memimpin doa para siswa yang mengikuti kelas judo .
Setelah beberapa saat kami pun melakukkan pemanasan,dengan berlari-lari kecil mengitari ruangan itu beberapa kali,saat aku melakukan Push up ,Andromeda ternyata sudah ada di sampingku...
"Suit.... suit... suit...hei ,apa kau tak lelah?ayo kita keluar aku sangat bosan!" Andromeda pun datang sambil bersiul.
"Pergilah biarkan aku latihan dulu ,tunggu aku depan ,nanti jika selesai kita keluar."Kataku pada Andromeda.
"Sayang sekali aku sangat bosan , aku akan mengijinkanmu hari ini ayoo, ayo kita pergi bersenang-senang ya."Andromeda pun mulai menghampiri pelatih judoku.
"Selamat siang Pak!,saya harap saya bisa mengajak Putih pulang hari ini juga, karena saudaranya ada yang masuk Rumah Sakit."
Kata Andromeda dengan menundukan kepala dan badanya seolah-olah anak yang paling sopan di dunia .
"Oh, satu lagi saya membawakan minuman dan beberapa camilan untuk semua anggota Club ,selamat menikmati."Kata Andromeda sambil berlalu meninggalkan pelatih judoku.
Itu bertujuan untuk menyogok semua,anggota club judo dan pelatihnya.
"Baiklah... silahkan!"Kata Pak Ali pelatih judo.
Erick melihat ,dan menatap Andromeda juga dengan tajam , namun tidak seperti biasanya Andromeda mengacuhkannya kali ini.
Kemudian dia menghampiri dan menyeretku seenaknya seperti menyeret anak kucing peliharaanya.
"Selesai , ayo ikut aku!"Kata Andromeda.
"Cepat ganti pakaianmu,aku membawakanmu baju ganti,dan juga jangan memakai seragam sekolahmu ok!" Ucap dari Andromeda sambil memberikan tas yang berisi baju dan sepatu kepadaku.
Beberapa menit kemudian akupun sudah siap dengan baju yang ia berikan kepadaku.
Dia memberiku baju sweater pink dengan syal putih celana jeans , topi rajut yang bewarna merah,satu lagi dia membawakan aku sarung tangan.
"Sini aku pakaikan sarung tanganya!" Ujarnya
Andromeda memasangkan sarung tanganya kepadaku.
"Mau keamana ini?kenapa memakai pakaian ini,tidakkah terlalu tebal?"Protesnya kepada Andromeda dengan rasa penasaran.
"Kau akan tahu kalau sudah kesana, dingin sekali, ayo naik mobil!"Kata tuan Andromeda sambil membuka pintu mobil, memasukanku ke dalam mobilnya.
Ternyata dia ini mengajakku pergi ke arah Sekolahannya.
Mobil sport Ferarri merah diparkir di lantai bawah, dan kemudian terlihat bagian depan Sekolahanya hampir mirip mall yang ada di Surabaya. Putih baru pertama kali masuk di Sekolahan Elite ini .
Andromeda menyeretnya masuk kedalam lift,
dan menuju lantai atas.terdengar bunyi tiiiing dari lift tersebut dan akhirnya aku sampai juga di arena ice skating.
Gadis itu terkejut karena Sekolahnya terdapat fasilitas ice skating juga.
"Wah...Sekolahmu ini memang benar-benar mewah , ada arena ice skatingnya!" Ujarnya pada Andromeda sambil melihat sekeliling.
"Tentu saja , ayoo cepat pakai ini kau harus memakai kaos kaki yang tebal, sepatu yang pas supaya terasa nyaman saat bermain ice skating." Ujarnya sambil memakaikan kaos kaki dan sepatu kedalam kaki gadis itu.
"Sini aku pakai sendiri." Ujarnya.
"Sudah diam saja ya, menurutlah aku takkan memakanmu." Ujar Andromeda dengan lirih.
Aku lihat dia sangat manis saat itu, dia mau memakaikan kaos kaki satu persatu kedalam kakiku dan memasangkan sepatu ice skating di kakiku juga.
Karena dia sangat memaksa jadi Putih hanya bisa pasrah dan membiarkannya. Akhirnya itu sudah siap untuk meluncur ke arena skating.
Aku lihat Andromeda sudah memakai sepatu ice skating dan memakai sweater merahnya .
Nampak warna merah yang kontras memang sangat cocok dengan watak, perilakunya,dan juga wajahnya itu sangat berseri-seri ,karena terkena pantulan warna merah yang berasal dari sweaternya.
"Apakah kau bisa bermain ice skating?"
"Aku baru kali ini bermain ice skating,aku rasa karena di daerah sini tidak ada arena skating."
