
Lombok selalu berhasil memikat wisatawan dengan berbagai destinasi wisatawan unik .
Pantai yang berada di sisi Timur Lombok ini sebenarnya bernama Tangsi.
Keindahan pantainya pada warna pasirnya yang bewarna merah muda, jarang di temui membuat liburan di pantai pink ini akan bisa membuat semakin seru dan juga semakin romantis.
🍁🍁🍁🍁🍁
Keesokan harinya kami, Andromeda ,Putih, Anggara, Mutiara, Daniel, Persi, Violette dan Rion juga. Kami sudah tiba di Pantai Pink Lombok Timur .
Aku pun menikmati udara di sini walaupun Mentari itu sedang memberikan sinarnya yang agak panas, aku tetap suka tidak itu saja udara semilir ini memberi ketenangan dalam hatiku, kau tahu dalam sanubariku saat ini juga ada perasaan yang membuncah, entah apa bisa di bilang perasaan rasa syukur dan juga rasa takjub akan Lukisan Alam ini yang terbentang sangat spektakuler dan membuat jantungku berdegup lebih kencang juga.
"Heiiii, Saranghaaae...!" Teriakkku di bibir pantai ini dan aku sangat suka sekali.
"Tuhan semoga Alam dan Bumi Mu akan tetap terjaga tak terbatas waktu."Ucapku namun dalam hatiku, dan tak ada yang tahu selain aku Dia, dan kamu semua para reader.
Inilah penampakan dari Pantai Pink Lombok Timur ya, agar mempermudah para readerku dan juga untuk menggambarkan dalam fikiran serta membayangkan dalam imajinasi kalian.
"Apakah kau suka sekali?,aku rasa kau sangat senang ya."Ucap Andromeda padaku sambil merasakan angin yang tertiup kencang dan sejuk di atas pasir pink ini.
"Tentu saja, kau tak merasakannya?"Tanyaku padanya lalu tersenyum sambil memandang hamparan pantai yang indah ini.
"Tentu saja, memang lebih seru jika kita piknik bersama-sama iya kan?"Ujarnya lalu melirikku dan menggelengkan kepalanya.
"Tentu saja ,lihatlah mereka, kau tak mau snorkling?,aku dengar kau sering pergi ke Luar Negeri?"Tanyaku pada Andromeda dan duduk di atas butiran pasir pink yang indah ini.Andromeda pun ikut duduk di sampingku.
"Ehm, nanti saja biarkan mereka menikmati liburannya, aku tak pernah seperti ini."Ujarnya dengan tulus sambil menatap teman-teman yang sedang berlarian dan bermain pasir.
"Benarkah?" Tanyaku padanya sambil melihat dan mengamati ekpresinya saat ini.
"Aku memang sering keliling dunia, bahkan seperti makan nasi lah ya."Ujarnya lagi dan tersenyum setelahnya.
"Lalu?"Tanyaku lagi aku sangat penasaran apa gerangan, yang akan di utarakan sang Putra Mahkota ini.
"Iya walaupun berkeliling, ternyata ada hal yang lebih penting dari yang namanya uang dan materi."Ujarnya sambil menundukkan wajahnya, dan terlihat sedikit muram.
"Apa menurutmu?,ya seperti ini, bisa bersama orang yang penting juga para sahabat kita."
Ujarnya lagi sambil tersenyum penuh arti yang mendalam dan melihat wajahku.
"Aku yakin kau akan paham, hal seperti inilah yang paling penting, bukankah waktu tak bisa di tukar dengan uang yang banyak ?"Tanyaku pada Andromeda sambil mengamati wajah nya yang tampan terkena sinar mentari dan juga angin sepoi-sepoi saat ini.
"Kau sangat benar sekali, apakah Kau mau mendengar ceritaku?" Tanyanya padaku dan mengernyitkan alisnya, setelah itu ia juga tersenyum manis penuh makna yang sangat mendalam.
Angin yang bertiup ini sangat sejuk sekali kami duduk berdampingan di atas hamparan pasir pink ini, membuat kami mengobrol lama pun tak akan terasa, mereka seolah alunan musik yang mendayuh di telinga kami saat ini
"Tentu saja katakan saja, apakah Kau ingin menggombal?"Tanyaku padanya sambil mengamati wajahnya yang nampak bahagia.
"Tidaklah, ini benar-benar saat aku pergi ke Luar Negeri ada banyak pantai bewarna pink."
