
Malam pukul 12.00 wib akupun sudah siap dengan mengenakan, helm, visor, pakaian balap,airbag,armour,sarung tangan,pelindung lutut dan siku ,sepatu bot,chest protectors
(pelindung dada) dengan lengkap.
Suasana malam ini nampak sepi,dan angin bertiup sangat kencang.Hanya ada beberapa motor lewat di jalan raya,dan hampir semua makhluk di bumi ini sedang terbuai mimpi yang indah.
Setelah menutup pintu rooling door depan,
terdengar bunyi suara motor Daniel sudah tiba di teras toko.
Bruuum... brummm....brumm...
"Ayo...naiklah! kemudian kita akan mengambil sepeda motormu di rumahku!"Kata Daniel kepadaku.
Akupun naik ke motornya,dan kami melaju kencang menuju rumah Daniel mengambil bianco.Setelah mengambil bianco dari rumah Daniel kami menuju lokasi balapan seperti biasanya,dan sambil memanfaatkan waktu kami mengelilingi area yang akan di lewati.
Ternyata area nampak agak sepi,mungkin para geng motor ini ingin kami lengah,jadi tidak nampak banyak orang disana hanya beberapa saja yang hadir.
Malam ini terasa dingin karena tepat pukul 00.30 wib adalah waktu yang tepat untuk para semua makhluk bumi mengistirahatkan tubuhnya.
Tapi tidak dengan kami karena waktu yang tepat untuk balapan liar adalah di malam hari, karena tidak banyak orang berlalu-lalang.
Ternyata cuaca hari ini agak buruk gerimis pun tiba, namun kami tetap menunggu tamu yang mengundang kami malam ini.
Suara khas motor yang berkelas itu pun terdengar di telingaku.
Teketekteketek.... wrong...wrong...wrong... ,
Suara bising ini ternyata berasal dari sepeda motor orang yang memberi undangan kepada kami,orang ini mengendarai motor yang sama denganku namun berbeda varian, warnanya hitam .
Aku mengamatinya dia membawa gadis yang sangat seksi di belakang motornya, nampak memakai rok mini bahkan bisa di bilang ya sangat mini sekali, bajunya hanya separuh melingkar di bola kehidupanya tersebut
"Astaga makhluk apa ini?,."Kataku dalam hati sambil menelan selivaku.
Mungkin setelah pulang dia akan meminta kerokan kepada ibunya.
Akhirnya yang mengundang kami melepas helmnya, kulihat rambutnya cepak bewarna abu-abu dipadu padankan warna blonde itu memberi kesan sangat mendalam, memakai baju balap sepertiku rapi seraya mendekatiku.
Sambil menghirup asap rokok cerutu yang ia bawa dan menyembulkan kepadaku,bak dia seorang mafia yang sok keren,namun aku tak gentar dengan gertakannya.
"Hei siapa namamu?"Tanya orang itu padaku suaranya yang serak parau dan ngebass itu pun mulai menyeruak.
"Bukankah kita tak perlu berbasa-basi ,aku ingin segera pada intinya saja,kita lewatkan prosesi perkenalanya!"Kataku kepadanya sambil menatapnya tajam tanda aku tak gentar dan tak takut akan gertakkannya.
"Ow, kau kaku dan bernyali sekali,aku lihat kau hanya gadis kecil,benarkah kau ingin bertaruh dengan kami ?"Kata orang itu dan terlihat ekspresi meremehkan.
"Iya benarlah, aku membawa surat dan kunci cadangan bianco milikku ini!"Kataku sambil menaruh surat kepemilikan bianco dan kunci cadangan di atas meja tanda kesepakatan di mulai.
"Baiklah aku dengar kau minta uang Rp.500,.jt "Ujar dari orang itu kepadaku dan menatap tajam menyala .
"Iya aku hanya butuh Rp.500,.jt saja aku mau lihat uangnya?"Kataku kepada orang itu.
Kemudian ia menaruh tas diatas meja dan membuka resletingnya perlahan-lahan.Belum selesai membuka tasnya dia dipanggil oleh wanita yang memakai baju seksi tersebut.
"Diego,kemarilah!"Panggil makhluk tersebut sambil bergaya seperti ulat bulu, manja dan membuat gatal, aku merinding melihat wanita tersebut.
"Ada apa Chelsea ,kau kedinginan?" Tanya dari Diego sambil memberikan jaket kepada chelsea ulat bulu itu.