Ujarnya pada Andromeda dengan tersenyum menatap wajah yang super charming.
"Bingo , baguslah kalau begitu ada baiknya kau tidak bisa bermain skating biar aku bisa mengajarimu!" Ujar dari Andromeda sambil memegang tangan ,dan agak sedikit menarik badanku untuk melaju sedikit demi sedikit ke arena ice skating.
"Apa kau takut!" Tanya Andromeda kepadaku.
"Tentu saja tidak , ini kan menyenangkan, aku akan mencobanya sendiri!"Ujarnya sambil melepaskan tangan Andromeda.
"Perlahan-lahan ingat!,jangan ceroboh!"Kata Andromeda sambil meperingatkanku karena khwatir aku terjatuh.
Akupun belajar meluncur perlahan-lahan, dan sedikit menekuk lutut ,meletakkan tumpuanku pada berat badan di depan agar tidak mudah oleng .
Badan sedikit membungkuk bertujuan untuk
menyeimbangkan agar aku tidak terpelanting saat meluncur.
Saat aku mau menggerakkan kaki berbentuk v dan juga membuka tangan lebar ke samping seperti penguin, terpelanting ke bawah arena skating."wiiiiing ...Buuuukk,"bunyi tubuh yang terjatuh
"Haa....haa...haha...."Aku pun tertawa karena sangat menyenangkan.
"Hei apa tidak sakit?,kau ini aneh jatuh malah tertawa."Suara Andromeda yang terdengar mengawatirkanku, sambil melihatku.
"Ayolah jatuh itu tidak menyakitkanlah, tapi menyenangkan,nikmati saja prosesnya,dan pasti kalau sudah terbiasa akan semakin menyenangkan!."Kata gadis ini padanya agar tidak terlalu khawatir.
"Baiklah terserah kau saja,lihatlah ini aku akan memperlihatkanmu sehebat apa aku main ice skating!!!"Kata Andromeda kepadaku dengan penuh perasaan.
Dia pun itu mulai meluncur seirama dengan kecepatannya,serta meliuk-liukkan sepatu ice skatingnya, menghampiriku kemudian tepat di hadapanku berhenti sangat pas sekali .
"Dengarlah bermainlah seperti ini sangat asyik bukan?"Ujar Andromeda kepadaku sambil menatapku dan tersenyum amat manis sekali .
"Berhentilah berlatih judo terlalu serius,karena membuatmu kelelahan aku tidak suka!"Tukas Andromeda kepadaku.
"Baiklah,tapi besok-besok jangan melakukan seperti tadi ya,karena memberi contoh tidak baik pada yang lainya,paham!"Ujarku pada Prince Charming Andromeda agar tidak lagi mengulangi perbuatannya sesuka hatinya.
"Hmmmm terserah aku,tergantung sikapmu kepadaku hari ini tuan putri!"Kata Andromeda kepadaku sambil tersenyum manis.
"Ayo aku ajari pegang tanganku,iya terus, lakukan sedikit demi sedikit seimbangkan tubuhmu mengikuti ,langkah kakimu, dan meluncur...."Kata Andromeda dengan lembut.
"Wuhhhhuuuuuuuu!!! sangat menyenangkan bermain ice skating,wah sekolahmu memang luar biasa,tak heran anak dari Sekolahmu sangat sombong saat bertemu siswa dari sekolahanku!"Kataku pada Andromeda.
"Benarkah itu , aku rasa sangat mebosankan sekolah disini ,kalau aku bisa memilih akan Sekolah di Sekolahanmu saja dan duduk di sampingmu!"Ujar dari Andromeda sambil meluncur di arena skating.
"Dasar bodoh kau ini mana ada anak sekolah di Sekolahan Elite,memilih pindah kesekolah biasa-biasa saja. Anak ini pasti bermasalah dengan otaknya!" Batin gadis itu, tersenyum setelahnya .
Akupun mengamati Andromeda yang sedang asyik meluncur ke arena ice skating,dia pun sangat bersenang-senang wajahnya sangat tampan saat itu.
Dia tersenyum seperti anak kecil yang di beri ice cream oleh Mamanya.
"Hei...ayoo jangan melamun."Seru Andromeda
"Oh...iya baiklah aku akan menyusulmu,"
Ujarnya , sambil meluncur perlahan-lahan mendekati Andromeda,ternyata kehilangan kendali karena meluncur terlalu cepat dan dia pun terpelanting jatuh di arena skating.
"Buuuuk... "
Jatuh menindih badan Andromeda yang saat ini terlentang.
Mereka berdua jatuh di arena ice skating itu. Karena suasananya agak canggung Putih pun tertawa agar mencairkan suasana .
"Ha....ha...ha..."Tawanya agar mencairkan suasana yang canggung.
Bersambung....