Ujarnya sambil melihat ombak lautan yang berdebur yang bersahut-sahutan.
"Katakan saja aku akan mendengarnya." Ucap dariku dengan lirih aku kira anak ini memang sangat, kesepian walau uangnya banyak tak pernah punya teman, dalam hidupnya.
"Aku pernah ke Harbour Island Bahama itu, sama seperti di Indonesia namun...." Ujarnya lalu berhenti setelahnya dan tak meneruskan ucapannya.
"Baiklah aku akan meneruskannya."Ujarnya.
"Dengarkan ya, kau tahu warna pink dari pasir tersebut berasal dari apa?"Tanya Andromeda padaku dengan tersenyum.
"Ehm, apakah mungkin dari kerang putih dan kerang bewarna merah?" Jawabku acak dan aku harap jika benar bagus, jika aku salah akan mencoba menjawabnya lagi iya kan.
"Memang benar, jawabanmu itu betul sekali, bingo."Ujar Andromeda sangat sumringah sekali. Modusnya berjalan lancar jaya.
"Hahahhaha, benarkah?, aku hanya menebak dan asal-asalan, ternyata benar." Ujarku lagi
sambil tertawa terbahak-bahak.
Ini adalah gambar dari Pantai Harbour Island di Bahama pasirnya juga bewarna pink.
Andromeda sangat malu pipinya pun merah merona, entah apa yang di fikirkannya.
Aku hanya berfikir mungkin kerang merah dan kerang putih yang sudah hancur sudah lama, membuat pasir-pasir di Pantai Harbour Island Bahama yang pernah di kunjungi Andromeda itu mengingatkannya.
Dengan warna putih yaitu karakter warnaku, dan juga karakter warna merah yang sama seperti miliknya,aku pun tersenyum juga aku pikir dia itu akan mulai menggombaliku lagi.
"Aish, tadi bilangnya tidak menggombali." Ujarku namun dalam hati saja dan tersenyum karena aku takut ketahuan olehnya, aku pura- pura tidak paham agar kepalanya tidak terlalu besar.
"Aku juga pernah ke Pantai Pfeifer California Amerika Serikat, namun pasirnya itu sedikit bewarna ungu." Ujarnya sambil tersenyum lagi lalu menatap gulungan ombak yang berdebur saat ini.
"Benarkah?,bukankah ungu adalah warna campuran dari merah dan sedikit biru."Ujarku kepadanya lalu tersenyum lagi, aku kira anak ini pandai sekali menggombal dan juga ahli meluluh lantahkan hati para ciwi-ciwi agar tericikiwir. Benarkan para readerku Baper berjamaah...
"Wkwkwkk."Aku pun tersenyum namun dalam hatiku.
"Sialaaan, ini yang dia maksud kalau tidak menggombal, tapi merayu dan modus kelas kakap."Kataku dan tentunya dalam hatiku saja agar Andromeda tidak semakin besar kepala nya itu.
"Astaga naga, Andromeda memulai lagi."
Ucapku dalam hatiku saja dan ingin sekali aku tertawa terbahak-bahak, namun aku tahan sekuat tenagaku. Sebisa mungkin .
"Kurang lebih ya begitu itu lah, warna ungu tampak sangat indah disana."Ujarnya sambil tersenyum lagi terlihat sorot matanya itu sangat sendu, dan juga sangat bahagia.
"Apakah warnanya, seperti rambut Violette?"
Tanyaku pada Andromeda dengan amat sangat penasaran sekali.
"Ya hampir seperti itu lah, pantai disana memang sangat indah sekali, namun...."
Ujar dari Andromeda lalu tersenyum dan mengentikan kata-katanya lagi.
"Kenapa selalu nanggung, seharusnya kau meneruskannya, bukankah bisa membuat orang semakin penasaran." Tanyaku pada Andromeda lalu mengamati wajahnya yang sangat merah merona, pipinya terkena sinar mentari membuat wajahnya yang bersih itu memerah malu, dan juga ada warna semu pink yang membuat dia tampak tidak seperti biasanya.
Ini adalah gambar Pantai Pfeiffer California di Amerika Serikat, sedikit pengetahuan warna ungu yang berasal dari kandungan mineral berupa mangan yang tercampur dengan pasir pantai dan juga hamparan birunya laut dan mampu membuat warna ungu itu muncul.
Bersambung....