"Astaga sudah tahu malam masih memakai baju yang hanya separuh, apa anak ini sudah gila!"Gumam dalam hati, melihat mereka yang terlihat sangat aneh.
Daniel pun segera menarik tanganku lalu ia menghadapkan wajahku kebadanya.
"Ada apa Daniel?" Tanyaku kepada Daniel.
"Jangan di lihat sementara berbaliklah ok?" Daniel berkata sangat lirih padaku tapi aku tidak mengerti maksud Daniel.
Beberapa saat orang yang bernama Diego tadi memanggilku .
"Hei kemarilah gadis kecil,beri tahu namamu dulu baru kita membuat kesepakatan?"Kata Diego kepadaku.
"Apa sangat penting nama buatmu?"Kataku kepadanya sambil menyeringai.
"Tentu saja siapa namamu?"Tanya Diego kepadaku sambil mengamati diriku.
"Putih."Kataku kepada Diego.
"Baiklah Putih ,lihat baik-baik uang ini."Kata Diego sambil membuka tasnya yang berisi uang Rp.500,. jt tersebut.
Setelah aku memastikannya aku membuat kesepakatan dengannya.
"Mudah jika aku menang aku dapat uang itu namun jika aku kalah bawa motorku!"Kataku dengan tegas kepada Diego.
"Baik deal..."Ujar dari Diego menyeringai .
"Deal."Kataku.
"Baiklah karena kau hanya minta uang Rp.500,.jt yang tak sebanding dengan harga motormu itu aku akan memberi keringanan kita melakukan 3 lap saja(3putaran)."Kata Diego kepadaku, mengambil ancang-ancang naik motor sportnya dan begitu pula dengan diriku.
"Baiklah lebih cepat lebih baik."Kataku kepada Diego.
Dan waktu menunjukan tepat pukul 01.00 wib kami akan melakukan balapan hanya dengan 3 lap (3 putaran) saja.
Ternyata anak buahnya Diego pun akhirnya bermunculan.Aku dan Daniel berkomunikasi lewat headphone kecil yang terpasang di telinga kami.
"Dengar Daniel awasi anak buahnya Diego aku akan fokus ,pastikan disitu aman!"Kataku kepada Daniel.
"Tenang saja serahkan kepadaku,dan jangan lupa berhati-hatilah karena jalanan pasti licin karena terkena air hujan."Daniel berkata dengan liri padaku agar aku tetap waspada.
"Tenang saja, dilihat dari karakter body dan ban bianco walupun hujan membuat jalanan licin, namun tak bergeming, mengendarai motor ini!"Seruku kepada Daniel, masuk start awal.
Motor kami pun masuk dalam garis start awal laps tanda pertandingan akan di mulai.
One....two....three.... let's go....
Tekektekteketek....wrong...wrong...wrong.... ngung.
Bunyi motor kami melesat satu sama lainnya karena ini adalah balapan di jalan raya bukan sirkuit seperti pembalap internasional.
Maka terlihat lebih muda karena tidak terlalu banyak tikungan tajam yang bisa membuat hal yang tak diinginkan.
Atau membahayakan kami,namun karena hari ini hujan tiba.Kami harus tetap berhati-hati karena bisa mengakibatkan crash, atau jatuh.
Teknologi hole shot (Front ride hight device) yang dirancang motor ini bisa mengurangi kesulitan saat bukaan awal.
Mengendarai motor,dengan memindahakan beban kearah belakang agar mendapatkan kestabilan,dan akselerasi motor lebih baik .
Motor dengan kecepatan penuh jika menerpa angin yang kencang bisa mengakibatkan melayang (wheelie) dan menimbulkan crash.
Namun karena teknologi anti wheelie yang di gunakan pada motor kesayanganku ini,bisa membuatnya tetap stabil walaupun saat dia kecepatan penuh sekalipun.
Wuussss.... Bianco menerpa angin kencang dengan kecepatanya itu aku melesat lebih unggul daripada Diego....dan aku akan tetap fokus sampai putaran terahir ....
"Ayo bianco bantu aku kali ini!"Kataku pada bianco sambil membungkukkan badanku, menempel pada bianco bertujuan agar tidak menghalangi laju angin yang berlawanan dengan motor,serta membantu mempercepat laju bianco.
nguuuungggg..... bunyi bising motor kami... namun putaran belum berahir kami masih berada dalam tahap awal di lintasan dalam pertandingan balapan memperebutkan uang dan bianco.
Bersambung...
Karya ini adalah imaginer, fiksi dari author harap bijaksana dalam membaca ya 🙏